Video Kampanye Rasis Ahok dibalas Netizen dengan Foto Bahagia Etnis Tionghoa pada Aksi 411



Dakwah Media - Kontroversial video yang dibuat oleh Tim Sukses Ahok yanv menyinggung perasaan umat Islam dengan membuat sebuah video kampanye yang membawa-bawa atribut Islam.

Bahkan parahnya dalam video tersebut juga ditampilkan sebuah spanduk yang bertuliskan ganyang Cina, yang dianggap sangat aneh karena ide pembuatan video tersebut diambil dari kejadian nyata kasus kerusuhan tahun 1998 lalu.

Anehnya karena pada tahun 1998 itu murni merupakan kejadian yang menuntut turunnya Presiden Soeharto dari tampuk kepemimpinan, tidak ada sama sekali dengan sangkut pautnya dengan Ahok dan Djarot selaku calon Gubernur DKI.

Bahkan yang lebih aneh lagi, ada sebuah spanduk yang ditampilkan dalam video tersebut. Bahkan spanduk dimaksud sangat bernada ujaran kebencian, bahkan dalam salah satu stasiun televisi swasta, salah satu pendukung Ahok yang tampil menggunakan baju kotak-kotak khas baju kampanye milik pasangan Ahok-Djarot dengan jelas mengucapkan jika kejadian tersebut cerminan dari kejadian 1998.

Muhammad Saididu, salah satu mantan Staff Ahli Kementerian ESDM, mengatakan melalui akunnya @saididu mengatakan dalam hukum pelaku pembuat video tersebut terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara.

“Sesuai UU No 33/2010 ttg perfileman bhw rekaman yg diedarkan ke publik jika mengandung unsur SARÀ ancaman hukumannya 5 thn penjara.” Tulis @saididu.

IMG_20170411_041811_1Berbagai kecaman meluncur dari beberapa pihak, bahkan para netizen juga mengunggah kembali kejadian pada Aksi Damai 411 ketika para peserta aksi bukan hanya dari umat Islam namun juga hadir para peserta dari warga Indonesia etnis Tionghoa.

Bukan hanya itu, ketika sepasang pengantin yang tidak menyangka jika acara pernikahan mereka yang akan dilakukan di Gereja Katedral justru bertepatan dengan ABI 411, namun justru kehadiran mereka ketika aksi sedang berlangsung, justru menjadikan mereka mendapatkan sebuah kenyataan dan kebahagiaan, ketika para peserta aksi justru ikut membantu mereka untuk menembus jutaan manusia yang hadir agar bisa masuk ke dalam gereja.

Hal itu untuk memperlihatkan bagaimana kejadian yang justru menjadikan pihak tim kampanye Ahok seakan dipukul mundur kembali karena kenyataan yang justru terjadi jauh berbeda dengan video buatan dari mereka. [snc]


Silahkan Komentar yang Santun





Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat

Related Posts

Previous
Next Post »