Pernah Fitnah Dr. Zakir Naik, FUI Sulteng Desak Ernest Batalkan Tur Komedi



Dakwah Media - Reaksi terhadap fitnah yang dilontarkan Ernest Prakasa terhadap Dr. Zakir Naik masih terjadi di daerah. Forum Umat Islam (FUI) Sulawesi Tengah mendesak pembatalan tur lawakan komedian itu di Kota Palu.

Ernets dalam waktu dekat dijadwalkan akan menggelar tur stand up comedy bertajuk #SetengahJalan di Palu. Mendengar kabar itu FUI Sulteng mendatangi komunitas Stand Up Comedy (SUC) Palu di Jalan Veteran, Kota Palu pada Selasa (04/04), untuk menyampaikan keberatan atas kedatangan komedian itu.

Saat bertemu dengan komunitas SUC Palu, yang terlibat dalam penyelenggaraan tur Ernest, FUI mengungkapkan alasan keberatannya. Kedatangan komedian yang sempat memfitnah dai internasional Dr. Zakir Naik itu dianggap dapat membuka luka lama bagi umat Islam. FUI Sulteng pun mengharapkan pembatalan kedatangannya Ernest di kota Palu.

“Jangan sampai kedatangan Ernest menjadi unsur perpecahan dan intoleransi warga kota Palu,” kata perwakilan FUI, Ustadz Ali kepada panitia lokal #SetengahJalan Palu.

Menanggapi keberatan FUI Sulteng, mantan ketua komunitas SUC Palu, Rendika Setiawan menjelaskan bahwa kedatangan Ernest mendatang adalah bagian dari tour pribadi Komedian Ernest. “Stand up comedy Palu sama sekali tidak mengundang Ernest, tetapi itu bagian tour pribadinya,” jelas Rendika.

Kota Palu dipilih sebagai salah satu kota penyelenggara tur, dan SUC Palu menjadi salah satu komunitas tuan rumah yang ikut membantu kegiatan tersebut. Namun, menurut Rendika, pemilihan Kota Palu itu dilakukan sebelum terjadi fitnah yang dilakukan oleh komedian tersebut.

Komunitas SUC Palu pun sangat menyayangkan pernyataan Ernest yang dilontarkan terhadap ulama. Rendika Setiawan berjanji akan mempertimbangkan dan akan menjadi perantara antara penyelenggara kegiatan dan FUI dalam negosiasi pembatalan kedatangan Ernest.

Seperti diketahui, pelawak Ernest Prakasa pernah melontarkan fitnah kepada Dr. Zakir Naik melalui Twitter, dengn menyebut dai asal India itu mendanai ISIS. Ernest kemudian meminta maaf, setelah gelombang protes dari masyarakat menghampirinya. [kiblat]


Silahkan Komentar yang Santun





Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat

Related Posts

Previous
Next Post »