HTI Kalsel Gelar KonPers Bantah Berita HOAX Media Nasional



Dakwah Media - PEMBERITAAN salah satu media online nasional soal pembubaran acara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kalimantan Selatan, disesalkan. Dalam jumpa pers di Hotel Royal Jelita Banjarmasin, Minggu (16/4/2017), Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HTI Kalimantan Selatan, menyesalkan adanya  salah satu berita online yang menyuguhkan informasi dinilai tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.


“BERITA itu mengganggu kami, padahal bagi pihak yang tersebut, termasuk kepolisian, fakta yang terjadi di lapangan tidak lah seperti itu, karena kepolisian sendiri ikut membantu untuk mengarahkan ke lokasi acara yang baru”, ujar Sholeh Abdullah, anggota Tim Humas HTI Kalsel, saat konferensi pers, usai Indonesa Khilafah Forum di Hotel Royal Jelita Banjarmasin, Minggu (16/4/2017).

Sholeh Abdullah menegaskan bahwa kehadiran pihaknya di Taman Bekantan, hanya untuk menyosialisasikan kepada peserta Tabligh Akbar Masirah Panji Rasulullah (Mapara) bahwa lokasi acara sebenarnya adalah di Hotel Golden Tulip, bukan di Siring Kapten Piere Tendean tersebut, akibat perubahan saat mendekati hari acara. Sehingga, banyak peserta berdatangan yang tidak tahu, untuk kemudian diarahkan ke tempat yang baru.

“Jadi yang kami rancang, tabligh akbar Mapara dilangsungkan di Hotel Golden Tulip, bukan di Taman Bekantan. Jadi berita online tersebut tidak benar, karena tidak ada acara yang dibubarkan, dan memang dari sejak awal, tidak ada acara di sana, sehingga kata pembubaran tersebut tidak pas,” ucap Wahyudi Ibnu Yusuf, Ketua DPD II HTI Kota Banjarmasin.

Para pengurus HTI Kalsel menegaskan bahwa secara keseluruhan, acara di Banjarmasin berjalan sukses, dengan menghadirkan empat ribuan peserta. Termasuk, sekitar 500 tokoh agama, ulama, tokoh masyarakat dan lainnya di acara kedua, yakni Indonesia Khilafah Forum, di Royal Jelita Hotel, pada hari yang sama.

Seperti diketahui, sebelumnya ada salah satu berita online nasional, yang menyatakan pembubaran acara HTI Kalsel, di Taman Bekantan Banjarmasin, yang kemudian ditanggapi oleh para pengurus Hizbut Tahrir Indonesia Kalimantan Selatan.”Memang desain awal, direncanakan gelaran Tabligh Akbar Mapara ini di Siring Taman Bekantan. Namun dikarenakan kurang konfusifnya tempat, kegiatan tersebut akhirnya digabungkan ke Golden Tulip Galaxy Hotel,” jelas Hidayatul Akbar, Humas HTI Kalsel, dalam press releasenya, yang dibagikan kepada para awak media.

Para pengurus HTI Kalsel juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu kelancaran acara, termasuk aparat keamanan, yang telah banyak mendukung, dalam menjaga kekondusifan kegiatan.(jejakrekam)

Penulis   : Didi G Sanusi

Editor     : Didi G Sanusi


Silahkan Komentar yang Santun





Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat

Related Posts

Previous
Next Post »