Berjuta-Juta Kelaparan, Mereka Pasti Bangkit!



Dakwah Media - Dilansir dari Reuters, PBB: Jumlah orang yang membutuhkan bantuan pangan darurat di Suriah mencapai angka enam hingga tujuh juta jiwa," kata Direkrur Regional Program Pangan Dunia PBB Muhammad Hadi (4/4/2017)
dalam Lilitan Kelaparan

Tragedi demi tragedi besar telah menimpa kalian -saudara kami- muslim Suriah, kesusahan kalian benar-benar telah menyayat hati kami. Rasa sakit dalam hati kami melihat penderitaan kalian, sementara kami masih menikmati tempat-tempat tidur kami. Kami dibayangi rasa takut yang mendalam, berupa hisab yang sulit dari Rabb kami, jika kami melupakan tanggung jawab besar kami, untuk menyelamatkan kalian dari penindasan yang kalian dapatkan.

Ketahuilah, muslim Suriah sering kali meminta pertolongan tapi tidak ada seorangpun yang menolong. Kehidupan menjadi semakin sulit  bagi warga sipil yang semakin kritis menemukan diri mereka kelaparan dan terjebak dalam siklus penderitaan tanpa sarana untuk melarikan diri. Ironisnya para penguasa di dunia Islam diam, bahkan sebagian dari penguasa itu menikmati liburan mewah mereka dengan menghamburkan jutaan dolar, daripada memobilisasi dana dan tentara untuk membebaskan umat Islam di Suriah dari penderitaan mereka yang mengerikan ini.

Mereka terus didera penjajahan yang menakutkan, cara klasik yang jauh lebih lama membunuh banyak orang. yaitu senjata pemusnah massal tipe kuno dan berteknologi rendah yang bahkan tidak memakai mesiu, apalagi alat mematikan juga tidak butuh senjata konvensional. Tindakan politik dan militer dengan membuat kelaparan! Bagi para kaum imperialis dan kroninya, ini adalah bentuk pembunuhan yang lebih lambat dan lebih aman daripada penggunaan bom nuklir.

Dalam Cengkeraman Diktator

Revolusi Suriah dianggap sangat berbeda dengan revolusi di negeri Arab Spring lainnya. Tidak seperti Mesir, Libya dan Tunisia, rakyat Suriah menganggap rezim dan sistem adalah masalah fundamentalnya. Hingga memaksa Rusia terbuka mendukung rezim di Damaskus dan Amerika Serikat. Menteri luar negeri Rusia, Sergei Lavrov menyatakan apa yang terjadi di Suriah: “Ini berbahaya. Mereka ingin menegakkan Khilafah dari Portugal sampai Pakistan dan seluruh wilayah di antaranya.” Ketakutan ini membuat hasil (perang) di Suriah menjadi sangat penting.

Rakyat Suriahsedang berusaha untuk membebaskan negaranya dari dominasi rezim sekuler busuk yang menjijikkan, serta berusaha melepaskan diri dari penindasan kolonialisme Barat. Umat juga akrab dengan pengabaian tindakan kriminal kaum penjagal pro AS oleh PBB dalam bentuk bantuan kemanusiaan internasional. Umat ​​selanjutnya juga akrab dengan pemerintah seperti Perancis dan Inggris yang menggunakan PBB sebagai alat kolonial untuk tujuan kebijakan politik luar negeri mereka sendiri terhadap negara-negara Muslim seperti Suriah. Menurut Dubes Perancis untuk PBB Francois Delattre, “tidak akan ada proses politik yang kredibel tanpa adanya kemajuan yang serius, nyata, dan bisa dirasakan pada masalah kemanusiaan”.

Khilafah!Khilafah!

Rezim hina dengan berbagai cara terus menerus melancarkan serangan terhadap rakyat Suriah. Serangan brutal terus dilakukan penguasa diktator atas dukungan dari Negara-negara Imperialis yang takut kejahatan mereka dipatahkan. Barat pun semakin memperlihatkan kepalsuannya dengan mendukung para diktator tersebut. Tetapi, umat Islam pasti bangkit yang akan pasti menang. Tindakan keji untuk sarana politik dalam proses perdamaian yang ditentukan oleh musuh-musuh Islam dengan menggunakan kelaparan rakyat Suriah, hanya dapat diakhiri dengan kembalinya Khilafah ‘ala Minhajin Nubuwah. Khilafah adalah pelindung dan penjaga yang sebenarnya bagi kaum Muslim. Khilafah yang akan membuat para diktator berlutut dengan terhina, dan yang akan mengakhiri mimpi buruk yang tengah dialami saudara-saudara kita. Dan rencana Allah Swt. lebih dahsyat lagi, hingga suatu tiba saatnya pertolongan Allah datang dan Khilafah Rasyidah berdiri kembali, tak lama lagi.

Kepada saudara-saudara yang disatukan dalam Islam, hendaklah umat Islam menghentikan pembantaian dan bencana ini. Kepada umat yang memiliki kekuatan, saatnya melindungi saudara-saudara kita, serta menggagalkan dan menghentikan penjajahan.

Oleh: Umar Syarifudin (Syabab HTI)


Silahkan Komentar yang Santun





Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat

Related Posts

Previous
Next Post »