Benar Syaikh, Khilafah Pasti Akan Tegak Karena Itu Janji Allah



Dakwah Media - Dr. Zakir Naik memberikan ceramah umum di Grand Hotel Universal Bandung, Sabtu 1 April 2017 : "…Mereka awalnya menyerang negeri Islam yang lemah satu persatu. Lalu mereka naik tingkat menyerang negeri Islam yang memiliki kekuatan menengah. Ketika semuanya telah lemah, maka mereka tinggal menyerang secara bersama-sama negeri Islam yang kuat. Itulah mengapa penting untuk mewujudkan persatuan di antara umat Islam. Umat Islam bisa bangkit dengan khilafah, dan khilafah pasti akan tegak karena itu janji Allah," tuturnya.
Khilafah adalah Benteng dan Kekuatan

Dampak runtuhnya Khilafah, runtuh pula benteng Islam, hukum-hukum Islam dikebiri, Islam diserang dan dilecehkan, Palestina yang di dalamnya berdiri masjid Al-Aqsa dijajah, negeri-negeri kaum Muslim dikapling, umat dirobek-robek, darah generasi kaum Muslim ditumpahkan dan terus ditumpahkan, kehormatannya terus diperkosa dan terus diperkosa.

Kini masalah umat Islam dan dunia adalah penjajahan, penindasan, pengusiran, pembunuhan, pelecehan dan sistem kufur yang berkuasa atas bumi ini. Umat Islam dalam keadaan sangat menyedihkan. Penduduknya miskin dan mengalami pemiskinan sistematis. Kualitas pendidikan rendah dan mahal. Ekonomi negeri Muslim terbelakang, kesehatan masyarakat terabaikan dengan fasilitasnya yang tidak memadai. Pergaulan pemuda dan pemudinya serba bebas dan lain sebagainya. Sistem kapitalisme yang merupakan warisan penjajah kolonial yang menyimpang.

Bukti paling jelas yang menunjukkan penyimpangan kapitalisme terhadap Islam antara lain adalah berbagai UU dan kebijakan yang menindas rakyat oleh pemerintah. Rencana-rencana yang ditetapkan Negara yang tegak di atas asas sistem kapitalisme terbukti gagal, rusak, dan bahaya bagi dunia secara keseluruhan, menjadi sebab kesengsaraan seluruh dunia.dan tidak layak diterapkan kepada umat manusia.

Demokrasi bukan semata pemilu dan musyawarah. Akan tetapi demokrasi adalah pemberian kedaulatan dan hak legislasi kepada manusia menggantikan Allah. Pemilu dalam demokrasi itu akan dilakukan untuk memilih anggota dewan legislatif yang akan membuat hukum selain Allah. Karena rakyat di dalam sistem tersebut merupakan sumber kekuasaan legislatif yang menetapkan hukum selain Allah. Sekaligus menjadi sumber kekuasaan eksekutif yang akan mengimplementasikan apa yang dibuat oleh kekuasaan legislatif. Artinya akan mengimpelentasikan hukum-hukum non-Islam. Demokrasi dan sistem peradilan yang sedang eksis di negeri-negeri Islam merupakan cermin eksistensi sistem kapitalisme.

Negara-negara kapitalis sengaja memasarkan demokrasi dengan asumsi bahwa ini adalah aktivitas musyawarah dan pemilihan orang yang lebih utama supaya kaum Muslim menerimanya di negeri-negeri mereka, dengan target mereka menduga bahwa demokrasi berasal dari Islam. Padahal hakikat demokrasi bukan sekedar pemilihan dan pengambilan pendapat. Akan tetapi, pemosisian manusia untuk menetapkan hukum menggantikan Allah SWT. Atas dasar ini, mekanisme system ini untuk menjadi penguasa yang demokratis, maka harus mengambil musyawarah dan menghukumi dengan suara mayoritas. Asas yang menjadi dasar berdirinya demokrasi adalah bahwa penetapan hukum menjadi milik mayoritas. Asas ini bertentangan dengan Islam.

Maka sistem kapitalistik yang dipraktekkan di Indonesia dan seluruh negeri telah mengatur masyarakat untuk lemah dan mengarahkan manusia di titik peradaban yang rendah. Agar mereka menjadi tunduk kepada negara-negara imperialis yang direpresentasikan oleh AS, IMF dan Bank Dunia yang jelas menyebabkan kemiskinan dan kelemahan. Barat juga berusaha menghalangi kaum Muslim dari kebangkitan di atas asas Islam.
Sudah Waktunya

Sudah waktunya umat mengoreksi kezaliman rezim dengan paradigma Islam, serta mencegahnya dari menggadaikan negeri dan masa depan rakyat pada kaum kafir penjajah, juga untuk mencegah rezim untuk memberikan kekuatan pada kaum kafir penjajah untuk memukul rakyat, yang mencegah kebangkitannya berdasarkan Islam, dan menghalanginya agar umat tidak mampu mengembalikan kehidupan Islam di dalam negara Khilafah yang mengikuti metode kenabian.
Sungguh tidak ada yang bisa menyelamatkan umat dari semua musibah ini kecuali dengan mengembalikan negara Khilafah ‘ala Minhājin Nubuwah. Walhasil, saatnya kaum Muslim bergandengan tangan dengan para pejuang saudara-saudara mereka di Hizbut Tahrir untuk mengembalikan Daulah Khilafah yang dengannya kemuliaan dan keagungan kaum Muslim akan kembali. Dengan Daulah Khilafah kemaslahatan-kemaslahatan mereka akan bisa dipelihara dengan Islam dengan sebenar-benarnya.

Oleh: Umar Syarifudin (Syabab HTI)


Silahkan Komentar yang Santun





Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat

Related Posts

Previous
Next Post »