Bukan Rasis, Siapa Penjahat Kelas Kakap Mulai dari BLBI hingga Gembong Narkoba?



Dakwah Media - Ingatkah kita tentang kasus BLBI yang merugikan negara 2000 Triliun yang sampai detik ini, para buronan atau pelakunya belum tertangkap batang hidungnya, namun satu sumber intelejen pernah pengungkapkan hampir sekitar 60 persen buronan BLBI kabur ke RRC, 20 persen masih di Singapura, 10 Persen dikawasan asia-amerika dan 10 persen kabur ke negeri negeri kecil dipasifik.




Atau kisah tentang bandar besar narkoba berinisial Akiong alias Pony Tjandra bos besar dari terpidana mati Freedy Budiman yang menguasai besar jaringan narkotika secara nasional, hingga akhirnya meninggalkan begitu banyak PR bagi aparat BNN didalam memberantas bahaya narkoba.
 

Bukan bermaksud Rasis, tetapi semua itu (baik BLBI ataupun para bandar besar narkotika) adalah hampir semua dari keturunan tionghoa (China).

Kedua contoh tersebut, memberi bukti bagaiamana negeri ini menjadi ‘bancakan’ proyek negatif mereka (buronan BLBI dan Bandar Narkoba), sehingga merugikan pondasi milik bangsa yaitu sektor keuangan (perbankan) serta nasib generasi penerus nya yang terancam akan bahaya peredaran narkoba.

Jadi mungkin ironi, ketika bagian bangsa yang lain diminta untuk menjaga NKRI sesuai nilai nilai Pancasila, sementara mereka (buronan BLBI serta bandar besar narkoba) seenak otaknya menghancurkan bangsa ini tanpa ada rasa bersalah.

Lalu, kini soal tumpulnya penegakkan hukum bagi penista agama yang membuat bangsa ini terus ke jurang perpecahan, karena akhirnya kini bukan hanya Ahok yang melakukannya, tetapi telah diikuti dan menjangkiti dicontoh oleh ahok ahok yang lain; akibat hukum negara ini tumpul dan harus kalah oleh kepentingan. [obi]




Silahkan Komentar yang Santun





Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat

Related Posts

Previous
Next Post »