Miris, Ketua LUIS Nikahkan Putrinya Di Penjara


Dakwah Media - Meski dipenjara akibat aksi pemberantasan maksiat di Cafe Sosial Kitchen, Solo beberapa waktu lalu. Ketua Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) Ediy Lukito tetap menikahkan putrinya di Masjid Mapolda Jawa Tengah, Sabtu (31/12/2016). 

Pernikahan yang terletak di Jl. Pahlawan No. 1, Mugas Sari, Semarang, Jawa Tengah atau tempat ia dipenjara itu mendapatkan pengawalan yang cukup ketat dari pihak Kepolisian.

Walaupun demikian, pernikahan penuh haru biru itu terlaksana dengan baik. Dicatat lengkap oleh petugas dari KUA Kota Semarang Selatan.

Sebelum acara ijab qobul terlaksana, khotbah nikah terlebih dahulu disampaikan oleh Dr. Mu’inidillah Basri, MA, Ketua Dewan Syari’ah Kota Surakarta (DSKS). Dalam pemaparannya Mu’in memberikan pesan bahwa pernikahan adalah sesuatu yang sakral. Bukan permainan.

“Nikah adalah sesuatu yang sangat agung, maka perlu adanya niat yang lurus dan ikhlas karena Alloh Subhanahu wa ta’ala,” jelasnya.

Seorang sahabat dekat Edi Lukito itu menyatakan, untuk mencapai tujuan dari pernikahan harus diiringi dengan pengorbanan.

“Untuk menjadikan keluarga yang sakinah mawadah wa rohmah di perlukan pengorbanan,” pesan Mu’in. [jic]

Astaghfirullah, Ratusan Pasien Yayasan KAB disiksa dan Dimurtadkan, 5 Meninggal


Dakwah Media - Pasca digrebeknya panti rehabilitasi Yayasan Kasih Anugerah Bangsa (YKAB) kemarin oleh tim gabungan TNI,Polri,BNNK, F-KUB dan Pemko Binjai, berbagai cerita terkuak dari balik yayasan yang katanya mengurusi mereka-mereka yang terlanjur terjerumus kelembah narkoba.

Yayasan yang selama ini begitu tertutup itu, rupanya sengaja melakukan hal itu untuk membungkus aksi biadabnya didalam panti agar tak diketahui dunia luar. Para pasien yang berada didalam panti diperlakukan bak binatang. Mereka yang baru masuk kepanti, langsung disuguhkan aturan yang tak manusiawi.



Semisal, aturan yang harus dijalani wajib mereka menghafal ayat-ayat dari sebuah kitab. Meski keyakinan pasien berbeda dengan kitab yang diberikan, namun pihak yayasan mewajibkanya. Bila pasien tidak menghafal maka akan diolesi balsem matanya.

Selain itu, mereka akan dipukuli dengan gagang sapu dengan keras. Bahkan, yang sadisnya lagi, pasien yang dirantai kakinya dengan gembok, disuruh memeluk botol yang berisi air panas mendidik dengan tubuh bertelanjang dada. Beberapa diantara pasien ada yang mengalami luka melepuh akibat perbuatan gila itu.

Sadisnya, mereka yang awalnya masuk kepanti rehabilitasi ini waras menjadi stres dan gila karena mengalami depresi berat disiksa secara terus-menerus. Empat orang algojo peliharaan Yayasan yang menjalankan perbuatan tak manusiawi itu.     

Mirisnya lagi, menurut sejumlah penghuni yayasan yang jumlahnya dibawah seratus lima puluh ini, ada sekitar lima orang yang menghembuskan napas terahirnya karena aksi penyiksaan tersebut. “ Kami seperti hidup dineraka dipanti tersebut, kami disiksa, diperlakukan bak binatang. 

Kalau ini kami sampaikan kepada keluarga yang datang membesuk, maka kami akan disiksa sekembalinya keluarga tadi. Kami dipukuli dengan kejam. Sungguh biadab mereka. Kami merasa sangat bersyukur ahirnya Polisi dan sejumlah pihak mengrebek tempat itu, kami mengucapkan syukur dan terimakasih, karena penderitaan kami ahirnya berahir. “ Ujar salah seorang penghuni yayasan tersebut.   

Kini setelah yayasan tersebut dinyatakan bermasalah, pemerintah Kota Binjaipun menutupnya. Kasus yang mencegangkan warga Binjai inipun terus mendapat perhatian berbagai kalangan.

Seperti Kamis (29/12) siang, sebanyak 23 orang dari ratusan bekas pasien panti rehabilitasi Yayasan Kasih Anugerah Bangsa, yang beralamat di Jalan Letjend Jamin Ginting, Kelurahan Puji Dadi Kecamatan Binjai Selatan itu, di Syahadatkan oleh tokoh agama kota Binjai

23 Pasien YKUB kembli di Syahadatkan setelah di murtadkan 


Syahadat di pimpin oleh H Ahmad Nasir, selaku ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (F-KUB) Kota Binjai, di dampingi oleh Kepala BNNK Binjai AKBP Safwan Khayat, Kapolsek Binjai Kota Kompol RS Ritonga, serta Sekjen MUI, Jafar Siddik.

H Ahmad Nasir, selaku ketua F-KUB Kota Binjai mengatakan, di Syahadatkan karena terindikasi ada pemindahan keyakinan ke satu agama. "Mereka pertama masuk ke panti rehabilitasi disuruh untuk menghapal kitab Inzil, kalau gak bisa menghapal maka matanya akan di kasi Balsem Geliga. 

Kalau kita tau dirinya seorang muslim maka akan kita selamatkan," tegasnya. "Bahkan menurut informasi yang kami dapat, ada pasien yang meninggal karena di pukuli," sambungnya. Begitu juga dengan Kepala BNNK Binjai AKBP Safwan Khayat, dirinya mengatakan ada indikasi pemukulan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

Berita Terkait :

Sempurna Tarigan Pemilik Yayasan KAB Ditangkap

Perlakuan Yayasan KAB, Mata Dibalsem dan Disuruh Hafal Al Kitab

Ini 4 Preman Kristen Yang Siksa dan Paksa Murtad Pasien di YKAB


"Ada indikasi seperti itu, namun biarlah aparat hukum yang menyelesaikan semuanya, jangan sampai kita terprovokasi," ucapnya. Adanya indikasi pasien yang meninggal akibat di pukuli para pengawas yayasan Kasih Anugerah Bangsa di perkuat oleh ucapan pasien yang bernama Okky Ramadhani Ginting (29). 

Dirinya mengatakan, ada 5 orang yang meninggal dunia selama dirinya menjadi pasien untuk menjalani Rehabilitasi Narkoba. "Seingat saya yang meninggal dunia ada lima orang, yang saya ingat namanya diantaranya Akiat Warga Lincun, Asiang warga pajak Ikan Binjai, Moses Sitepu warga simpang Simalingkar, Agus Ramadhan warga namutrasi , dan Junaidi Tarigan," ucap Okky Ramadhan Ginting di temani Aris Tobing, yang keduanya merupakan penghuni Panti Rehabilitasi Yayasan Kasih Anugerah Bangsa. (dakwahmedia/mlbc)

Pemerintah akan Pantau Media Online, Roy Suryo: Pemerintah Seolah Minta Dilayani Rakyat


Dakwah Media - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Roy Suryo menilai, pemerintah seolah meminta dilayani dan dilindungi oleh rakyatnya terkait kebijakan Menkominfo Rudiantara soal penataan kepada media online.

Padahal, di zaman demokrasi sekarang ini, harusnya pemerintah bisa lebih dewasa dalam mengeluarkan kebijakan, yang menyangkut kebebasan orang berpendapat di muka umum atau media sosial.

Bahkan, ungkap dia, saat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjabat sebagai Presiden keenam RI juga kerap dituding yang macam-macam, bahkan tak jarang merujuk kearah fitnah yang akhirnya berujung bully di media sosial.

"Pejabat negara seharusnya melayani atau melindungi rakyat, dan bukan minta dilayani atau dilindungi dari rakyatnya," kata Roy saat dihubungi, Jakarta, Minggu (1/1/2017).

Lebih lanjut, Roy menyarankan agar pemerintah menjerat pembuat atau penyebar berita hoax dengan Undang-Undang Pers dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), ketimbang melakukan penataan kepada media online.

"Daripada malah makin banyak kritikan yang bisa-bisa disalahpersepsikan dengan sikap anti kritik pemerintah tersebut," tutupnya. [tsc]

Fantastis, 2 Tahun Menjabat Kekayaan Bupati Klaten Bertambah 22 M


Dakwah Media - Bupati Klaten Sri Hartini yang tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan harta kekayaan sebesar lebih dari Rp 35 miliar. Dia terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 28 Juni 2016.

Sri Hartini ditangkap KPK karena diduga menerima suap terkait pengaturan jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten. Saat itu, dia masih menjabat sebagai Wakil Bupati Klaten periode 2010-2015.

Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang diakses di acch.KPK.go.id, hartanya yang terakhir kali dilaporkan sebanyak Rp 35.043.759.000.

Terjadi selisih cukup jauh dengan laporan hartanya tahun 2010, yakni Rp 12.324.000.000. Ada selisih Rp 22.719.759.000 dalam dua tahun setelah menjabat sebagai Wakil Bupati Klaten.

Sebagian besar hartanya berupa tanah dan bangunan senilai Rp 30.709.759.000.

Dalam LHKPN, Sri memiliki aset 16 petak tanah dan bangunan di Kabupaten Klaten, tanah dan bangunan seluas 250 meter persegi dan 450 meter persegi di Kabulaten Sukoharjo, serta seluas 1.000 peter persegi di Kabupaten Sleman. Sri juga melaporkan 16 alat transportasi berupa mobil dan motor.

Ia memiliki tiga sepeda motor dan 13 mobil yang beberapa di antaranya merupakan mobil mewah. Nilai keseluruhan alat transportasi yang dia miliki sebesar Rp 1.683.000.000.

Sri juga memiliki usaha SPBU yang berasal dari warisan orangtuanya senilai Rp 1 miliar. Adapun harta bergerak lainnya berupa logam mulia dan dalam bentuk lainnya dari hasil sendiri sebesar Rp 1.151.000.000. Selain itu, jumlah giro dan setara kas lainnya sebesar Rp 500 juta.

Sri ditangkap bersama tujuh orang lainnya pada Jumat (30/12/2016). Mereka terdiri dari empat oknum pegawai negeri sipil dan tiga orang non-PNS. [kompas]

Beda 180 Derajat: Ahok Bangga Ayahnya Antek Belanda, Ayah Habib Rizieq Justru Yang Usir Belanda


Dakwah Media - Di media sosial viral postingan tentang kebanggan Ahok yang mengatakan bahwa "Saya kecil tidur pakai sepatu piyama, sepatu, jas dari kecil. Sori saya bukan miskin-miskin amat. Sepatu kickers dulu paling top ayah saya beli lusinan. Soalnya ayah saya dulu ikut Belanda lo," kata Ahok. Baca: Keceplosan, Ahok : " Dulu saya ini tidak miskin, karena Ayah saya ikut Belanda"

Bagaimana jika kita bandingkan dengan kisah bapaknya imam besar FPI Habib Rizieq Shihab yaitu Husein Shihab, ternyata berbeda 180 derajat, kalau bapak Ahok jadi antek Belanda, justru bapak Habib Rizieq jadi pejuang yang ngusir Belanda. 

Berikut biografi singkat bapak Habib Rizieq:

Husein Shihab, ayah Habib Rizieq Shihab. Pada awal 1950-an, Husein Shihab telah menghimpun para pemuda Arab untuk mengabdi pada bangsa melalui bidang kepanduan. Dia lebih dikenal dengan sebutan hopman — kata Belanda untuk pemimpin kepanduan.

Seperti juga Habib Rizieq, ayahnya itu juga sangat cekatan dalam memimpin dan memberikan pengarahan kepada para pemuda yang tergabung dalam Pandu Arab Indonesia. Sangat jauh berbeda dengan penampilan sang ayah yang sering memakai jas dan dasi, putranya ini selalu mengenakan jubah dan sorban. ”Ayah saya memang modern dan orangnya sangat berbaur,” kata Habib Rizieq, kelahiran Agustus 1965. Wajah Rizieq hampir sama dengan wajah almarhum ayahnya.

Sekalipun cara berpakaian dan berpikirnya modern, Husein Shihab sangat dekat dengan ulama Betawi terkemuka, Habib Ali Alhabsyi dari Kwitang, Jakarta Pusat. Pada acara-acara seperti Maulid Nabi, Isra Miraj dan menerima tamu asing, Habib Ali selalu meminta Husein Shahab yang fasih berbahasa Belanda menjadi MC. Acara-acara Pandu Arab yang dilakukan tiap Sabtu sore berlangsung di halaman Madrasah Unwanul Falah di Kwitang. Madrasah yang dibangun oleh Habib Ali pada 1911 ini telah melahirkan sejumlah ulama Betawi.

Habib Rizieq mengaku ketika ayahnya meninggal dunia tahun 1966, dia baru berusia 11 bulan. ”Jadi saya mengenalnya hanya dari foto,” katanya.

Sang ayah yang lahir tahun 1920-an, sebelum meninggal di Polonia, Jatinegara, berkata kepada seorang anggota keluarganya, ”Tanyakan kepada putra saya ini, kalau sudah besar mau menjadi ulama atau jagoan. Kalau mau jadi ulama, didik agamanya dengan baik. Kalau mau jadi jagoan, berikan dia golok.”

Sejak itu, Rizieq dipindahkan ke Jatipetamburan dan terakhir lulus Riyadh University (kini King Saud University) Arab Saudi. Kini dia tengah menyelesaikan tesis pada University Malaya, Kuala Lumpur, untuk lulus S2 bidang Syariat.

Menurut sejumlah teman almarhum Husein Shihab yang kini rata-rata berusia diatas 80 tahun, pemimpin Pandu Arab ini pernah bekerja di Rode Kruis (kini Palang Merah Indonesia) pada masa kembalinya Belanda setelah proklamasi kemerdekaan.

Husein, yang ketika itu masih berusia 20 tahunan, bekerja di bagian logistik. Di sini dia punya hubungan dengan para pejuang kemerdekaan. Dia banyak memberikan makanan dan pakaian untuk para pejuang yang ketika itu bergerilya di Jakarta dan sekitarnya.

Rupanya pihak NICA (tentara Belanda) mengendus tingkah lakunya itu, karena ada kawannya sendiri yang tega mengkhianatinya dan melaporkannya pada NICA. Tanpa ampun lagi, Husein Shihab pun ditangkap. Kedua tangannya diikat dan ia diseret dengan kendaraan jip.

Di penjara dia divonis hukuman mati oleh Belanda. Tapi, berkat bantuan Allah, Husein berhasil kabur dari penjara dan melompat ke Kali Malang. Dia selamat, meskipun bagian pantatnya tertembak. Dia sadar setelah sebelumnya mendapat pertolongan dari KH Nur Ali, pejuang Bekasi yang sangat ditakuti NICA.

Ayah Husein Shihab, Habib Muhammad Shihab, dahulu pernah memiliki ratusan delman dan memiliki istal kuda di depan RS Pelni. Delman yang bertrayek Tanah Abang ke Kebayoran Lama ini pernah diganggu oleh preman yang mengaku anak buah si Pitung, jagoan Betawi yang dibenci Belanda.

Seperti dituturkan Habib Rizieq, kakeknya itu langsung menemui Pitung yang merasa tidak senang namanya dicatut. Rupanya pertemuan itu malah membuat dua tokoh Betawi tersebut menjadi akrab. Akhirnya, Habib Muhammad dikawinkan dengan ponakan Pitung dari Koebon Nanas, Kebayoran Lama. Dari perkawinan ini lahirlah Husein Shihab, ayah Rizieq.

Jawaban Telak Buat Komik Nyinyir Ini


Sering sekali kaum muslimin di nyinyirin seperti komik diatas, Mengharamkan Terompet kok make Facebook , khan buatan yahudi?Mengharamkan Tahun baru kok masih pake laptop buatan Yahudi dll....berikut jawaban dari Ust Felix Siauw

Hadharah dan Madaniyah


Peradaban itu adalah kumpulan pemahaman atas kehidupan, dan ianya bisa terbagi menjadi dua, yakni peradaban yang terpengaruh aqidah (ideologi) dan yang bebas darinya
Sebut saja yang ada pengaruh aqidah sebagai hadharah, dan yang tak terpengaruh aqidah sebagai madaniyah, dari situ kita bisa memutuskan mana boleh mana tak boleh

Maka jelas, kapitalisme, sosialisme, dan semua turunannya adalah hadharah yang tak boleh diambil, sedang ilmu pengetahuan adalah madaniyah yang boleh diambik Muslim


Maka jelas, perayaan tahun baru, hari raya natal, dan semua hari raya yang berkaitan dengan aqidah tak boleh diambil, sedang media sosial, teknologi, boleh saja

Intinya ada pada aqidah. Bila sesuatu itu mengandung atau dipengaruhi aqidah, maka dia tak boleh diambil, sebab kita mengambil sesuatu selain Islam

Contoh lagi, Newton menemukan gravitasi, ini bagian madaniyah, bukan hadharah, sebab tak terpengaruh aqidah, mau siapapun yang menemukan, tetap g = 9.8 m/s
Tapi pandangan filsafat barat tentang tatanilai, pemerintahan, keadilan, kesejahteraan, pemerataan ekonomi, semunaya bagian hadharah, yang tak boleh ditiru

Maka kalung salib, rosario, kaos bergambar Yesus, dan semisalnya bagian dari hadharah, sementara facebook, twitter, instagram, itu bagian dari madaniyah, begitu adanya
Maka kita menolak tahun baru sebab itu tak ada dalam agama kita, melakukannya berarti menyerupai orang kafir, sebab tahun baru adalah perayaan yang terpengaruh aqidah

Lalu orang berkata "Kenapa masih pakai facebook dan instagram?", ini tanda orang itu belum memahami, mana yang terpengaruh aqidah mana yang tidak
Mana yang boleh diadopsi dan mana yang tidak boleh, dan wajar, yang bicara begini pasti yang belum paham, tugas kita memberi pengertian dan memahamkan

Islam tidak menolak segala yang berasal dari luar Islam, tapi Islam juga tidak menerima semuanya, sebab Islam punya identitas, dan semuanya dari aqidah yang benar
Coba pikir, bila kita mengaku Muslim, tapi aktivitas kita, gaya kita tak ada beda dengan yang kafir, lalu apa pengaruh Islam bagi kita? Atau jangan-jangan kita yang tak paham Islam?

Ustadz Felix Siaw

Miris, Ramlan Butar Butar dikubur hanya diiringi doa Melalui Video Call Pendeta




MIRIS, RAMLAN BUTAR-BUTAR PELAKU PEMBANTAIAN SADIS DI PULOMAS DIKUBURKAN DENGAN HANYA DIIRINGI DOA BAPAK PENDETA MELALUI VIDEO CALL HP

Sabtu, 31 Desember 2016

Jakarta - Sungguh miris, Ramlan Butar-Butar otak pelaku perampokan, penyekapan dan pembantaian sadis Haji Dodi dan empat orang lainnya di Pulomas dikuburkan dengan hanya diiringi doa oleh bapak pendeta melalui Video Call di HP.

Ramlan Butar-Butar alias si Kapten Pincang yang menurut keterangan polisi merupakan residivis serta berperan sebagai kapten dalam komplotan ini tewas karena diitembak oleh polisi karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap di Bekasi.

Ramlan melakukan perampokan berujung pembantaian sadis di Pulomas itu bersama tiga anggota komplotannya yaitu:

- Erwin Situmorang yang sudah tertangkap.

- Alfins Bernius Sinaga juga sudah tertangkap

- Ridwan Sitorus alias Marihot alias Ius Pane yang kini masih dalam kejaran polisi.

Sementara korban keluarga Haji Dodi adalah Haji Dodi Triono (59 tahun), dua anak Dodi yaitu Diona Arika (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9), Amel teman anak korban, serta dua supir keluarga korban yaitu Yanto dan Tasrok (40).

Semoga Allah tempatkan almarhum Haji Dodi dan seluruh korban lainnya di tempat yang paling mulia. (BIT)

Investigasi Jawa Pos: TKA Buruh Kasar asal Tiongkok, Gajinya 4X Lipat



Dakwah Media  - Tenaga kerja asing (TKA) ilegal, terutama dari Tiongkok, sudah menjamur di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Di sana, ribuan TKA bekerja di sektor kasar yang semestinya bisa diisi tenaga kerja lokal.

Para pekerja asing itu bekerja di proyek pembangunan nasional yang digarap investor Tiongkok.

Berdasar penelusuran Jawa Pos di lokasi proyek yang berada di Desa/Kecamatan Morosi, Konawe, mudah ditemukan pekerja asing yang menduduki posisi buruh angkut campuran semen, angkut potongan besi, hingga sopir kendaraan katrol.

Fahrudin, warga setempat, mengatakan, TKA kasar di Morosi sebenarnya ada sejak lama.

Namun, belum pernah ada operasi keimigrasian dan ketenagakerjaan yang berhasil mengungkap keberadaan pekerja itu.

"Yang terdata secara tertulis di perusahaan dan imigrasi hanya 600 pekerja asing," ujarnya kepada Jawa Pos kemarin (30/12).

Fahrudin menceritakan, para TKA itu selalu lari saat ada operasi imigrasi dan ketenagakerjaan. Misalnya, saat operasi keimigrasian beberapa minggu lalu, tak ada seorang pun tenaga kerja asing kasar yang terjaring.

"Karena mereka (TKA) lari ke hutan kalau ada operasi, sembunyi," kata pria yang pernah bekerja sebagai tukang jasa antar galon air mineral dan tabung gas untuk pabrik para TKA bekerja tersebut.

M. Fajrian, tenaga lokal yang bekerja di proyek Morosi, membenarkan soal banyaknya pekerja asing yang berposisi tenaga kasar.

Imbalan mereka pun lebih besar daripada orang pribumi yang bekerja di posisi yang sama.

"Kalau kami (pekerja lokal) dibayar Rp 90 ribu per hari, tapi kalau mereka (pekerja kasar Tiongkok) bisa Rp 400 ribu sehari," bebernya.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan (Kabid HI dan PK) Disnakertrans Sultra Makner Sinaga mengakui kinerja pengawasan TKA memang belum maksimal.

"Saya akui itu, kami tidak maksimal. Tapi, kendala yang kami hadapi juga tidak sedikit. SDM yang sedikit, lingkup kerjanya sampai 17 kabupaten/kota," ujarnya.

Sumber: JPNN (Jawa Pos)

Jokowi: Pekerja China di RI cuma di awal-awal, nanti mereka pulang



Presiden Joko Widodo kembali angkat bicara terkait serbuan tenaga kerja asing asal China di Indonesia. Menurut Jokowi, pekerja China di Indonesia hanya sementara saja, dan masyarakat tidak perlu khawatir untuk bersaing dengan mereka.

Mantan Walikota Solo ini menjelaskan, pemerintah mendatangkan tenaga kerja asing bukan untuk menggeser keberadaan pekerja lokal. Mereka didatangkan untuk membantu sekaligus mentransfer ilmu pada proyek-proyek yang dibangun di Indonesia.

"Tenaga asing itu hanya datang di awal-awal. Kemudian membantu menyiapkan, menyetel. Berarti di situ ada transfer ilmu, pengetahuan, teknologi kita ke tenaga kerja kita. Setelah itu mereka pulang," ujarnya di Minahasa, Sulawesi Utara, Selasa (27/12).

Jokowi menilai tidak ada pekerja asing yang senang bekerja di Indonesia. Selain faktor penghasilan, faktor lingkungan menjadi alasan mereka untuk tidak mencari nafkah di Tanah Air.

"Mereka senang kerja di negara sendiri. Emang dipikir senang kerja di sini. Mereka lebih deket ke keluarga dan gaji tinggi (di China)," kata dia.

"Soal pekerja China, di sini UMP Rp 1,5 juta di sana mereka Rp 5 juta. Masa mereka senang kerja di sini. Logikanya enggak masuk. Jadi ini soal bagaimana kita masih belum menguasai teknologi dan mengetahuinya," pungkasnya.

Sebelumnya, Jokowi menepis tudingan Indonesia telah dimasuki 10 juta tenaga kerja China ilegal. Jokowi menyebut isu itu sudah meresahkan. Dia menilai sudah sepatutnya kepolisian menindak penyebar isu tersebut.

"Itu urusannya polisilah, urusannya polisi. Tapi hal yang meresahkan seperti itu memang harus ditindak," kata Jokowi usai menghadiri Deklarasi Pemagangan Nasional Menuju Indonesia Kompeten di Karawang, Jawa Barat, Jumat (23/12).

Ambigu: Pemerintah Yang Suka Janji HOAX Bicara Berantas Berita Hoax, Situ Waras?


Dakwah Media - Kampanye untuk menghentikan berita Hoax di social media oleh pemerintah, ternyata ditanggapi beragam oleh para netizen, salah satunya mengenai janji janji hoax yang dulu dilontarkan oleh pemerintah selama ini

Janji janji Hoax seperti ekonomi Indonesia yang akan meroket, harga harga sembako serta daging yang murah, tidak akan berhutang, hingga janji tidak akan adanya pembrangusan kebebasan berpendapat.

Semua janji janji tersebut hingga kini akhirnya terbukti HOAX semata, lantas masih mau membrantas berita hoax?

Bukankah lebih baik membrangus janji-janji hoax kepada rakyat, karena hal tersebut lebih membahayakan dan menjadi teori sebab akibat dari berita-berita yang dianggap HOAX oleh pemerintah itu sendiri

Berita berita hoax versi pandangan pemerintah, namun dinilai sebuah berita fakta dan kenyataan bagi rakyat saat ini, seperti berita terkait infomasi TKA ilegal asal China.

Mengkategorikan sebuah berita adalah berita Hoax karena berdampak ‘membahayakan’ bagi pencitraan pemerintahan saat ini, sementara janji-janji hoax pemerintah apakah justru tidak menjatuhkan pencitraan pemerintah itu sendiri akhirnya?

Itulah sikap ambigu (tidak jelas) yang kembali ditunjukkan oleh pemerintah saat ini [inc]

Hati-Hati..! Sekarang Banyak Akun Abal-abal Gunakan Foto Muslimah Berjilbab Untuk Serang Islam


Dakwah Media - Mungkin banyak dari anda terutama kalangan kaum hawa, foto-fotonya digunakan oleh musuh-musuh Islam untuk menyerang Islam secara tidak bertanggung jawab.

Waspadalah karena musuh Islam akan menggunakan segala cara termasuk cara yang haram sekalipun untuk menyerang Islam dan kaum muslimin.

Salah satunya foto yang diunggah Save Indonesia. Akun Dianasari801 menggunakan akun indriyanabila untuk terang-terangan menyerang Islam.

Dalam akun instagram dianasari801 ia mengatakan "ngga selevel dibandingin sama presiden, bandingin sama preman riziek tanah abang baru selevel"

Sementara akun indrianabilla yang fotonya digunakan akun dianasari801 membantah bahwa akun tersebut adalah dirinya.

Ia mengatakan "ini siapa ya kok fotonya pke foto saya? Tolong donk di ganti fotonya. Saya ga pernah menghina agama saya sendiri:) tolong yang udh temenan sama akun ini. Bs ga kirim dm, saya mau liat isi instagramnya. Soalny ini mencemarkan nama baik saya:)"

Sebelumnya, bot twitter  menggunakan foto-foto perempuan msulimah juga digunakan untuk menyebarkan paham liberal yang bertentangan dengan Islam dan fatwa MUI, Akun-akun tersebut juga digunakan untuk Ahoker si penista Agama. [instagram]



Ahokers Sebar HOAX (Lagi). Foto Aksi Demo Malaysia Diklaim Sebagai Dukungan Warga Saat Kampanye Ahok-Djarot


Dakwah Media - Akhir-akhir ini, lini masa Sosial media kembali diramaikan dengan beredarnya sebuah foto yang diposting oleh grup facebook bernama "Dukung AHOK sebagai Gubernur DKI Jakarta" (31/12/2016), Pada foto tersebut diklaim sebagai dukungan warga saat kampanye Ahok - Djarot. Dalam foto yang beredar itu, seolah mereka ingin menggambarkan bahwa penolakan warga terhadap kampanye Ahok - Djarot adalah kebohongan semata. Buktinya adalah foto yang mereka unggah itu. Begitu ramai warga yang dengan hangat menyambut Ahok.

Seperti pernyataan mereka dalam salah sebuah grup Facebook, mereka menyatakan dengan penuh keyakinan:

Ahok Djarot PASTI menang satu putaran!!
Yang sering sebar berita Ahok di usir warga, itu jelas kebongan publik!! "
lihat gambar ini! inilah bukti nyata dilapangan! Inilah Fakta sebenarnya..!!
Kalian para kampret pasti gigit jari lihat antusias dukungan warga terhadap Ahok Djarot semakin tak terbendung.!!
"SEBARKAN"

Seperti ini penempakan foto yang mereka klaim itu: link sumber 


Ternyata HOAX atau Berita Bohong
Foto yang mereka klaim itu ternyata adalah palsu alias HOAX. Sejatinya, foto itu adalah foto pendemo Malaysia pada September 2015 yang lalu saat melakukan aksi demonstrasi menuntut pelengseran Perdana Menteri Malaysia kala itu.

Ini foto aslinya:


Jadi, sangat jelas para pendukung Ahok menggunakan segala cxara termasuk membuat berita dan foto HOAX untuk memuluskan rencana mereka.

Apa komentar Anda???

Sebelum Islam Datang Penduduk Madinah Rayakan Tahun Baru, Setelah datang Dihapuskan


Dakwah Media - Dalam catatan sejarah kota Yatsrib, sebelum berganti nama menjadi Madinah, penduduk kota ini mengikuti agama berhala, seperti yang ada di Mekah. Penduduk Yatsrib sangat mengagungkan berhala Manat.

Karena ajaran agama mereka tidak memiliki kitab, membuat mereka suka meniru budaya agama lain, yang mereka anggap lebih berperadaban. Terutama budaya Yahudi, Nasrani, dan Persia.

Sebelum Islam datang di Madinah, masyarakat kota ini telah memiliki hari raya yang dimeriahkan dengan permainan, makan-makan, dan seterusnya. Kala itu, hari raya mereka menganut tradisi orang majusi di Persia. Hari raya itu adalah Nairuz dan Mihrajan.

Anas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu menceritakan, “Saya mendatangi kalian dan kalian memiliki dua hari raya, yang kalian jadikan sebagai waktu untuk bermain. Padahal Allah telah menggantikan dua hari raya terbaik untuk kalian; Idul Fitri dan Idul Adha,” (HR. Ahmad).

Nairuz nama persinya Nauruz. Dialih bahasakan ke arab menjadi Nairuz. Kata Nauruz merupakan gabungan dari kata Nau dan Ruz. Nau [نو ( new)] artinya baru. Sementara Ruz [رزو (Roj)] artinya hari. Gabungan dua kata ini bermakna hari baru [يوم جديد]. Perayaan Nauruz di Persi, diperingati setiap tahun, sebagai hari raya tahun baru mereka. Dalam perhitungan kalender masehi, hari Nairuz bertepatan dengan tanggal 21 Maret. [Alitthad.com]

Perayaan Nairuz dan Mihrajan yang dirayakan penduduk Madinah, isinya hanya bermain-main dan makan-makan. Sama sekali tidak ada unsur ritual sebagaimana yang dilakukan orang Majusi, sumber asli dua perayaan ini. Namun mengingat dua hari tersebut adalah perayaan orang non Muslim, Nabi ﷺ melarangnya. Sebagai gantinya, Allah berikan dua hari raya terbaik, Idul Fitri dan Idul Adha.

Kita sepakat, tahun baru Masehi bukan tradisi Islam. Bahkan perayaan ini datang dari orang non Muslim. Sebagian referensi menyebutkan, tahun baru merupakan pesta warisan dari masa lalu yang dahulu dirayakan oleh orang-orang Romawi. Mereka (orang-orang Romawi) mendedikasikan hari yang istimewa ini untuk seorang dewa yang bernama Janus, The God of Gates, Doors, and Beeginnings.

Janus adalah seorang dewa yang memiliki dua wajah, satu wajah menatap ke depan dan satunya lagi menatap ke belakang.Ssebagai filosofi masa depan dan masa lalu, layaknya momen pergantian tahun.

Namun apapun itu, larangan Nabi ﷺ di atas, mencakup semua kegiatan perayaan yang bukan tradisi Islam. Termasuk memeriahkan tahun baru Masehi. Wallahu ‘alam. []

Sumber: Ammi Nur Baits, Dewan Pembina Konsultasisyariah.com
Sweeping Medsos dan Blokir Media, DR Iswandi : Pemuja demokrasi sangat vokal dengan kebebasan berpendapat saat ini memilih tiarap. Mengapa?

Sweeping Medsos dan Blokir Media, DR Iswandi : Pemuja demokrasi sangat vokal dengan kebebasan berpendapat saat ini memilih tiarap. Mengapa?




Presiden Jokowi meminta agar ada penegakan hukum yang tegas dan keras terhadap media-media online yang sengaja memproduksi berita-berita bohong tanpa sumber yang jelas.

Dengan judul provokatif, mengandung fitnah. Hal tersebut disampaikan Presiden pada rapat terbatas soal antisipasi perkembangan media sosial di kantor presiden Kamis (29/12) kemarin.

Untuk diketahui, menurut catatan saya, ini kali ke 4 Presiden mengeluhkan soal  kehidupan di media sosial.

Pertama, saat memberi sambutan pada Hari Pers Nasional (HPN) di Lombok (9/2). Kedua, saat memberi sambutan pada HUT Pondok Pesantren Gontor (19/9). Ketiga, saat memberi sambutan pada Munas LDII (9/11). Keempat, memimpin rapat terbatas soal Media Sosial (29/12). Tampaknya Presiden benar-benar sudah gerah dengan hiruk pikuk di media sosial.

Keresahan Presiden itu juga keresahan saya. Hingga menarik minat saya untuk meneliti. Darimana sebenarnya akar kekerasan di media sosial tersebut berasal? Saat ini Penelitian tersebut sudah memasuki 60-70 persen.

Media cetak nasional, seperti Republika, yang mengetahui saya lagi melakukan riset tentang perang siber di media sosial, kemudian meminta saya menulis sedikit ‘bocoran’ hasil riset tersebut.
Jadi, keresahan Presiden Jokowi adalah keresahan saya, keresahan kita semua. Jokowi adalah kita, karena itu tentu sikap Presiden tersebut perlu diapresiasi. Hal ini pula yang mendorong saya untuk melakukan penelitian. Hasil lengkapnya biarlah nanti dibaca sebagai buku atau artikel yang dimuat di jurnal ilmiah.

Namun keinginan Presiden untuk menindak keras pelaku kekerasan virtual di media sosial tersebut menurut saya kurang tepat karena kondisi psikomedsos saat ini agak berbeda. Dalam  riset yang saya lakukan, untuk menggambarkan kondisi media sosial dan media online non mainstream saat ini saya sebut dengan ‘Gelombang Ketiga Perang Siber’ (cyber war). arena itu penegakan hukum pada pelaku kekerasan virtual tentu penting tapi tidak relevan karena alasan tiga alasan:

Pertama: Menunjukkan kepanikan (bahkan mungkin ketakutan) negara terhadap aktivitas di media sosial dan media online non mainstream. Sebagai peneliti dan penghayat kehidupan media sosial dan media online, sebenarnya lebih berbahaya situs atau akun media sosial pornografi dan perjudian yang jumlahnya ratusan.

Kedua: Pendekatan hukum (kendati perlu diberi apresiasi) bisa kontra produktif dengan semangat demokrasi yang menjamin tiap orang secara merdeka menyampaikan pendapatnya. Tapi anehnya, pemuja demokrasi yang pada era sebelumnya sangat vokal dengan kebebasan berpendapat saat ini memilih tiarap. Mengapa?
   
Ketiga: Menurut riset yang saya lakukan, situasi ini temporer. Makanya saya sebut dengan gelombang perang siber. Setelah Pilkada DKI nanti akan normal kembali atau, selama tidak ada ‘kekeliruan’ yang dilakukan pemerintah.

Menurut saya, kendati penegakkan hukum penting, tapi dalam situasi begini yang lebih penting adalah literasi media sosial. Mengapa?

Seperti yang saya katakan sebelumnya, ini ‘Gelombang Ketiga Perang Siber’. Karena konteks saat ini di media sosial ‘didefenisikan’ sebagai perang, maka yang dibutuhkan adalah rekonsiliasi melalui paket-paket literasi media sosial. Bisa dimulai dari riset awal untuk menemukan jejak permusuhan antar anak bangsa, kemudian  menyusun kurikulum tentang literasi media sosial, membuat bahan ajar untuk siswa, temu netizen, blogger, dll.

Solusi dengan cara ini lebih soft, elegan, berdampak luas dan tahan lama. Kesan yang muncul kemudian pemerintah hadir menyelesaikan masalah dengan pendekatan persuasi dan edukasi pada rakyatnya.

Pengulangan pernyataan rasa cemas dengan aktivitas di media sosial hingga menggelar rapat terbatas membahas khusus kehidupan media sosial, memang menunjukkan tingkat keresahan yang serius.

Mengapa Presiden demikian resah dengan situasi media sosial saat ini? Padahal, situasi serupa juga pernah dialami Presiden SBY atau para Ulama. Menurut saya, secara spesifik ini sebenarnya bukan keresahan Presiden saja sebagai pribadi, tapi keresahan komunal orang-orang di sekitar kekuasaan.

Itulah kemudian mengapa pertanyaan tersebut menjadi temuan pokok dalam riset saya. Lebih baik nanti saja dibaca lengkap saat riset selesai agar memahami dengan baik alurnya.

Namun dapat saja untuk mengkonfirmasi temuan riset tersebut, perintah untuk menindak secara hukum aktivitas di media sosial dan media online yang meresahkan dari Presiden itu kita tarik ke belakang pada tahun 2012 dan 2014. Apa yang terjadi di media sosial pada dua tahun tersebut tidak berbeda dengan kondisi saat ini, bahkan lebih parah.

Atau dapat juga kita tarik maju pada tahun 2019. Bagaimana wajah aktivitas sosial media saat itu kelak? Di saat kemungkinan besar pada tahun 2019 Pak Jokowi akan maju kembali menjadi Calon Presiden. Saya ramalkan tidak jauh beda dengan wajah media sosial tahun 2012, 2014 dan 2016.



* DR Iswandi Syahputra, Pengamat Media dan Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Perayaan Malam Tahun Baru di Jakarta Hasilkan Sampah 225 Ton



Kepala Dinas Kebersihan Pemprov DKI Jakarta Isnawa Adji mengerahkan 6.000 pekerja harian lepas (PHL) pasukan oranye Dinas Kebersihan. Pasukan tersebut membersihkan sampah mulai pukul 00.31 WIB, Ahad (1/1).

Pasukan oranye ini langsung melakukan giat pembersihan sampah di semua jalur dan titik konsentrasi massa di malam pergantian tahun baru. "Sebanyak 70 truk sampah dan truk compactor dikerahkan. Termasuk 40 roadsweeper, 11 bus toilet, 200 gerobak motor serta 30 pikap lintas," ujar Isnawa di Kota Tua Jakarta Barat, Ahad (1/1).

Beberapa yang menjadi fokus pembersihan di antaranya adalah Bundaran HI, Medan Merdeka, Patung Tani, Kemayoran, Glora Bung Karno (GBK), Monumen Nasional, Kawasan Kota Tua, Imam Bonjol, CNI Kembangan, dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). "Hingga pukul 03.50 WIB kawasan Kota Tua belum sepenuhnya selesai akibat masih banyaknya warga yang menikmati malam pergantian tahun," katanya.

Selain itu, kendala pembersihan sampah juga disebabkan banyaknya gerobak pedagang kaki lima (PKL) serta parkir-parkir motor dan mobil yang menutup badan jalan. Hal tersebut menyulitkan pembersihan sampah yang ada.

Sampah yang ada, Isnawa mengatakan, 80 persen merupakan sampah anorganik berupa plastik-plastik, kemasan sterefoam, kertas-kertas, dan sisa-sisa terompet. Total sampah diperkirakan sebanyak 225 ton

"Target pembersihan jam enam atau jam tujuh pagi Jakarta sudah bersih kembali. Sisa-sisa sampah anorganik selain dibuang ke Bantar Gebang juga disalurkan ke bank-bank sampah kebersihan di tiap kecamatan. Petugas saya minta juga bersihkan sampah-sampah yang ada di pot dan taman," ujarnya.

Sumber : ROL

Jokowi Ingkar Janji, 2016 Justru Hutang Indonesia Meroket, tembus Rp 4.347 T



Dakwah Media - Indonesia sebagai negara berkembang tidak bisa hanya mengandalkan pendapatan negara seperti pajak untuk menggerakkan roda perekonomian. Utang diperlukan untuk membiayai pembangunan, namun dengan kapasitas yang aman tentunya. Konsep utang sangat tepat untuk menutupi kekurangan dana pembangunan.

Saat ini, pemerintah tengah mengkaji rencana pencarian utang lebih awal (pre-funding) di kuartal IV-2016 sebesar Rp 40 triliun untuk menggenjot belanja negara di 2017. Hal ini dikarenakan penerimaan di awal tahun masih minim sehingga pemerintah membutuhkan dana talangan.

Direktur Jenderal Pengelolaan, Pembiayaan, dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Robert Pakpahan mengatakan, prefunding ini juga untuk mengantisipasi jika situasi pasar dunia dan domestik tidak kondusif di tahun 2017 mendatang, dan likuiditas pada Desember 2016.

"Jadi, yang bagian akhir itu yang penting, kan ada volatility akhir-akhir ini. Kami tentu akan mengecek ulang, termasuk kita akan hitung ulang, apakah butuh segitu," kata Robert di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (15/11).

Meski begitu, pemerintah tidak akan menggunakan keseluruhan dari jumlah utang tersebut. Jika situasi pasar dunia masih kondusif di awal tahun 2017, maka pemerintah masih bisa menggunakan langkah alternatif lainnya guna menggenjot belanja negara di awal tahun.

"Jadi, kita fleksibel saja, kalau marketnya kondusif, ya yang mana saja akan kita launch, prefunding. Tapi kalau marketnya sedang tidak bagus, kita juga tidak ngotot-ngotot amat. Pemerintah masih banyak alternatif," imbuhnya.

Pemerintah dan perusahaan swasta Tanah Air mencari utang ke banyak sumber, seperti negara lain atau utang luar negeri. Tak hanya negara, Indonesia juga berutang pada lembaga internasional dan lainya.

Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan, posisi utang luar negeri Indonesia per April 2016 hanya USD 318,97 miliar atau sekitar Rp 4.290 triliun. Angka utang ini naik dibanding bulan sebelumnya atau Maret 2016 yang tercatat hanya USD 315,98 miliar.

Porsi utang luar negeri pemerintah sendiri mencapai USD 148,29 miliar dan Bank Indonesia sebesar USD 5,45 miliar. Total utang keduanya adalah USD 153,75 miliar. Total utang ini naik dari bulan sebelumnya yang hanya uSD 151,31 miliar.

Sedangkan porsi utang swasta tercatat sebesar USD 165,22 miliar. Angka utang ini naik dari bulan sebelumnya yang hanya USD 164,67 miliar.

Jumlah utang di 2016 terus naik.

Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan, per Oktober 2016, utang luar negeri Indonesia mencapai USD 323,24 miliar atau sekitar Rp 4.347 triliun. Angka utang ini naik dibanding April 2016 yang hanya USD 318,97 miliar.

Sumber utang luar negeri ini berasal dari 3 macam kreditor. Pertama adalah dari berbagai negara dengan total USD 174,59 miliar. Kemudian dari organisasi internasional sebesar USD 29,89 miliar serta lainnya sebesar USD 118,75 miliar.

Dari sisi negara, Singapura tercatat sebagai pemberi utang terbesar ke Indonesia dengan total mencapai USD 54,06 miliar atau setara dengan Rp 724 triliun. Selanjutnya disusul oleh Jepang dengan total utang mencapai USD 32,90 miliar. China saat ini juga cukup besar memberi utang ke Indonesia dengan nilai mencapai USD 14,32 miliar dan disusul oleh Amerika Serikat sebesar USD 10,25 miliar. Masih banyak negara lain yang memberi utang ke Indonesia dengan nilai di bawah USD 10 miliar seperti Hong Kong, Jerman, Korea Selatan, Spanyol dan lain sebagainya.

Sedangkan dari sisi organisasi internasional, IBRD tercatat sebagai pemberi utang terbesar dengan nilai USD 15,72 miliar. Kemudian ADB juga memberi utang sebesar USD 9,04 miliar. Selanjutnya disusul oleh IMF sebesar USD 2,7 miliar. Masih banyak organisasi lainnya seperti EIB, NIB dan lain sebagainya yang memberi utang ke Indonesia.


Namun demikian, Adviser IMF Benedict Bingham pernah mengatakan Indonesia sudah tidak lagi berutang pada lembaga moneter internasional tersebut. Adapun utang tercantum dalam data statistik utang luar negeri Bank Indonesia itu merupakan kuota penyertaan modal Indonesia dalam bentuk mata uang khusus IMF, biasa disebut special drawing rights (SDR).

"Berdasarkan dokumen perjanjian, alokasi SDR kepada seluruh negara anggota disesuaikan dengan proporsi kuota mereka di IMF. Ini dalam rangka menyediakan likuiditas tambahan buat negara anggota."

Saat ini, lanjut Benedict, kuota Indonesia sebesar SDR 1,98 juta atau setara USD 2,8 juta. Berdasarkan standar akuntansi, penyertaan modal ini diperlakukan sebagai utang atau kewajiban luar negeri harus ditanggung Bank Indonesia.

"Sementara, kepemilikan SDR diperlakukan sebagai aset Bank Indonesia," katanya. "Jadi, ketika SDR dialokasikan, itu tidak mengubah posisi utang negara anggota pada IMF."

Utang luar negeri Indonesia terbilang cukup besar. Untuk apa saja utang tersebut? 

Dari data bank sentral, penggunaan terbesar utang luar negeri Indonesia adalah untuk sektor keuangan, penyewaan dan jasa perusahaan atau leasing. Besarnya utang luar negeri untuk sektor ini mencapai USD 165,8 miliar. Selanjutnya, sektor industri manufaktur atau pengolahan yang utangnya mencapai USD 34,6 miliar.

Penggunaan utang luar negeri untuk sektor pertambangan mencapai USD 25,86 miliar. Utang luar negeri yang digunakan untuk listrik, gas dan air bersih mencapai USD 23,16 miliar.

Sektor jasa atau service menggunakan utang luar negeri sebesar USD 18,5 miliar disusul sektor pengangkutan dan komunikasi dengan utang luar negeri mencapai USD 14,26 miliar.

Untuk sektor bangunan perumahan dan gedung, posisi utang luar negerinya mencapai USD 9,75 miliar. Sektor pertanian, peternakan dan kehutanan mencatat utang USD 8,02 miliar. Sektor perdagangan, hotel dan restoran dengan posisi utang luar negerinya mencapai USD 10,11 miliar. Sektor lain sebesar USD 13,11 miliar. (pm)

Ketua MPR: Inilah Musuh Utama Kita di 2017, Bukan Ekstrim Kanan atau Kiri


Dakwah Media  - Ketua MPR Zulkifli Hasan mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat kembali persaudaraan kebangsaan menghadapi tantangan tahun 2017. 

"Mari menatap 2017 dengan harapan, perjuangan dan optimisme. Menghadapi persaingan bebas, Kita bersatu hadirkan persaudaraan kebangsaan yang lebih kuat," ungkap Zulkifli Hasan di Jakarta, Sabtu (31/12/2016) seperti disebutkan dalam siaran pers MPR.

Zulkifli mengajak seluruh elemen bersatu mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang handal, berkualitas dan berdaya saing tnggi 

"Kunci utama hadapi persaingan bebas adalah mempersiapkan SDM yang tangguh. Selanjutnya keberpihakan pemerintah pada pekerja lokal," 

Tantangan lain yang harus dihadapi menurut Zulkifki Hasan adalah menghapus kesenjangan sosial ekonomi 

"Saya tegaskan sekali lagi, bukan ekstrim kanan atau kiri yang paling bahaya. Musuh utama kita adalah kesenjangan," ungkap Zulkifli 

Zulkifli berharap seluruh elemen bangsa bersatu memperkuat solidaritas sosial untuk menghapus kesenjangan sosial ekonomi

"Janji janji kebangsaan kita jelas dan tegas ; Keadilan sosial untuk seluruh anak bangsa, bukan segelintir saja," tutupnya. [tsc]

FPI: Mas Ranu Anda tidak Sendiri, Umat akan Bersatu Suarakan Kebenaran


Dakwah Media - KH Ahmad Shobri Lubis, Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) mendukung penuh pembelaann atas penangkapan wartawan media online Panjimas.com, Ranu Muda Adi Nugroho.

Ustadz Shobri Lubis -sapaan akrabnya-, mengungkapkan bisa saja mendatangi DPR RI sebagai salah satu upaya advokasi terhadap Ranu.

“Termasuk penangkapan wartawan, profesionalisme Kepolisian terhadap umat Islam kok kayak begini? Sehingga kita minta DPR ikut turun tangan, insya Allah kita turut membantu,” katanya pada Panjimas.com, Kamis (28/12/2016).

Dukungan FPI terhadap Ranu disampaikan Ustadz Shobri Lubis dengan tegas bahwa elemen umat Islam termasuk FPI akan memberikan bantuan upaya hukum jika diperlukan.

“Mas Ranu, kita semua akan turut membantu dan elemen-elemen umat Islam ikut membantu,” ujarnya.

Ustadz Shobri berpesan kepada Panjimas.com dan media Islam lain untuk tetap istiqomah dan berani di jalan kebenaran. Dengan ditangkapnya Ranu Muda, tidak menjadikan lemah dalam menyampaikan berita kebenaran.

“Media-media Islam saat sekarang ini, para Mujahid-mujahid kebenaran. Mereka adalah penyampai kebenaran, saya berharap tetap istiqomah, tetap berani, tetap semakin bersatu dalam menegakkan kebenaran,” pungkasnya. [pmc]

Kalau Ahok Harus Dimaafkan, tapi kalau Habib Rizieq Harus Diproses.




Dakwah Media - Said Aqil Siradj ketua PBNU mengajak masyarakat untuk memaafkan Ahok, mendapat tanggapan keras dari Ustadz Danang Kuncoro Wicaksono (31/12/2016) di laman facebook pribadinya. 

Beliau jengah dengan sikap ketua PBNU tersebut yang mengajak masyarakat memaafkan Ahok, padahal sudah sangat jelas Ahok telah menodai kesucian Islam.  Sikap Said Aqil Siroj terhadap Ahok ini dibandingkannya dengan terhadap Habib Rizieq yang cepat sekali pemerintah melakukan proses.

berikut tanggapan beliau:

"Kalau Ahok harus dimaafkan, tapi kalau Habib Rizieq harus diproses. Ah sudahlah, sejak dulu sudah kelihatan orang ini selalu berpihak ke mana."

sumber:


Sedangkan sikap Said Aqil Siradj terhadap Habib Rizieq sangat berbeda 180 derajat, sehingga membuat Ustadz Danang berkata "Orang ini kenapa selalu begini ya? Semoga Allah memberinya hidayah."

Demokrasi Hari ini : Bupati Klaten Dagangkan Jabatan



Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan Bupati Klaten, Sri Hartini (SHT) sebagai tersangka, bersama seorang PNS, Suramlan (SUL) terkait dugaan suap pengisian jabatan di Pemerintah Kabupaten Klaten. KPK juga turut mengamankan uang sekitar Rp2 miliar dalam pecahan rupiah dan valuta asing 5.700 dollar AS dan 2.035 dollar Singapura. 


Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif menyebut uang tersebut diduga hasil pemberian suap untuk pengisian jabatan di struktur organisasi dan tata kerja di Pemkab Klaten dari banyak pihak. Pasalnya, sebelum operasi tangkap tangan dilakukan KPK, sedianya Sri Hartini akan melantik ratusan PNS di Pemkab Klaten.

"Asalnya dari banyak orang, ada yang jadi pengepul," kata Syarif di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (31/12).

Syarif enggan merinci jumlah pihak yang memberi suap tersebut beserta besaran uang kepada Sri Hartini. Pasalnya, saat ini hal tersebut tengah didalami oleh penyidik KPK dimana sudah ada dalam catatan penyidik. Namun yang pasti jumlah uang suap bervariasi tergantung posisi jabatan masing-masing. 

"Berapa jumlah uang masing-masing jumlah rumpun jabatan, ada pembedaan karena bervariasi, eselon 4, 3, 2 itu bervariasi makin tinggi eselon dan strategis jabatan makin tinggi uang yang disetorkan," kata Syarif.

Karenanya, KPK untuk sementara baru menetapkan dua tersangka yakni Sri Hartini sebagai pihak penerima suap dan seorang PNS, Suramlan (SUL) sebagai pemberi suap.

"Untuk yang ditetapkan tersangka SHT penerima dan SUL pemberi, yang lain belum karena sedang diminta keterangan lebih lanjut, penyidik masih membutuhkan keterangan dari pihak lain untuk mengetahui jaringan bekerja," kata Syarif.

HUKUM BERZIKIR DI TAHUN BARU MASEHI


1- Dzikir itu bagian dari ibadah. Ibadah itu bergantung pada niatnya. Ini berbeda dengan mu'amalah.

 Mu'amalah tidak bergantung pada niat. Bisa langsung dihukumi dzahirnya.

2- Perlu diperhatikan, agar kita tidak memvonis orang lain dengan serampangan, apalagi dengan menggunakan kaidah "tasyabbuh bi al-kuffar", bisa berdampak fatal.

Bahwa, ulama', ustadz dan kaum Muslim yang dzikir di malam tahun baru, sebenarnya ingin mengisi malam tahun baru, daripada bengong di depan tv, dugem, atau begadang di tempat-tempat maksiat, sambil mabuk, dsb. Dibuatlah even akbar, agar umat tidak ke tempat maksiat, tetapi ke masjid, atau tempat dzikir. Apakah ini tasyabbuh dengan orang kafir, jelas tidak. Karena niat dan tujuannya jelas dzikir, bukan menyerupai orang kafir.

3- Sekedar contoh, kalau logika tasyabbuh bi al-kuffar ini kita pakai, nanti peringatan maulid haram, karena menyerupai perayaan natal.

Namun, Shalahuddin al-Ayyubi mengadakan ini atas restu para ulama', dengan tujuan untuk membangkitkan sosok Nabi, dan membakar semangat perjuangan umat, setelah membaca sirah Nabi yang agung.  Jadi, apakah ini tasyabbuh bi al-kuffar? Jelas tidak.

4- Karena itu, penting didudukkan, ini ibadah. Ibadah tergantung niat dan tujuan. 

Karena kaidahnya, "Jika seseorang tidak sibuk dalam ketaatan, pasti sibuk dalam kemaksiatan." Jadi, tidak ada pilihan ketiga. Inilah yang menjadi alasan, memperingati maulid Nabi boleh, dengan tujuan untuk mengenang pribadi, dakwah dan perjuangan Nabi. Bukan, sekedar merayakan mulid. Kalau merayakan maulid saja, tanpa tujuan tadi, jelas tidak boleh.

5- Jadi, mengadakan dzikir di malam tahun baru, mengikuti, mengisinya dengan dzikir boleh.

 Tidak termasuk dalam ketegori tasyabbuh bi al-kuffar. Memang betul, dzikir harus setiap saat. Tidak salah, tapi juga tidak salah, kalau tahun baru diisi dengan dzikir.

KH. Hafidz Abdurrahman

Tidak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM juga akan dipantau Pemerintah



Dakwah Media - Pemerintah tidak hanya akan memantau percakapan di media sosial, namun juga aplikasi chatting seperti WhatsApp, Line, dan BlackBerry Messenger.

Pada aplikasi itu, dianggap banyak juga ujaran kebencian, provokatif, hingga informasi hoax dan fitnah yang disebarkan melalui aplikasi chatting.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengakui, pemantauan di aplikasi chatting ini lebih sulit dilakukan karena sifatnya lebih privat.

Namun, bukan berarti pemantauan tidak bisa dilakukan. Hanya saja, penanganan yang dilakukan berbeda dari media sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram.

"Media sosial kan ada media sosial (murni), ada yang chatting. Nah yang chatting penanganannya beda lagi," kata Rudiantara, seusai rapat terbatas di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (29/12/2016).

Rudiantara mengatakan, melalui aplikasi chatting, biasanya menyebar informasi atau pesan yang bersifat provokasi dan kebohongan dari satu kontak ke kontak yang lain.

Kemenkominfo sudah mempunyai metode untuk melacak siapa pihak pertama yang menyebarkan informasi tersebut.

Nantinya, jika diperlukan, Kemenkominfo bisa melapor kepada kepolisian untuk melakukan penindakan hukum.

"Pokoknya, asalnya darimana. Bisa ditelusuri ke belakang," ucap Rudiantara.

Sementara untuk akun di media sosial, lanjut Rudiantara, pemantauannya akan lebih mudah.

Jika Kemenkominfo menemukan akun yang menyebar kebencian dan fitnah, maka sudah dipastikan akun tersebut langsung diblokir. [kpc]

Penulis Buku "Jokowi Undercover" Diciduk Polisi, Ini Alasannya


Dakwah Media - Menurut laman facebook Humas Polri pengarang buku jokowi undercover sudah ditangkap dan ditahan di Rutan Metro Jaya, berikut penjelasan lengkapanya:

NEWS
PENAHANAN TERHADAP BAMBANG TRI PENGARANG BUKU JOKOWI UNDERCOVER
Mitra Humas adakah yang pernah mendengar buku Jokowi Undercover? Buku yang menuliskan bahwa Presiden Jokowi merupakan keturunan PKI. Saat ini penulis buku tersebut telah ditahan setelah dilakukan pemeriksaan pasca penangkapan.
Didapat fakta bahwa:
  1. Tersangka tidak memiliki Dokumen pendukung sama sekali terkait tuduhan pemalsuan Data Bpk Jokowi saat pengajuan sbg Capres di KPU Pusat.
  2. Tuduhan dan sangkaan yg dimuat pada Buku Jokowi Undercover dan media sosial semua didasarkan atas sangkaan Pribadi tersangka
  3. Analisa Fotometrik yg diungkap tdk didasari keahlian apapun, namun hanya persepsi dan perkiraan tersangka pribadi.
  4. Motif tersangka sebagai penulis hanya didasarkan atas keinginan utk membuat buku yg menarik perhatian masy.
  5. Perbuatan tersangka Menebarkan Kebencian pada Keturunan PKI yg tdk tau menahu ttg peristiwa G 30 S PKI Madiun 1948 dan 1965
  6. Perbuatan tersangka Menebarkan kebencian kepada kelompok masyarakat yg bekerja di dunia pers terkait Statemen BTM pd halaman 105 yg menyatakan bahwa Jkw-Jk adalah pemimpin yg muncul dari dan dengan keberhasilan Media Massa melakukan kebohongan kepada Rakyat
  7. Pada halaman 140 BTM desa Giriroto ngemplak Boyolali adalah basis PKI terkuat seindonesia, padahal thn 1966 PKI sdh di bubarkan.
  8. Perbuatan tersangka telah meresahkan dan menimbulkan kegaduhan di masyarakat

Selanjutnya kepada tersangka dikenakan pelanggaranPasal 16 UU No 40 tahun 2008 yang isinya:
Setiap orang yang dengan sengaja menunjukkan kebencian atau rasa benci kepada orang lain berdasarkan diskriminasi ras dan etnis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 huruf b angka 1, angka 2, atau angka 3, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) dan Pasal 28 ayat 2 UU ITE dg uraian
(2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
Saksi yg diperiksa :

1. 2 Anggota Polri Polda Jateng
- MB dan Ibunya

2. Saksi Ahli :
- ITE dr Kom-info
- Bahasa
- Sejarah
- Sosiologi
- Pidana

3. Barang Bukti
- perangkat Komputer
- hp tersangka
- flashdish
- buku Jokowi Undercover tulisan tsk
- Dokumen Data Bpk Jokowi saat Pilpres dr KPU Pusat, KPUD DKI Jkt dan KPUD Surakarta
- pemeriksaan Labfor dan Cyber (dlm Proses)

4. Tersangka Bambang Tri Mulyono diterapkan penahanannya di Rutan polda Metrojaya.





Wow, Tahun Baru 2017 Ditunda, Ini Penjelasan Ilmiahnya.


Dakwah Media - Satu detik kabisat akan ditambahkan pada malam tahun baru ini. Hal ini dilakukan untuk mengkompensasi pelambatan pada rotasi bumi. Penambahan satu detik kabisat ini akan dilakukan pada pukul 23:59:60 sehingga akan memperlambat atau menunda satu detik datangnya tahun baru 2017.

Penambahan satu detik kabisat yang terakhir dilakukan pada Juni 2015. Penambahan yang dilakukan pada tahun baru 2017 ini merupakan penambahan yang ke 27. Perubahan ini perlu dilakukan karena jam standar ketinggalan dengan jam atom. 

National Physical Laboratory (NPL) bertanggung jawab bagi skala waktu  nasional Inggris. Mereka menggunakan jam atom yang lebih stabil dan kontinu dalam membuat skala waktu. Bersama dengan jam di seluruh dunia, jam atom menunjukkan waktu dunia dengan berkoordinasi dengan waktu universal.

Peneliti senior NPL Peter Whibberley mengatakan,  jam atom lebih bagus jutaan kali dalam menunjukkan waktu daripada rotasi bumi. "Apalagi rotasi bumi sering mengalami fluktuasi yang tak bisa diprediksi," katanya seperti dilansir BBC, Jumat, (30/12).

Penambahan detik kabisat dibutuhkan untuk mencegah waktu manusia menjauh dari waktu bumi. Mungkin memang perbedaan waktunya hanya satu detik tapi kalau diakumulasi dan tidak disesuaikan selama 1.000 tahun maka hasilnya nanti tak sesuai dengan waktu bumi.

Menurut Whibberley, jika jam tak disesuaikan dengan waktu bumi dikhawatirkan nanti jam menunjukkan waktu siang hari padahal kenyataan di bumi fajar belum muncul. Oleh karena itu, penambahan detik kabisat diperlukan

Jam atom menggunakan perubahan level energi elektron untuk menunjukkan waktu. International Earth Rotation and Reference Systems Service di Prancis juga menunjukkan jika jam membutuhkan tambahan satu detik menjelang tahun baru 2017. [rpc]

Kompas Tuduh Perang Paderi Sebagai Radikalisme Islam, Setelah dihujani Protes Akhirnya Minta Maaf


Dakwah Media - Perang saudara antar Kaum Paderi dengan golongan penghulu adat berlangsung selama 12 tahun. Konflik berdarah sejak tahun 1809 menggoreskan catatan kelam radikalisme Islam di Minangkabau. Ikuti kisahnya di video ini.
Demikian tulis KOMPAS pada Kamis, 29 Desember 2016 tentang "Kaum Paderi".

Tentu postingan KOMPAS ini mendapat reaksi keras dari Umat Islam. Maksudnya apa KOMPAS melabeli dengan RADIKALISME ISLAM???

Seorang warga Minang protes:

"Perang paderi adalah perang kaum adat dengan para ulama. Kaum adat terbiasa dengan kemaksiatan, maka para ulama bersatu yg lebih dikenal dgn julukan Harimau Nan Salapan mendakwahi mereka. Tapi kaum adat menantang perang, maka terjadilah perang. Kaum adat terdesak dan dipaksa untuk meninggalkan segala kemaksiatan yg biasa dilakukan. Semenjak itu tatanan Islam melekat erat di pribadi orang minang. Saya ini orang minang om kompor (Kompas -red), saya lebih tahu sejarah nenek moyang kami. Bagi kami, orang minang, agama adalah yang paling utama. Kami memang suka berdagang, tapi agama takkan pernah kami perdagangkan. Loh tiba-tiba kompor ini bilang radikalisme melekat erat di minang kabau. Kami juga protes ketika hanung bramantio membuat film yg menceritakan ada orang minang yg jadi kristen yg taat. Itu diluar kebiasaan masyarakat minang. Kalau pun ada yg murtad, ga akan berani lagi pulang kampung. Karena bagi kami, yg murtad, bukan lagi orang minang." Demikian tulis Abuisa Isa di akun fb-nya.

Setelah banyak diprotes akhirnya KOMPAS minta maaf.




"Ga kapok2 nyakitin umat Islam.. Madafaka emang kompos," komen Weda Gintung.

"KOMPOS TV MINTA MAAF SETENGAH HATI
Kompos minta maaf soal tayangan perang Paderi Soub, coba kalau kita kagak kritik, pasti beredar ajhe." ujar Maulana Mustofa.

[ppc]

Sebut Ajaran Kristen itu Konyol, Harusnya Ahok yang Dilaporkan Ke Polisi bukan Habib Rizieq


Dakwah Media - Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kota Bogor Ustaz Abdul Halim menilai pelaporan dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) kepada Imam Besar FPI Habib Rizieq adalah tindakan gegabah.

"Ini sangat gegabah, menunjukkan yang bersangkutan tidak paham hukum. Habib Rizieq itu ceramah dihadapan umat Islam sendiri, dan isinya berdasarkan Al Quran bahwa lamyalid walam yulad (Tuhan tidak beranak dan tidak diperanakan) itu memang ada ayatnya," kata Ustadz Halim kepada Suara Islam Online, Jumat (30/12/2016).

Sementara kalau Ahok sebelumnya, lanjut Ustaz Halim, itu bicara tentang Alquran dan benar melakukan penistaan dihadapan warga muslim.

"Jadi kalau laporan PMKRI menganggap Tuhan tidak beranak itu menista agama, nanti umat Islam juga bisa beramai-ramai melaporkan semua pendeta yang menyatakan Tuhan punya anak karena bertentangan dengan prinsip agama Islam kalau Tuhan itu esa, lamyalid walam yulad. Tetapi kan tidak harus demikian" ungkapnya.

Kalau PMKRI mau melaporkan tentang penistaan, kata Ustaz Halim, seharusnya bukan Habib Rizieq, "Tetapi Ahok yang jelas-jelas pernah menyatakan ajaran Kristen itu konyol, jadi salah alamat kalau Habib Rizieq yang dilaporkan," tuturnya.

Sementara itu, Doddy Abdallah yang juga melaporkan Habib Rizieq dengan tuduhan yang sama, kata Ustaz Halim, itu terindikasi Syiah, "Jadi semakin jelas yang tidak suka dengan Islam secara lurus ya mereka yang menyimpang. Kalau dari agama lain itu mengada-ada, tidak mengerti penistaan tapi melaporkan penistaan," tandasnya.[sic] 

video ahok sebut ajaran kristen itu konyol: