Ini Terjadi Di Indonesia (Negeri Muslim Terbesar), Sekolah Mengusir Muridnya Yang Pakai Jilbab




Seorang siswi kelas 5 SD Negeri Entrop bernama Faradila Widy Afini Lokahita diusir dari sekolah hanya karena mengenakan kerudung (jilbab).

Diskriminasi masih menghiasi di beberapa tempat di Indonesia, terutama diskriminasi terhadap simbol simbol agama tertentu. Seorang siswi kelas 5 SD yang bernama Faradila ini harus merasakan pahitnya diskriminasi hanya karena ia menggunakan jilbab. Dan ironisnya kejadian ini terjadi di sebuah SD negeri yang sama sekali bukan sebuah sekolah yang khusus untuk agama tertentu.

Diusir gara gara berjilbab

Faradila adalah seorang siswi kelas 5 di SD Negeri Entrop. Pengusiran itu sendiri dilakukan oleh wali kelasnya yang bernama H. Sirait karena Faradila datang masuk kelas dengan menggunakan jilbab. Saat itu Faradila kemudian langsung pulang kerumah.

Tidak hanya sampai disitu saja, beberapa hari kemudian Faradila kembali ditegur untuk tidak menggunakan jilbab dan kembali diusir dari sekolah hingga akhirnya ia diultimatum untuk tidak menggunakan jilbab saat bersekolah.

“Awalnya anak saya diusir pada hari Kamis. Saat itu ia langsung disuruh pulang. Saya sendiri tahu ketika disuruh jemput anak saya di depan toko,”

Sang ayah, Iwan bersikeras kalau sang anak sama sekali tidak bersalah mengingat Faradila bersekolah di sekolah negeri. Apalagi sang anak sendiri yang memiliki keinginan untuk mengenakan jilbab. Menurut Iwan kerudung tidak mengganggu proses belajar mengajar.
Terkait dengan pemberitaan ini akhirnya Kepala SD Negeri Entrop, Barsalina Hamadi memberikan komentarnya, ia membantah jika dirinya disebut melakukan pengusiran.

“Saya tidak usir dan saya hanya sampaikan ke siswa bahwa kami punya aturan soal seragam di sekolah. Saya meminta untuk tidak berseragam yang lain. Tapi kalau mau seperti itu (berkerudung, Red) alangkah baiknya kalau ia masuk di sekolah yang mengajarkan untuk berkerudung dan ada kajian agamanya,”

Faradila akhirnya dikeluarkan

Setelah satu bulan kabar mengejutkan kembali datang, Faradila Widy Afini Lokahita seorang siswi kelas V SD Negeri Entrop Jayapura, Papua akhirnya dikeluarkan dari sekolahnya karena masalah ini.

Sebuah tanda tanya yang sangat besar muncul, mengapa di sebuah SD Negeri yang sama sekali tidak terkait dengan agama tertentu malah menerapkan aturan seperti ini? Bukannya memberikan sanksi terhadap guru dan kepala sekolah yang mengusirnya, tapi malah justru mengeluarkan Faradila dari sekolah. Bahkan surat yang menyatakan kalau Faradila dikeluarkan dari sekolah diberikan langsung oleh Kepala SD Negeri Entrop, Barsalina Hamadi, S.Pd kepada Faradila.

Iwan yang tidak terima dengan sikap SD Negeri Entrop Jayapura ini kemudian melaporkannya ke Komnas HAM. Pihak Komnas HAM kemudian menindaklanjutinya dengan menemui langsung sang kepala sekolah.

Namun warga yang menantikan akhir dari polemik ini ternyata harus kecewa karena ternyata apa yang diperbuat oleh kepala sekolah ini dimaafkan Dinas Pendidikan Kota Jayapura.

Seperti inikah yang namanya toleransi antar umat beragama?

Seperti inikah wajah pendidikan yang penuh diskriminasi di bumi papua?[nbcindonesia]

MasyaAllah, Ramzan Kadyrov Mengundurkan Diri Sebagai Presidan Chechnya, Demi Mendalami Islam



Presiden Chechnya; Ramzan Kadyrov, mengumumkan bahwa dia segera mengundurkan diri dari jabatannya. Dia ingin belajar Islam dan mengurus keluarga serta kehidupan pribadinya.

Jabatan Presiden Kadyrov sejatinya akan berakhir pada bulan April mendatang. Namun, mendadak dia membuat pengumuman untuk mengundurkan diri.

”Waktu saya adalah masa lalu. Setiap manusia memiliki batas. Saya percaya Kadyrov telah melewati puncaknya,” katanya dalam sebuah wawancara hari Sabtu, yang dilansir Russia Today, Minggu (28/2/2016).

Kadyrov telah menjadi Presiden Chechnya, sebuah wilayah republik di Rusia selatan dengan sejarah yang bergejolak dan penuh kekerasan, sejak 2007.

Sebelum itu, dia pernah menjabat sebagai perdana menteri di Republik Chechnya selama dua tahun serta menduduki jabatan penting lain yang berkaitan dengan keamanan.

Berbicara kepada stasiun televisi NTV, Kadyrov menolak untuk berspekulasi siapa yang bisa menjadi Presiden Chechnya selanjutnya. Dia berujar, banyak kandidat kuat untuk menggantikannya.

Setelah mengundurkan diri, dia mengklaim tidak akan mencari posisi di Pemerintah Federal Rusia yang dipimpin Presiden Vladimir Putin.

”Keluarga, kehidupan pribadi, studi Islam. Di situlah saya melihat diri saya. Jika ada kebutuhan bagi saya untuk mengambil sekop, senapan serbu atau ransel di tangan, saya bisa melakukan itu,” ujarnya yang yakin bahwa dia telah melakukan tugas untuk rakyatnya.

Setelah wawancara itu, beberapa tokoh masyarakat Chechnya menyerukan aksi massa untuk memohon dengan Kadyrov agar tetap berkuasa. Tetapi pada hari ini (28/2/2016) dia meminta massa untuk tidak melakukannya.

”Tentu saja, saya senang melihat dukungan publik ini," kata Kadyrov. "Ini membuktikan sekali lagi bahwa seorang pria harus mendedikasikan hidupnya untuk pengikutnya,” tulis dia akun Instagram-nya.

Ancaman bagi Rusia?

Pengumuman mengejutkan Kadyrov itu datang hari setelah politisi oposisi liberal; Ilya Yashin; menerbitkan sebuah laporan, yang menuduh Kadyrov menjadi ancaman bagi keamanan nasional Rusia.

Dia menuduh pemimpin Chechnya itu sebagai pemimpin "separatis" yang memiliki tentara pribadi. Dia juga dituduh ingin menegakkan hukum Syariah di Chechnya dan mempertahankan gaya hidup mewah yang didanai oleh uang yang dia gelapkan.

Anehnya, laporan itu sudah diketahui Kadyrov sendiri satu jam sebelum dirilis. Ramzan Kadyrov menjadi tokoh berpengaruh di Chechnya. Dia semula hanya “tangan kanan” ayahnya Akhmad Kadyrov, yang merupakan seorang pemimpin agama dan politik terkemuka.

Klan Kadyrov merupakan salah satu klan yang berjanji setia kepada Moskow ketika konfrontasi dengan Pemerintah Republik Ichkerian pecah. Pemerintah Ichkerian itu berusaha untuk menciptakan negara Islam radikal di Chechnya. [reportaseterkini]

Istri Hary Tanoe Sebut Rakyat Aceh Anjing Menggongong, Partai Perindo di Boikot Warga



Seperti yang dikutip dari acehabad masyarakat aceh tak senang dengan lontaran kata-kata hinaan Istri Pengusaha sekaligus Ketua Umum Partai PERINDO Hary Tanoesoedibjoe ini. Kelakuan Ibu Liliana Tanaja Ini yang seenak nya mencatut nama provinsi aceh dalam ajang miss Indonesia, menuai kontrovesial dengan pihak pemerintah daerah Aceh. Sebagai mana di tegaskan oleh pemda Aceh mereka tak pernah mengirimkan perwakilan dari daerah Aceh untuk ikut ajang kontek kecantikan tersebut. 

Terlebih lagi dengan arogannya ketika di minta klarifikasi terkait pemalsuan identitas kontestan aceh tersebut yang nyata nya berasal dari surabaya, Liliana melontarkan kata-kata yang tidak pantas sehingga membuat masyarakat aceh geram. berikut adalah salah satu bentuk penolakan dan seruan masyarakat aceh untuk boikot partai PERINDO di kutip dari acehabad : 

Sebarkan! Boikot Partai PERINDO di Aceh, Biar Istri Bos Perindo Jera

Inilah partai PERINDO yang dibentuk oleh Bambang Hary Tanoesoedibjoe seorang yang beragama KRISTEN.

Sebagaimana lumrah yang telah kita ketahui bahwa baru-baru ini ada acara di RCTI yaitu ajang putri kecantikan Miss Indonesia acara ala Yahudi plus Jahiliyah. Acara ini pun mengikutsertakan semua provinsi di Indonesia kecuali Aceh. Untuk mengisi kuota kekosongan dari provinsi Aceh mereka Istri Ketua Umum Partai PERINDO juga seorang Kristen bernama LILIANA TANAJA mengikutsertakan seorang gadis cantik asal Surabaya Flavia Celly Jatmiko kelahiran tahun 1994 silam yang mengatasnamakan MISS ACEH asal Aceh.

Padahal garis keturunannya pun sedikit pun tidak berdarah Aceh, bahkan pemerintah Aceh pun tak tau.

Karena LILIANA TANAJA ini telah mencoreng nama Aceh yang telah berlaku Syari'at Islam tak sedikit umat muslim di Aceh bahkan muslim di Indonesia mengkritik akan pelecehan ini.

Disaat itu pula Seorang LILIANA TANAJA tak terima akan kritikan muslim Aceh dan dia mengeluarkan tutur kata tak sopan katanya "BIARLAH ANJING MENGGONGONG",.

Maka dengan hal ini mari kita semua rakyat Aceh kalau perlu seluruh muslim Indonesia bersatu untuk BOIKOT atau dengan tidak mendukung partai PERINDO ini."[acehabad]

Tantangan Mendidik Anak Era Digital



Mendidik anak, mempunyai tantangan yang berbeda dalam setiap zamannya, zaman dahulu dan sekarang berbeda. Dahulu tantangannya tidak begitu dahsyat. Segalak-galaknya orang tua ketika marah, anak masih memiliki keinginan untuk pulang. Karena dulu hiburan tidak banyak, televisi pun ada tapi tidak banyak, jika adapun tidak banyak stasiun televisinya. Dulu lingkungan masih banyak kebun, sawah, belum ada mall, bioskop, dsb. Sehingga dulu orang tua yg tidak punya bekal dalam mendidik anak masih bisa mengatasi permasalahan anak dan membuatnya untuk ingin pulang. Sebab ketika di luar rumah anak pun juga bingung mau melakukan apa. Namun seiring berkembangnya zaman, teknologi pun juga berkembang, zaman berubah. Jangan sampai ketika kita memiliki anak, menjadikannya anak yg lemah. Hendaklah kita khawatir, kita takut meninggalkan anak-anak kita dalam keadaan lemah. Anak-anak yg lemah inilah yg mudah tergerus oleh arus zaman. Anak-anak yg lemah yg tidak siap menghadapi perkembangan zaman. Anak menjadi mudah ikut-ikutan. Dan jangan sampai kita menjadi generasi yg ikut-ikutan, jika orang lain baik ikut baik, jika orang lain buruk ikut buruk. Hal ini terjadi karena akarnya tidak kokoh.

Dalam Q. S. Ibrahim : 24-27 terdapat pelajaran yg sangat berharga untuk bisa kita renungkan dan diambil hikmahnya

Ayat 24
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَفَرْعُهَا فِي السَّمَاءِ
Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit

Ayat 25
تُؤْتِي أُكُلَهَا كُلَّ حِينٍ بِإِذْنِ رَبِّهَا ۗ وَيَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثَالَ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ
pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat

Ayat 26
وَمَثَلُ كَلِمَةٍ خَبِيثَةٍ كَشَجَرَةٍ خَبِيثَةٍ اجْتُثَّتْ مِنْ فَوْقِ الْأَرْضِ مَا لَهَا مِنْ قَرَارٍ
Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikitpun

Ayat 27
يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ ۖ وَيُضِلُّ اللَّهُ الظَّالِمِينَ ۚ وَيَفْعَلُ اللَّهُ مَا يَشَاءُ
Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki

Anak yang lemah, akan mudah roboh, mudah galau, dan mudah stres. Ciri anak yg lemah dia mudah sekali putus asa. Inilah zaman yg akan kita hadapi, zaman Cyber, maka diperlukan bekal ilmu yang baik dalam mempersiapkan generasi yg tangguh. Agar tidak menciptakan generasi yang mudah ikut apa yg dikatakan orang.
Generasi Cyber :
– disebut juga dengan I-Generation, generasi Z, generasi Net, generasi Internet.
– Lahir pada tahun 1995 keatas dan identik dengan era digital.
– Ciri-ciri :

Fasih teknologi
Jaringan sosial via media
Pada zaman ini sulit kita temukan anak yang tidak memiliki sosial media. Minimal pasti punya facebook, twitter, ataupun path.

Punya jaring sosial Multitasking
Akibatnya membuat anak tidak fokus.
==> Naik motor sambil balas sms,
==> Setelah shalat yang dicari HP, dzikir sambil buka whatshapp.
Yg mana jika hal ini dibiarkan akan sangat membahayakan.

Instan
Apapun inginnya selalu instan, makanannya instan. Dan orang tua pun terbawa dalam situasi ini. Dalam mendidik anak maunya juga instan, apapun yang instan tidak akan bertahan lama dan tidak baik. Orang tua ingin menyulap anaknya menjadi baik dalam seketika, padahal untuk membentuk karakter yang baik pada anak itu diperlukan proses. Karena terbawa situasi ini, akhirnya orang tua tidak mau melewati proses tersebut. Anak bandel sedikit, langsung ingin dimarahi ataupun di-pesantren-kan. Padahal orang tua sangat berperan penting dalam proses pembentukan karakter anak. Dan dalam melewati proses ini orang tua harus sabar dan sangat diperlukan ilmu.

# Fenomena saat ini yang sering terjadi seorang ibu tidak siap utk menyusui anaknya. Belum 2 tahun sudah ingin disapih, atau diberikan susu melalui botol sehingga hubungan batin ibu dan anak kurang dekat. Padahal saat menyusui anak itulah moment yg sangat penting untuk menjalin hubungan batin antara anak dan ibu.

# Orang jadi lebih suka mendapat gelar yang banyak dengan waktu yg cepat daripada mendapat ilmu yg banyak. Kalau perolehan tersebut diiringi dengan proses yang bagus tidak masalah. Artinya dalam mendapatkan gelar tersebut kita menjalani prosesnya dengan baik tidak hanya asal cepat. Sehingga dengan perolehan tersebut membuat kita semakin bermanfaat.

# Dalam menghafal Al Quran pun juga tidak bisa instan, karena Al Quran diturunkan secara berangsur-angsur. Al Quran bukan hanya untuk selesai dihafalkan, namun untuk dipelajari, ditadabburi, dan dijadikan sebagai sarana untuk belajar akhlak. Sehingga akhlak kita mencerminkan seorang penghafal Al Quran.

Dampak kualitas generasi Cyber
1- Menjadi Asosial
Ada kejadian mengelak, karena cuma diajari untuk ‘ngelike’ dan komentar. Kurang peka dalam tindakan.
2- Terburu-buru dan menjadi tidak teliti
3- Tidak tangguh dalam proses, gampang putus asa
Karena terbiasa di gadget jika tidak suka tinggal hapus, tidak suka group langsung left.
4- Techno Junkies
Lebih takut kehilangan gadget daripada orangtua
Kalau dulu sandang, pangan, papan. Sekarang menjadi sandang, pangan, pulsa, paket data.
–> Rela lapar demi pulsa
5- Konsumtif
Mengikuti pola perkembangan teknologi, namun tidak mengukur gaji orang tua.
Ketika orang tua tidak mampu memberikannya, maka dia rela untuk menjual diri.
Naudzubillah..
“Anak menjadi takut sendiri dalam kebenaran daripada beramai dalam kemaksiatan.”
“Islam asal mulanya asing, sampai akhirnya pun akan asing.”
Kita harus menyiapkan anak untuk menghadapi tantangan. Jangan membiarkan anak dengan yg manis karena dia akan mengalami stroke jiwa : tidak siap menghadapi realitas. Collapse, yaitu ketika realitas tidak sesuai dengan harapan.
6- Ikut-ikutan dan mudah dipengaruhi
Mendidik anak tangguh : belajar dari Yusuf AS
Kisah yusuf adalah kisah terbaik
[Q. S. Yusuf : 3] نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ أَحْسَنَ الْقَصَصِ بِمَا أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ هَٰذَا الْقُرْآنَ وَإِنْ كُنْتَ مِنْ قَبْلِهِ لَمِنَ الْغَافِلِينَ
Kami menceritakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al Quran ini kepadamu, dan sesungguhnya kamu sebelum (Kami mewahyukan)nya adalah termasuk orang-orang yang belum mengetahui
1. Disebut terbaik selain karena kisahnya yg paling lengkap dalam satu surat juga memiliki unsur drama yg tinggi
2. Memiliki pesan yg kuat akan kemampuan seorang hamba dalam melewati ujian
Seseorang dikatakan tangguh, apabila mampu menghadapi ujian dalam 3 hal (Merujuk kisah Yusuf AS) :
1. Ujian dalam situasi sulit, yaitu ketika hampir dibunuh oleh saudara kandungnya, karena merasa iri. Saudaranya cemburu karena Yusuf AS paling disayangi oleh ayahnya.
2. Ujian syahwat, yaitu ketika digoda oleh Zulaikah
3. Ujian kemarahan, saat bertemu kembali dengan saudaranya, yang dulu pernah ingin membunuhnya, namun beliau tidak membalas dan mencacinya. Hal ini menunjukkan kematangan emosional.
Yusuf Pemuda Tangguh
Tangguh dalam melewati Ujian Syahwat
[Q. S. Yusuf : 24] وَلَقَدْ هَمَّتْ بِهِ ۖ وَهَمَّ بِهَا لَوْلَا أَنْ رَأَىٰ بُرْهَانَ رَبِّهِ ۚ كَذَٰلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ ۚ إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ
Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusufpun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andaikata dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya. Demikianlah, agar Kami memalingkan dari padanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih

# Yang dialami oleh Yusuf AS adalah ujian yg paling berat. Bukan hanya ujian berupa beratnya penderitaan. Namun juga tentang perjuangan menjaga kesucian dari melawan syahwat yang menggoda.

# Yusuf AS asalnya dari Palestin, kemudian dibuang oleh saudaranya, yang kemudian terbawa ke Mesir.

# Di negeri orang , ketika orang ingin berbuat maksiat, itu bebas, lebih mudah, karena merasa tidak ada yang mengenalnya. Sedangkan ketika di negeri sendiri pasti mikir, karena malu terhadap orang yg mengenalnya.

# Seseorang dikatakan tangguh saat menghadapi ujian justru bukan saat dirumah ataupun di pesantren. Namun ketika dilingkungan yg heterogen, kita bisa menghadapi atau tidak.

Nabi Yusuf AS, menghadapi ujian syahwat yg berat, karena ia digoda:
1. Di negeri orang, jauh dengan keluarga, orang di sekitar tidak ada yg mengenalnya.
2. Oleh wanita yg sangat cantik, Istri pembesar yg punya otoritas. Jika tidak dituruti maka akan dibunuh atau dipenjarakan.
Ciri pemuda tangguh : Tidak mudah memakai fikih darurat ketika terdesak dalam suatu masalah/ujian.
3. Dalam keadaan terdesak dan terpaksa
4. Digoda di ruangan yang sepi dan dikunci.
5. Yusuf AS pun memiliki gejolak nafsu, ia menyukai wanita tersebut. Hal ini membuktikan bahwa Yusuf AS, normal.
==> Kelima hal tersebut tentu saja tidak mudah untuk dilalui oleh seseorang. Banyak kita mendengar dan menyaksikan anak muda terjerumus dalam perilaku seksual yang diharamkan. Pacaran dijadikan sarana untuk menyalurkan syahwat kepada lawan jenisnya. Tidak hanya dilakukan dalam ruangan yg sepi, terkadang mereka pun tanpa malu melakukannya di tengah keramaian.
Yusuf AS, adalah manusia pilihan. Ia memiliki wajah yang tampan diatas rata-rata dan mempesona banyak wanita. Namun ia tidak menjadikannya sebagai sarana untuk memperdaya wanita demi kepuasan syahwatnya. Ia begitu sungguh-sungguh dalam menjaga kehormatan dirinya.

Bagaimana cara Yusuf AS membebaskan dari ujian ini?
Mendapat petunjuk Allah SWT,

1# Ibnu Jarir, Ibnu Abi Hatim, Abusy Syekh meriwayatkan dari Qotadah dalam ayat yang berbunyi {لَوْلا أَنْ رَأى بُرْهَانَ رَبِّهِ } ia berkata : Yusuf melihat tanda kekuasaan Rabb-nya, yang dengan izin-Nya, Allah SWT jauhkan ia dari maksiat; telah disampaikan kepada kami bahwa muncul wajah Ya’qub yang sedang menggigit kedua jarinya seraya berkata: Yusuf! Apakah kau hendak mengerjakan amalnya orang-orang yang bodoh, padahal dirimu telah tercatat sebagai salah satu Nabi! Maka itulah petunjuk yang dimaksud dan Allah SWT mencabut setiap syahwat yang ada di setiap persendiannya

2# Muhammad bin Sirin berkata: Ya’qub alaihis salam terlihat sedang menggigit kedua jarinya sambil berkata: Yusuf bin Ya’qub bin Ishaq bin Ibrahim Khalilur Rahman (Kekasih Allah yang Maha Rahman), namamu tercatat di antara para Nabi, sementara kamu sekarang melakukan perbuatan orang-orang bodoh.
Keterangan diatas memberikan gambaran kepada kita bahwa sosok Ya’qub sebagai seorang ayah memiliki hubungan yg sangat dekat dengan anaknya. Bahkan dalam situasi darurat ia masih menjadi pengingat bagi anaknya untuk menjaga kesucian dan kehormatannya. Nasehat yang diberikan begitu membekas dalam ingatan sehingga terpancar dengan jelas di depan Yusuf AS sosok wajah ayahnya. Padahal sang ayah terpisah jauh darinya. Yusuf berada di Mesir sedangkan ayahnya berada di negeri Syam.
Peran AYAH dalam membentuk anak tangguh :
1- Kedekatan hubungan di masa kecil-ikatan batin yg kuat AYAH dan anak
2- Ditandai dengan cerita akan mimpi yg sifatnya privat
[Q. S. Yusuf : 4] إِذْ قَالَ يُوسُفُ لِأَبِيهِ يَا أَبَتِ إِنِّي رَأَيْتُ أَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ رَأَيْتُهُمْ لِي سَاجِدِينَ
(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku
Yusuf memanggil ayahnya : yaa Abati,
Kenapa memakai kata Abati ?
Dalam bahasa arab Abi adalah panggilan untuk ayah dalam jarak dekat, sedangkan Abati untuk jarak jauh, yg menandakan sangat rindunya.
Lalu dalam kisah Yusuf tersebut terjadi dalam jarak dekat, namun kenapa memakai kata Abati?
Hal ini menunjukkan bahwa sangat rindunya Yusuf AS dengan ayahnya, walaupun dalam jarak dekat. Masya Allah, sosok AYAH yg dirindukan walaupun jaraknya dekat, hal ini menunjukkan begitu dekatnya seorang Ya’qub AS dengan anaknya.
3- Ada cerita mimpi. Sejatinya ketika anak cerita mimpi, berarti tidak ada privasi antara AYAH dan anak.

Tugas orang tua di era Generasi Cyber
1- Menjebol privasi remaja
2- Privasi di kalangan remaja sejatinya membunuhnya
3- Anak remaja butuh bimbingan meski merasa sudah dewasa karena masih minim pengalaman
4- Menjalin kedekatan sedini mungkin
5 masa krisis seorang anak, dimana masa-masa ini sosok seorang AYAH sangat berperan :
1. Awal sekolah
2. Menjelang pubertas
3. Pubertas
4. Persiapan nikah
5. 5 tahun pertama usia pernikaan
–> AYAH berperan penting sebagai penyelamat.
–> Nasehat seorang AYAH akan membekas hingga anak beranjak remaja. AYAH akan dijadikan rujukan pertanyaan. Ayah yang tidak dekat dengan anaknya maka siap-siap mendapatkan menantu yg menyesakkan hati.

Peran IBU dalam era Generasi :
– Memberikan rasa nyaman, sebagai magnet yang membuat anak ingin pulang sedangkan AYAH sebagai pemandu dan pagar dalam menghadapi tantangan dunia luar
– Petaka pertama pengasuhan : ketika ibu tidak lagi dirindukan
– Tugas ibu : dirindukan oleh anak
– Miliki skill agar dirindukan
– Ikatan ibu dan anak kurang dekat : ditandai dengan ibu yg salah dalam memberikan ASI. Disapih ketika belum waktunya, jarang dipeluk, memberikan susu melalui botol.

Menjadi ibu yang dirindukan, harus memiliki 3 skill :
1. Bisa memasak
2. Bisa memijat
Memberikan sentuhan kehangatan kepada anak, karena dengan memijat ini bisa dijadikan sebagai jalan untuk bercerita antara anak-ibu, momen menjalin kedekatan.
3. Bisa menjadi pendengar yg baik [islamedia]

Kami adalah dokter pejuang pelayan rakyat bukan hamba BPJS


Ratusan dokter yang tergabung dalam Dokter Indonesia Bersatu berunjuk rasa di depan Istana Negara. Mereka memulai aksi dengan long march di Jl Medan Merdeka Barat menuju Jl Medan Merdeka Utara.

Aksi dilakukan pada Senin (29/2/2016) pukul 09.30 WIB. Para dokter dengan jas putih membawa spanduk. Ada tiga mobil ambulans yang mengiringi rombongan dokter ini.


'Kami adalah dokter pejuang pelayan rakyat bukan hamba BPJS…', 'Kenapa pegawai BPJS asuransinya bukan BPJS?'. Demikian spanduk yang dibawa para dokter ini.

Ikat kepala berwarna oranye dipakai para dokter ini. Aksi para dokter dijaga petugas kepolisian. Arus lalu lintas dari Medan Merdeka Barat menuju Jl Gajah Mada cukup tersendat karena aksi ini.
[detik]

Luar biasa, AS Anggarkan 4,8 Milyar Dolar/Tahun Untuk ‘Bantai’ Rakyat Palestina



Israel kembali meminta kepada AS untuk menambah anggran militer negaranya sebesar 800 juta dolar untuk setiap tahunnya. Jumlah itu akan lebih besar lagi dimana Negara Yahudi itu saat ini telah mendapat jatah milyaran dolar dolar dari AS sebagai pantuan Cuma-Cuma bagi Israel.

Sebagai Negara Yahudi yang dianggap banyak mengendalikan kebijakan Amerika, Israel mendapatkan banyak sumbangan dana dari Negara super power itu terutama dalam kemiliteran dan pembangunan Negara. Sumbangan dana akan lebih besar lagi mengingat banyak perusahaan raksasa di AS yang secara teratur menyumbangkan setiap persen dari untung perusahaannya.

Koran Yisrael Hume yang berbahasa Ibrani melaporkan, pemerintah Amerika menyetujui permintaan Israel untuk menambah anggaran militer negaranya sebesar 800 juta dolar tiap tahunnya dengan syarat, Israel tidak menghadap kongres Amerika untuk meminta pertambahan ini.

AS bantu israel dalam edisi Ahad (28/2) koran ini melansir pernyataan pemerintah Amerika yang menyepakati tambahan anggaran militer Zionis hingga 800 juta dollar. Dengan tambahan ini, maka anggaran militer Israel pertahunnya mencapai 4 milyar dollar, sebagaimana dilaporkan situs militer Israel.

Pemerintah Israel meminta pertambahan ini hingga anggarannya mencapai 4 milyar 500 juta dollar pertahunnya selama kurang lebih 10 tahun. Penambahan ini menyusul janji Washington yang akan mengganti ongkos pengamananya setelah terjadinya kesepakatan soal Nuklir Iran.

Amerika adalah negara dengan penyumbang terbesar bagi militer Israel disamping negara-negara lainya di dunia. Tak kurang dari 150 negara menyumbang tiap tahunnya kepada Israel. [muslimdaily]

LGBT Masih Merajalela, Kini Giliran Postingan Ustadz Felix Siauw yang Dihapus Facebook



Setelah sebelumnya akun penulis Tere Liye yang mendapat ancaman terkena blokir, kini giliran postingan dari penulis lainnya  yaitu Felix Siauw  yang dicabut paksa oleh pihak Facebook. Pasalnya, postingan tersebut terkait dengan isu yang masih santer saat ini yaitu LGBT.

Penulis yang juga merupakan aktifis dakwah ini mengungkapkan dalam akun Facebook pribadinya, Sabtu (27/2/2016). Berikut tulisnya:


Pagi-pagi buka FB, dapet catetan dari mimin FB, bahwa ada postingan foto saya yang dicabut paksa oleh mimin, dan setelah saya cek, sesuai dugaan bahwa postingan itu adalah tentang homo, lesbi, banci.

Ini risiko berdakwah tapi di daerah kekuasaan orang lain hehehe.. Ya sudah, selagi nggak haram dan masih bisa dimanfaatkan untuk berdakwah dan menebar kebaikan, kita lanjut terus posting yang bermanfaat.

Berarti ada beberapa pelajaran yang harus diambil.

1. Ancaman kaum homo, lesbi, banci ini didukung oleh kampanye global, terencana, dan jelas ditujukan untuk merusak, dan yang harus diingat, benci perbuatannya, selamatkan pelakunya

2. Pelajari betul agama, pahami betul bahwa bila Allah sudah menentukan suatu hal halal-haram, berarti itulah kebenaran, pahami betul agama, karena itu akan melindungi keluarga dan anak-anak kita

3. Pelajari faktanya dan pahami bahwa tidak ada urusan keturunan dalam soalan homo, lesbi, banci ini, itu urusan pilihan, dan berarti bisa disembuhkan

4. Perkuat keluarga dan fungsi-fungsi pendidikan dalam keluarga, agar anak-anak bisa dibesarkan dengan cara Islami, orangtua bukan hanya sekedar induk, tapi pendidik dan pembina yang utama, kembali lagi, ‪#‎YukNgaji Islam

Postingan saya yang dihapus masih bisa diakses di akun-akun saya yang lain di Instagram, Twitter dan G+. (muslimahzone.com)

12 Tanda Amerika Berada Diambang Kehancuran



Amerika sedang mengalami kemunduran, dan kemunduran itu terjadi dalam banyak aspek/indikator yang amat penting. Meski sumbu api terus bergerak mundur menuju titik nol, namun para pengambil keputusan belum juga menyadari akan fenomena deklinasi itu yang bisa jadi merupakan ancaman eksistensial yang sesungguhnya. Sebuah tulisan ilmiah-akademik dengan didukung oleh data-data yang pernah terpublikasi akan memaparkan fenomena tersebut.

Perhatikan hal-hal berikut:

Tingkat kemiskinan anak-anak di Amerika lebih parah dibandingkan dengan di negara berkembang manapun, termasuk Yunani, yang notabene ekonominya hancur akibat krisis mata uang Euro, dan sejumlah negara Eropa Timur lainnya seperti Polandia, Lithuania, dan Estonia.
Kekayaan rata-rata orang dewasa di AS adalah US$ 39 ribu menempati urutan ke-27 di seluruh dunia, berada di belakang Siprus, Taiwan, dan Irlandia.
Bahkan jika diukur dengan indikator “kepuasan hidup”, Amerika hanya berada di urutan 12 di belakang Israel, Swedia, dan Australia.

Secara keseluruhan, tingkat kekayaan/kemakmuran per kapita Amerika, standar kesehatan dan pendidikannya  saat ini berada pada level “biasa-biasa aja” bagi sebuah negara superpower dan yang memiliki industri maju. Termasuk parameter kesejahteraan, persepsi warga negara terhadap korupsi, kualitas dan biaya pelayanan publik yang mendasar, juga sedang mengalami pergeseran. Bahkan kata penulis, anggaran yang seharusnya digunakan untuk biaya perawatan kesehatan dan pendidikan terpaksa dipangkas untuk mendanai operasional pemerintahan yang gemuk dan tidak efisien, sementara hasil jangka panjang masih jauh dari kelihatan.

“Kami melihat dari berbagai indikator yang sangat luas, termasuk juga indikator secara  individual,” kata Hershey H. Friedman, salah seorang penulis sekaligus professor di Brooklyn College, City University of New York (CUNY). Tanda-tanda yang dianggap paling berbahaya menurut mereka adalah, semakin meningkatnya kesenjangan dalam hal pendapatan dan kekayaan, di mana hal itu akan memperlambat pertumbuhan (ekonomi) dan juga berpotensi memicu ketidakstabilan.

“Kapitalisme (memang) telah berhasil secara mengagumkan,” kata Friedman dan juga penulis lain bernama Sarah Hertz dari universitas Empire State College di Saratoga Springs, New York. Tetapi kapitalisme itu tumbuh berkembang dengan sangat bebas seperti predator, memangsa, dan sangat eksklusif, sehingga pada hakekatnya tidak lebih dari kapitalisme-kroni. Saat ini, “Negara-negara seperti Qatar dan Rumania, – bisa jadi anda tidak pernah mengira – , lebih baik daripada negara kita”, kata Friedman. Sementar itu Hertz menambahkan, “Anda bisa menjadi sebuah kekuatan kelas dua dengan sangat cepat”.

Untuk lebih meyakinkan, perlu diketahui bahwa perdebatan mengenahi apakah Amerika sedang berada pada fase kemunduran sudah mengemuka sejak beberapa tahun yang lalu. Dewan Intelijen Nasional AS sendiri mengatakan dalam laporannya mengenahi trend global, bahwa satu dasa warsa ke belakang kekuatan Amerika mengalami grafik yang menurun. Sementara beberapa stake-holder lain memaparkan:  secara militer AS sudah kewalahan, secara teknologi tidak siap, secara keuangan sangat berisiko, sementara di sisi lain Amerika tidak cukup dinamis untuk mampu menghadapi para kompetitor baru yang berpengaruh.

Sejumlah pihak mencoba membantah argumentasi mengenahi kemunduran Amerika, dan menganggap bahwa hal itu terlalu dilebih-lebihkan. Mereka beralasan karena stok-pasar Amerika, kekuatan produksi, pertumbuhan penduduk, dan energi domestik terus mengalami booming.

Namun para penulis secara meyakinkan telah mengumpulkan data-data “prestasi Amerika” yang sebelumnya sudah pernah terpublikasi secara luas yang mencerminkan realita masyarakat Amerika dan gambaran faktual bahwa trend-deklinasi (kemunduran) itu memang ada, sebagai berikut:

1. Kekayaan Rata-Rata Per Orang Dewasa
Peringkat AS: 27 dari 27 negara berpenghasilan tinggi

Orang-orang Amerika barangkali merasa seperti pemimpin dunia, tetapi Spanyol, Siprus, dan Qatar memiliki kekayaan rata-rata (per kapita) lebih tinggi dari kekayaan per kapita Amerika (sekitar US$ 39.000). Demikian juga dengan banyak negara di Eropa dan negara-negara indutri lainnya memiliki kekayaan per kapita yang lebih tinggi dari negara “pemimpin dunia” itu. Sementara, pendapatan (income) rata-rata per kapita di AS (US$ 18.700) juga relatif rendah dan tidak pernah beranjak dari angka tersebut sejak tahun 2000. Saat ini, penghasilan (income) kelas menengah di Kanada lebih tinggi.

2. Pendidikan dan Keterampilan
Peringkat AS : 16 dari 23 negara

Dalam satu survey mengenahi tingkat keterampilan oleh Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) yang meneliti negara-negara Eropa dan negara maju lainnya menempatkan AS pada posisi mendekati juru kunci. Dalam laporannya “Skills Outlook 2013”, AS menempati rangking ke-16 dalam hal keterampilan baca tulis orang dewasa, rangking ke-21 dari 23 negara dalam hal keterampilan berhitung numerik, dan menempati urutan ke-14 dalam hal kemampuan problem-solving. Sejumlah tempat di universitas-universitas prestisius Amerika masih banyak diminati. Namun pendidikan tinggi yang selama ini pernah menjadi cara efektif untuk keluar dari kemiskinan di Amerika, kini tidak lagi menjadi pilihan, paling tidak bukan bagi para mahasiswa minoritas dan yang berpenghasilan lebih rendah. Penulis mencatat keadaan mahasiswa, sebagai contoh, hari ini 80% mahasiswa kulit putih belajar di 500 sekolah ataupun universitas terbaik versi Baron’s, majalah bisnis mingguan terkemuka Amerika. Sementara 75% mahasiswa kulit hitam & Latin belajar dan hanya mengambil program kuliah 2 tahun atau di universitas terbuka (diluar 500 universitas/sekolah terbaik versi Baron’s tersebut). Para pelajar/mahasiswa yang relatif miskin peluangnya jauh lebih kecil untuk mampu menempuh gelar sarjana.

3. Akses dan Kecepatan Internet
Peringkat  AS : 16 dari 34 negara

Akses broadband menjadi sedemikian penting bagi perkembangan dan kemajuan di bidang industri. Namun di Amerika Serikat, penetrasinya rendah dan kecepatan internet relative lambat dibanding dengan negara-negara makmur lainnya. Meskipun biaya internet di Amerika termasuk mahal sebesar US$ 0,53 jika dibandingkan dengan di Jepang, sebagai contoh, yang hanya US$ 0,04 per megabit per detik. Menurut hemat penulis, masalahnya barangkali ada pada terlalu banyaknya konsentrasi sementara minim kompetisi di dunia industri.

4. Kesehatan
Peringkat AS : 33 dari 145 negara

Ketika meneliti aspek kesehatan warga negara, di negara-negara berpenduduk minimal satu juta orang, posisi Amerika berada di bawah banyak negara-negara makmur lainnya. Saat ini, lebih banyak wanita Amerika yang meninggal saat hamil dan melahirkan, menurut penulis mengutip hasil penelitian Lancet. Rasio kasus ibu meninggal saat melahirkan sebesar 18,5 untuk setiap 100.000 proses kelahiran di AS. Sementara tingkat kematian ibu melahirkan di Arab Saudi dan Kanada hanya setengah dari angka tersebut.

5. Rakyat Hidup Di Bawah Garis Kemiskinan
Peringkat  AS : 36 dari 162 negara, di bawah Maroko dan Albania

Menurut data resmi terbaru sensus di Amerika, 14,5% orang-orang Amerika hidup dalam kemiskinan, yaitu sekitar 45,3 juta orang. Meskipun memang definisi kemiskinan masing-masing negara ada perbedaan, prosentase penduduk miskin di Amerika itu lebih besar daripada di Maroko dan Albania. Kelompok usia tua memiliki jaminan sosial, yang otomatis akan menambah beban biaya hidup yang harus ditanggung oleh negara. Kata penulis, ada peningkatan yang lebih baik, bahwa hari ini kelompok usia tua yang hidup dalam kemiskinan lebih sedikit dengan rasio 1 banding 10, jika dibanding dengan 50 tahun yang lalu di mana rasionya 1 banding 3. Kemiskinan juga menurun di kalangan masyarakat Afro-Amerika. Kemiskinan di Amerika hari ini lebih banyak terjadi pada fase utama masa kerja mereka, atau di kalangan rumah tangga di mana ibu sebagai orang tua tunggal.

6. Anak-Anak Yang Hidup Dalam Kemiskinan
Peringkat AS : 34 dari 35 negara

Kriteria kemiskinan anak-anak  menurut UNICEF – relatif terhadap taraf kehidupan rata-rata anak di setiap masyarakat – posisi Amerika berada di bawah, hanya satu tingkat di atas Rumania, bahkan di saat rata-rata orang Amerika secara umum enam kali hidup lebih kaya daripada orang Rumania. Anak-anak di seluruh Eropa, Kanada, Australia, Selandia Baru, dan Jepang keadaannya lebih baik daripada nasib anak-anak di Amerika.

7. Kesenjangan Pendapatan
Peringkat  AS : Menempati posisi ke-4 dalam hal kesenjangan tertinggi di dunia

Para penulis menjelaskan bahwa kesenjangan terparah ada di negara-negara Chili, Meksiko, Turki, dan AS. Merujuk pada formula atau koefisien Gini, parameter umum kesenjangan, dan data dari Wall Street Journal/ Mercer Human Resource Consulting, mereka mengatakan kesenjangan ini memperlambat pertumbuhan ekonomi, menghalangi peluang bagi generasi muda, dan akhirnya bisa mengancam masa depan sebuah bangsa, sebagaimana paparan dalam tayangan video OECD. Tingkat kesenjangan penghasilan/pendapatan yang lebih parah juga ditunjukkan dengan rasio atau perbandingan penghasilan rata-rata antara direktur pejabat eksekutif tertinggi sebuah perusahaan dengan gaji rata-rata para pekerjanya. Rasio kesenjangan tersebut terus merangkak dari 24:1 pada tahun 1965 menjadi 262:1 pada tahun 2005.

8. Jumlah Penghuni Penjara
Peringkat  AS : Amerika juara I dari 224 negara

Lebih dari 2,2 juta orang Amerika hidup sebagai narapidana di penjara. Berikutnya, ada Cina di urutan kedua dengan jumlah penghuni penjara mencapai 1,66 juta orang.

9. Tingkat Kepuasan Hidup
Peringkat AS : 17 dari 36 negara

Para penulis mengemukakan bahwa skor/tingkat kebahagiaan orang Amerika berada di level menengah. Hal itu merujuk pada indeks OECD Better Life. Indeks ini mengukur bagaimana masyarakat mengevaluasi kehidupan mereka secara keseluruhan, bukan bagaimana perasaan mereka saat ini. Orang-orang di Selandia Baru, Finlandia, dan Israel memiliki tingkat kepuasan hidup lebih tinggi. Laporan badan dunia PBB juga memberikan data yang sama.

10. Korupsi
Peringkat AS : 17 dari 175 negara

Barbados dan Luksemburg berada di atas Amerika dalam hal persepsi warga negaranya terhadap korupsi. Orang-orang Amerika menganggap negara mereka “agak korup”, sebagaimana catatan penulis yang didasarkan pada Transparansi Internasional, sebuah lembaga non-profit yang berbasis di Berlin. Dalam satu penelitian yang terpisah, banyak warga negara Amereka yang mengatakan bahwa para politisi tidak mencerminkan atau mengabdi untuk kepentingan mayoritas, sebaliknya mereka bias dan cenderung membela kepentingan para pelobi perusahaan dan kepentingan orang-orang super kaya. Para penulis berargumentasi, “Kelompok-kelompok yang punya kepentingan khusus secara bertahap mengubah Amerika Serikat menjadi sebuah negara oligarki di mana negara hanya membela kepentingan dan kebutuhan orang-orang kaya saja”.

11. Stabilitas
Peringkat  AS : 29 dari 178 negara

Indeks Negara Dalam Keadaan Rapuh memasukkan/mempertimbangkan faktor-faktor seperti kesenjangan, korupsi, dan perpecahan/faksionalisme. Dalam hal ini posisi AS berada di bawah Portugal, Slovenia, dan Islandia.

12. Indeks Kemajuan & Perkembangan Sosial
Peringkat AS : 16 dari 133 negara

Ukuran dan parameter lebih luas mengenahi kesejahteraan sosial, indeks ini terdiri dari 52 indikator ekonomi seperti akses terhadap air bersih dan udara, akses terhadap pendidikan lanjutan, akses terhadap ilmu pengetahuan dasar, dan keselamatan. Negara-negara dengan prestasi yang melampaui Amerika di antaranya Irlandia, Inggris, dan Kanada.

Di bagian akhir paparannya, Friedman mengajukan rekomendasi retoris, “Jika Amerika ingin kembali menjadi hebat, kita harus memulai dengan memperbaiki banyak hal”. [panjimas]

Soroti Kasus Pernikahan Gay di Bali, Wagub Bali: Agama Manapun Tak Membenarkan Pernikahan Sesama Jenis



Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta meminta masyarakat di daerahnya untuk tidak cuek dan dapat berperan aktif dalam melaksanakan berbagai program pembangunan. Sudikerta menyampaikan orasinya di Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS) di Denpasar, Ahad (28/2).

Sudikerta pun mengomentari soal fenomena lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) yang belakangan menjadi topik hangat. "Persoalan ini tak bisa disikapi secara emosional. Selain faktor dari dalam diri mereka sendiri, lingkungan juga akan sangat membantu proses penyembuhan mereka," katanya.

Selain penyimpangan norma kesusilaan itu, Sudikerta juga menyoroti prosesi pernikahan sejenis yang berlangsung pada sebuah hotel di Bali dan terpublikasi di media beberapa waktu yang lalu. "Ajaran agama manapun tak membenarkan pernikahan yang dilakukan sesama jenis," katanya. (Pangdam: Kelompok LGBT Harus Ditolak).

Karena itu, kata dia, masyarakat dan lingkungan sekitar tidak boleh melakukan pembiaran terhadap tindakan seperti itu. "Selain itu, kami berharap adanya penerapan sanksi berat sesuai regulasi yang berlaku," katanya. [republika]

Mantan Direktur CIA Klaim Terjadinya Perubahan Total di Kawasan Timur Tengah



Seorang   mantan   Direktur CIA (Central Intelligence Agency), Badan Pusat Intelijen Amerika baru-baru ini mengatakan bahwa perjanjian-perjanjian   internasional yang dibuat setelah peristiwa Perang   Dunia ke-2 (World War II) mulai berantakan, dan ini dapat mengubah garis-garis perbatasan beberapa Negara di kawasan Timur Tengah.

“Apa yang kami lihat   di sini   adalah proses perubahan mendasar tatanan dunia internasional,” kata Michael Hayden kepada CNN

“Kami melihat pasca Perang Dunia ke-2, berubah totalnya sistem liberal Bretton Woods Amerika. Kami secara pasti melihat   berubahnya garis-garis   perbatasan jika dilihat sejak perjanjian Versailles dan Sykes-Picot.

“Saya sangat gemar mengatakan bahwa Irak tidak ada lagi, Suriah tidak ada lagi; wilayah mereka tidak akan kembali seperti semula. Lebanon   tertatih-tatih dan   Libya   sudah lama hilang. ”

Michael Hayden menggambarkan situasi tatanan dunia internasional saat ini sebagai sebuah “momen tektonik”. “Dan dalam situasi layaknya pergeseran tektonik   itu, kita kemudian juga sedang menghadapi   perang   melawan   terorisme; ini adalah   situasi   yang   sangat   kompleks. ”

Dia menjelaskan bahwa ada 2 front dalam   peperangan hari ini. “Cara saya berpikir tentang hal ini, kami orang Amerika dengan latar belakang militer   kita, menyebut salah satu elemen sebagai pertempuran jarak dekat (Close Battle) dan elemen   yang lain   adalah pertempuran jarak jauh mendasar (Deep Battle). “Close Battle” adalah yang Anda dan saya dapat   melihat   setiap harinya, itulah fragmentasi panas melawan   orang-orang   yang telah yakin bahwa mereka ingin datang membunuh kami (AS), dan   terus terang, kami   cukup   baik   pada pertempuran   yang satu itu. ”

Namun, ia mengatakan   bahwa AS “tidak bagus” dalam   hal pertempuran dalam “Deep Battle”. “Itulah tingkat jumlah   produksi orang-orang yang ingin datang   membunuh kami (Warga AS) di   3, 5   atau 10 tahun mendatang. Secara mendasar, masalahnya disana   adalah   itu bukanlah pertempuran kami. ” [panjimas]

STANDAR GANDA ISTILAH TERORISME


Oleh: AAB_Elkarimi
Portal berita CNN pada Kamis (18/2) merilis berita terkait ungkapan Anas Saidi yang berujar bahwa radikalisme ideologi telah merambah dunia mahasiswa melalui proses Islamisasi. Lebih jauhnya Anas mengatakan: “radikalisme ideologi jika tidak dicegah dari sekarang bukan mustahil Negara akan porak poranda dan dipecah karena perbedaan ideologis”. Hal ini diungkapkan saat diskusi Membedah Pola Gerakan Radikal, di Gedung LIPI, Jakarta, (cnnindonesia.com)
Meninjau ungkapan tersebut, kiranya kita tak bisa hanya mengangguk mengamini. Pasalnya hingga kini term radikalisme ini belum terurus secara jelas terkait objek sasaran yang dituju. Di samping itu, definisi radikal sebetulnya punya kecenderungan bebas nilai (bisa baik/buruk), namun manakala makna ini dimobilisasi lewat sebuah badan, didanai secara besar-besaran, dan dipropagandakan dengan giat, maka pergeseran makna radikalisme sudah barangtentu akan menjadi sebuah justifikasi dari penolakan. Ke depan, boleh kita membayangkan bagaimana hal ini akan berdampak pada sikap represif, anti kritik, dan jumud.
                Dalam kajian semantik, bagaimanapun beragam istilah yang ada di dunia ini akan cenderung mengalami pergeseran kata manakala opini publik berubah. Dalam kaitannya dengan istilah radikalisme ideologi, hal ini sebenarnya bukanlah barang mewah yang patut disegani, apalagi ditakuti. Pertarungan dalam merubah opini publik lewat pemikiran merupakan hal yang halal dan biasa. Ini dibuktikan dengan perjalanan sejarah peradaban umat manusia yang sudah banyak berubah.

Adab menuduh radikalis
                Patut kita simak, Dandhy Laksono, seorang jurnalis senior, pernah mengungkapkan “di lapangan, ‘NKRI harga mati’ itu sama menakutkannya dengan ‘kafir halal darahnya’”. Hal ini terkait bagaimana sebuah Istilah diglorifikasi secara lebay hingga membuat kecemasan. Istilah radikalisme ideologi yang berkecenderungan untuk menjustifikasi kelompok tertentu sering salah tuduh. Ini sebuah tindakan yang memalukan. Untuk itu, dalam menuduh radikalis pada seseorang hendaknya membutuhkan adab yang ahsan. Dosa pertama salah tuduh ini manakala kita lalai melakukan klarifikasi. Kedua, malas menggali informasi di lapangan. Ketiga, lalai memahami konteks. Keempat, terlalu mendramatisir. Kelima, tidak berempati pada pihak yang tertuduh. Keenam, anti kritik dan ndablek dalam kesalahan. Ketujuh, tidak pernah ingat untuk ngaca!. Begitulah adab yang ahsan manakala kita ingin memberikan label radikalisme pada suatu gerakan.

Membentengi diri dan mencari solusi
                Saat ini beragam istilah sudah banyak membuat kita cemas; fundamentalis, teroris, radikal, dsb, Sehingga sangat diperlukan sebuah cara bagaimana kita membentengi diri dan menempatkan diri secara proporsional di tegah hiruk-pikuk istilah yang menekan. Bagi kita, tidak perlu ada yang mesti ditakutkan. Satu-satunya rahasia dari menaklukan ketakutan adalah berpikir dengan benar. Nalar kritis yang telah banyak diuji dengan keadaan, dibenturkan dengan beragam teori dan kajian akan membawa kita pada satu kesimpulan bahwa ancaman terbesar dari keutuhan negara Indonesia yang kita cintai ini adalah neoliberalisme dan neoimprealisme. Bagaimana dua faham ini begitu mengancam lewat beragam agenda HAM, emansipasi, feminisme, liberalisasi ekonomi dan yang lainnya, menyebabkan bangsa ini berkemungkinan disintegrasi. Separatisme di Papua harus jadi pikiran kita bersama, begitu pun dengan LGBT, persaingan MEA, agenda hutang Negara dari Cina, tak sangkilnya BPJS, korupsi, dan beragam permasalahan yang melekat di bangsa ini akibat diterapkannya system Demokrasi Kapitalisme.

                Untuk itu, perlu kiranya kita mencari alternatif lain selain Demokrasi Kapitalisme yang telah jelas-jelas semakin hari semakin menyengsarakan rakyat, Islam sebagai agama sekaligus ideologi merupakan alternatif terbaik yang layak dan wajib untuk diperjuangkan. Hanya dengan menyerahkan kedaulatan ditangan hukum syara’ sajalah Indonesia akan tercipta aturan yang terbebas dari kepentingan manusia, sehingga setandar ganda tuduhan terorisme akan dapat dihilangkan dan berganti dengan keadilan yang menenteramkan seluruh rakyat bukan hanya umat islam namun seluruh umat baik muslim maupun nonmuslim. Mari selamatkan Indonesia dengan Syari’ah dan Khilafah

Persekutuan Gereja Larang Pembangunan Masjid Di Wamena Papua Dan Penggunaan Jilbab, Pegiat HAM DIAM



Di Kutip Dari Islamedia.id bahwa Persekutuan Gereja Gereja Jayawijaya (PGGJ) menegaskan penolakanya terhadap pembangunan tempat ibadah Umat Islam berupa Masjid Raya di Jayawijaya.

Penolakan ini disampaikan pada rapat koordinasi antar Forum Kerukunan Umat Beragama(FKUB) Kabupaten Jayawijaya Pemda dan Persekutuan Gereja-Gereja Jayawijaya di gedung Ukumiarek Asso, kamis(25/2/2016).

Dalam pertemuan tersebut Pendeta. Abraham Unirwalu, S,Th mengungkapkan bahwa Umat kristiani menolak secara tegas pembangunan masjid agung Baiturahman.  Abraham mengklaim ada 15 gereja di kabupaten Jayawijaya dan telah dirumuskan dalam 9 pernyataan sikap.

Inilah 9 pernyataan sikap Persekutuan Gereja Gereja Jayawijaya terkait pembangunan masjid Baiturahman yang telah ditandatangani oleh 5 pendeta pengurus PGGJ di Wamena, tertanggal 25 Februarti 2016.


  1. Seluruh dominasi gereja di kabupaten Jayawijaya meminta pemda jayawijaya mencabut/membatalkan ijin membangun masjid Baiturahman wamena.
  2. Panitia pembangunan masjid harus menghentikan pembangunan.
  3. Menutup mushola/ masjid yang tidak memiliki ijin bangunan.
  4. Dilarang pembangunan masjid baru di Kabupaten Jayawijaya
  5. Dilarang menggunakan toa/pengeras suara saat sholat, karena sangat mengganggu ketenangan masyarakat.
  6. Dilarang menggunakan busana ibadah, jubah dan jilbab di tempat umum.
  7. Hentikan upaya menyekolahkan anak- anak Kristen Papua di Pesantren.
  8. Hentikan mendatangkan guru-guru kontrak non kristen.
  9. Demi keharmonisan kenyamanan, dan keamanan agar dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.
Menanggapi hal ini ketua redaksi Poros Media, Ezufatrin mengatakan bahwa dalam kondisi seperti ini pihak pegiat HAM yang selalu lantang, terdiam, tak nampak membela. Nampak sekali bahwa pegiat HAM itu menggunakan standar ganda dalam bertindak jika kaum muslimin yang dirugikan mereka diam, namun jika yang dirugikan bukan kaum muslimin mereka berteriak membela. [Islamedia]

Masih Berani Praktik LGBT di Kampus ini? Siap-siap di DO



Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Prof Masrurah Mokhtar menegaskan bahwa tidak akan mentolerir praktik LGBT dikampusnya, jika ada mahasiswa UMI terbukti LGBT maka kami akan kenakan sanksi Drop Out (DO).

“Jelas di dalam Alquran bahwa penyuka sesama jenis hukumnya haram. Sementara UMI adalah kampus Islam, pasti kita akan ikuti aturan yang ada di dalam Alquran,” ujar Rektor UMI Prof Masrurah Mokhtar sebagaimana rakyatku.com, Sabtu (27/2/16).

Sebelum DO, mahasiswa LGBT akan diberi kesempatan untuk berubah dan pihak kampus akan membimbingnya agar sembuh dari penyakit LGBT. Namun, lanjut jika setelah mendapat pencerahan, mahasiswa tersebut tidak bisa berubah. Maka, menurut dia sanksi paling tegas adalah dikembalikan kepada orang tuanya alias DO.

“Upaya pembinaan harus ada terlebih dahulu, kalau sudah tidakk bisa, terpaksa kami ambil sanksi tegas berupa DO,” kata dia menandaskan. [islamedia]

Hadits Nabi Dianggap Ujaran Kebencian, Ingat! negri Ini Diperjuangkan Oleh Para Ulama, Bukan Para Banci!



by @malakmalakmal 

1. Kalau ada org bilang hadits Nabi saw itu Hate Speech, maka itu adalah Hate Speech thd Islam. 

2. Rasulullah saw adalah manusia terbaik yg pernah Allah ciptakan. Jika ada yg melecehkan beliau, umat Muslim takkan diam.

3. Kalau sampai ada org dilecehkan krn menulis/mengucapkan hadits Nabi saw, maka itu adalah tindak kebencian pd Islam.

4. Kalau hadits Nabi saw dianggap Hate Speech dan Anda diam saja, jgn sebut dirimu Muslim, krn pengakuan itu tak lagi berarti. 

5. Nama Rasulullah saw lebih mahal daripada nyawa kami. Menghina beliau adalah pilihan langkah yg sangat buruk di negeri ini. 

6. Rasulullah saw mencintai umatnya, dan umatnya sangat mencintai beliau. Jika engkau benci beliau, maka kami membencimu. 

7. Sungguh kami tak berani menghadap Allah kelak jika kini kami berdiam diri melihat hadits Nabi saw yg suci dilecehkan orang! 

8. Allah Maha Melihat. Kami tak berani bungkam melihat kekasih-Nya dihina. 

9. Apa yg akan kaupersembahkan di hadapan Allah kelak jika Nabimu dihina dan engkau bungkam? 

10. Negeri ini diperjuangkan oleh fatwa jihad para ulama, bukan para banci! 

11. Apa kontribusi kaum #normalphobia (LGBT) ini utk Indonesia? Knp skrg mereka berani sekali melecehkan Nabi saw? [tolongshare.beritaislamterbaru.org]

Kicauan Mantan Menteri Ini Bikin Gerah Pendukung LGBT



Mantan Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring menjadi sorotan di lini massa twitter. Kicauannya tentang hadits soal larangan perilaku LGBT menjadi trending topic.

#RenunganJumat: Nabi saw bersabda: Siapa yang kalian dapati mengerjakan perbuatan kaum Luth (homoseksual), maka bunuhlah.. HR Ahmad.," tulis Tifatul.

"#RenunganJumat:.. yang berbuat dan pasangannya dan siapa yg menyetubuhi binatang maka bunuhlah dia dan binatang itu ~ HR. Ahmad," kicau Tifatul seperti dikutip dari @tifsembiring, Jumat (26/2/2016).

Sebelum postingan ini, Tifatul menulis bagian awal hadits tersebut, namun sudah dihapus. 

Kicauan ini mendapat tanggapan beragam dari netizen. Ada yang mengkritisi keras, namun tak sedikit yang mendukung. Salah satu yang menolak adalah sutradara ternama Joko Anwar. Joko bahkan menuding Tifatul menyebarkan hate speech.

"Hai @tifsembiring, selamat akan tersangkut hate speech. Silahkan telat pil anda sendiri. Salam. " cuit Joko Anwar dengan mencantumkan surat edaran kapolri soal hate speech.



Tifatul kemudian menjawab tudingan Joko. Tifatul merasa kebingungan dengan tudingan tersebut.

"Mengutip hadits Nabi saw, hate speech ?...opo sik mas...!! " jawab politisi PKS ini.

Tifatul juga mendapat dukungan dari followernya. 

"kalau kalian menganggap isi Al Quran yg disampaikan o/ pak @tifsembiring sebagai "Hate Speech". jangan mengaku sebagai seorang Muslim," bela pemilik akun @giawola.

Sementara itu Ahmad Sahal, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Amerika Serikat turut berkomentar soal kicauan Tifatul tersebut. Dengan akun @sahaL_AS, dia membuat kultwit panjang membantah hadist dan menuding Tifatul ISIS.

"Kalo Pak @tifsembiring hanya pake hadits itu saja, mengabaikan ushul fiqh/ qaidah fiqh, pertanyaan saya: pengen ya ISIS berkuasa di RI?" kata Sahal.



Tifatul menjawab tudingan Sahal. Tifatul protes kicauannya tersebut dikaitkan dengan ISIS.

"Diskusi hadits ini tdk hubungannya dg ISIS, saya tdk setuju dg anda, bhw hadits Sahih itu tdk berasal dr Nabi saw...," bantahnya.

Nama Tifatul, Tifatul Sembiring, Pak Tif dan Tiffie sempat menjadi trending topic di twitter. Isu ini menjadi bahasan panjang di media sosial sejak beberapa pekan terakhir. [atjehcyber]

Indonesia diambang krisis dahsyat, 76% pemasukan pajak hanya untuk cicil utang



Ekonom Indonesia, Fuad Bawazier melihat ekonomi Indonesia diambang krisis dahsyat akibat utang Indonesia terus membengkak. Hasil perhitungannya sebesar 76 persen pemasukan dari pajak hanya untuk membayar cicilan utang dan bunganya.

Dalam catatannya, pada bulan Januari 2016 ini penerimaan pajak, yang merupakan sumber utama APBN, hanya Rp62,2 triliun, sementara pada saat yang bersamaan, negara membayar cicilan utang dan bunganya sebesar Rp47,4 triliun.
“Kita jangan dilengahkan dengan dalih bahwa ratio utang terhadap PDB baru 36 persen, ingat APBN kita semakin sempoyongan membayar kewajiban utang, 76 persen pemasukan dari pajak hanya untuk membayar cicilan utang dan bunganya,” bebernya kepada Aktual.com di Jakarta, Jum’at (26/2).

Lebih lanjut dikatakan Mantan Menteri Keuangan ini, perhitungan pemerintah melakukan pembangunan infrastruktur dengan mengunakan dana pinjaman merupakan tindakan yang membahayakan negara.

“Ini jelas tidak sustainable dan amat membahayakan APBN dan bisa menimbulkan krisis dahsyat,” tegasnya.

Dia menyarankan pemerintah agar menggunakan selisih positif (surplus) keuntungan dari penjualan BBM didalam negeri, diperuntukkan khusus untuk pembangunan infrastruktur, sehingga pemerintah tidak pelu memperbesar utang negara.

“Mekanismenya relatip simpel yaitu Pertamina rutin menyetorkan surplus itu ke Kas Negara, yang penting ada kesepakatan Pemerintah dengan DPR,” sarannya.

Dia menyerukan agar bangsa Indonesia memikul sendiri biaya pembangunan infrastruktur Indonesia.

“Ayo kita pikul sendiri biaya pembangunan Indonesia. Berat sama di pikul dan ringan sama di jinjing,” pungkasnya. [posmetro]

Berikut Klarifikasi Dr Zakir Naik Terkait Kedatangan Beliau Di Indonesia


Di media sosial tersebar tentang informasi kedatangan Dr Zakir Naik ke acara Milad  UMY ke 35 yang rencananya beliau akan mengisi pada tanggal 2 April 2016, namun berikut isi informasi konfirmasi beliau tersebut yang diposting oleh Abdul Malik Badeges di account Facebooknya:

DZN (Dr zakir Naik) sudah menerima undangan dari Yogyakarta tapi belum konfirmasi karena undangan yang pending berjumlah 4000 lebih di mejanya. Pagi ini saya berbincang mengenai rencana tour ke depan, Dubai, Malaysia, Korea. Jadi, Indonesia belum masuk list. Mohon dengan sangat untuk tidak menyebarkan undangan dulu jika memang pihak DZN belum mengkonfirmasi. Sekian. Terima Kasih.

Kantong Plastik Berbayar, Untung Siapa?



Sejak Minggu (21/2), beberapa kota di Indonesia mulai uji coba penerapan kantong plastik berbayar. Program itu digagas buat menekan penggunaan tas plastik saat berbelanja di Indonesia.

Langkah itu sudah diterapkan di beberapa negara lain sejak lama. Bahkan di luar negeri, wadah buat membawa belanjaan sudah digantikan oleh kantong dari kertas.

Alasannya cukup beralasan. Jumlah sampah plastik semakin meningkat saban hari. Masalahnya, bahan itu sangat sulit diurai. Hingga seratus tahun pun terkadang masih tetap ada. Hal itu disadari sangat mengancam kelestarian lingkungan.

Di beberapa daerah, program itu sudah berjalan. Sementara di Surakarta justru ditolak. Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, beralasan hal itu tidak efektif menekan sampah kalau kantong plastik tetap dijual, walau dengan harga murah atau tinggi. Dia menyarankan supaya lebih baik gerai swalayan dan pasar tradisional menjual tas berbahan kain atau dari anyaman bambu, buat benar-benar menggantikan kantong plastik.

Meski begitu, program diet kantong plastik masih diperdebatkan. Pegiat dari Yayasan Peduli Lingkungan Hidup (Yapelh) Tangerang, aturan kantong plastik berbayar tidak akan berdampak terhadap pengurangan sampah plastik.

“Kami kira itu tak akan mempengaruhi persoalan sampah plastik, justru akan menimbulkan pengusaha di bidang tersebut untuk berbisnis, karena kini bukan menjadi tanggung jawab retail atau perusahaan lagi, tetapi langsung konsumen,” kata Direktur Yapelh, Uyus Setia Bhakti, di Kota Tangerang, kemarin.

Menurut Uyus, pemerintah seharusnya mengkampanyekan perubahan gaya hidup atau pola pikir masyarakat, ketimbang harus menimbulkan adanya transaksi baru dan memicu sampah plastik.

“Tetapi seharusnya jangan menimbulkan harga di situ. Sekarang ubah pola pikir masyarakat lah, sampah itu bisa dimanfaatkan, jangan diperlakukan menjijikkan. Harus tahu sejak mau beli, ini plastik akan dibuang di mana, diapakan. Jadi menurut saya seharusnya bikin program kampanye ubah pola pikir masyarakat soal sampah,” lanjut Uyus.

Sampah hasil sisa produksi manusia seperti sampah plastik memang berbahaya. Butuh 350 tahun buat mengurainya.

Apalagi di beberapa daerah, harga dipatok pemerintah dianggap terlalu murah. Meski ada tenggang waktu tiga bulan buat evaluasi, tetapi mestinya pemerintah tanggap dan tidak harus menunggu selama itu jika programnya dirasa tidak berdampak. [mustanir]

Innalillahi, Wanita Ini Sebut Sanggul Lebih Syar'i daripada Hijab



Jejaring sosial belakangan ini dibuat gaduh oleh postingan seorang perempuan setengah baya yang mendiskreditkan muslimah.

Dalam postingan tersebut, perempuan yang bernama Emmy Hafild menyebut, “Aku bersanggul kalau ada upacara adat saja, tapi kalau ada yang mengatakan bersanggul tidak sesuai dengan syariah, saya akan berjihad mempertahankan sanggul, seperti saya berjihad mempertahankan kebaya sebagai busana muslimah Indonesia,” katanya, Selasa (23/2).

Lebih lanjut, ia mengatakan, “Saya tidak mau nenek saya dan ibu saya yg bersanggul dan berkebaya dan merupakan muslimah yang taat dikatakan tidak syariah. Saya berjihad melawan Arabisasi.”

Tentu saja tulisan tersebut menuai protes keras dari net citizen, “Maaf mba Emmy Hafild, saya kira tidak ada yang namanya Arabisasi, karena perintah hijab (menutup aurat) sudah tertulis di kitab suci Al-Quran dan jelas ditulis batasannya seperti apa, jadi bukan budaya arab yg kita tiru ato kita bawa2 ke Indonesia, itu langsung perintah Allah sama seperti perintah sholat dll… tapi semua kembali lagi kepada masing-masing individu untuk melaksanakan perintah Tuhan atau tidak,” tulis Syifa Ahmad Ari dalam komentar status yang sudah dibagi oleh 805 orang.

Allah telah memerintahkan muslimah untuk menutupi auratnya dengan jilbab jelas memiliki tujuan tertentu. Dia memberikan petunjuk kepada manusia bahwa akan ada suatu golongan dari kaum perempuan yang berpakaian–tetapi telanjang.

Dia menurunkan ayat yang berisi perintah wajib kepada muslimah untuk berjilbab. Dalam Al-qur’an surat Al-Ahzab ayat 59 Allah berfirman “wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang beriman, “hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenali, sehingga mereka tidak diganggu.”

Demikian pula dalam surat An Nuur ayat 31, “dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka selain yang biasa tampak…”

Kedua ayat tersebut adalah dalil yang dijadikan landasan dalam Islam untuk menyeru kepada para muslimah agar segera menutup auratnya secara totalitas dan tidak menampakkannya kecuali yang biasa terlihat dan kecuali kepada yang berhak untuk melihatnya.[bersamadakwah]

Dalam Dakwah, Dimana Posisi Kita?




Oleh: Lutfi Sarif Hidayat (@lutfisarif)

Kita semua mengetahui bahwa tujuan diciptakannya manusia adalah untuk beribadah (mengabdi) kepada Allah ta’ala serta mengatur bumi ini dengan aturan-NYA (khalifah fil ardhi). Bentuknya adalah dengan ketaatan dan ketundukan penuh kepada Allah ta’ala.

“Dan Aku (Allah ta’ala) tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-KU.” (TQS. Adz-Dzariyat: 56)

“Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-MU dan menyucikan nama-MU?” Dia berfirman, “Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (TQS. Al-Baqarah: 30)

Imam Malik rahimahullah pernah berkata al-‘ibadah hiya tha’atullah wa khudhuun lahu, wa iltizamu maa syara’ahu min ad-diin (Ibadah adalah taat kepada Allah ta’ala, tunduk kepada-NYA dan berpegang teguh dengan apa-apa yang sudah diatur (disyariatkan) dalam Agama (Islam).

Artinya kita diwajibkan untuk taat kepada semua hukum-hukum Allah ta’ala secara kaffah (menyeluruh). Baik dalam segala aturan bersifat individu, keluarga, masyarakat serta dalam bernegara. Itulah beribadah.

“Wahai orang-orang beriman ! Masuklah ke dalam Islam secara kaffah (keseluruhan), dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, dia musuh yang nyata bagimu.” (TQS. Al-Baqarah: 208)

Dan sekarang semua sepakat bahwa belum semuanya hukum-hukum Islam diterapkan, baik dalam persoalan individu, keluarga, masyarakat dan negara. Dengan kata lain kemaksiatan dan kemungkaran masih merajalela. Maka, wajib bagi kita untuk berdakwah, khususnya agar seluruh syariat (hukum) Islam diterapkan secara penuh dalam segala aspek kehidupan.

Dari Abu Sa’id Al Khudri radhiyallahu ‘anhudia berkata, aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barang siapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah dia merubahnya dengan tangannya. Apabila tidak mampu maka hendaknya dengan lisannya. Dan apabila tidak mampu lagi maka dengan hatinya, sesungguhnya itulah selemah-lemah iman.” (HR. Muslim)

Penerapan seluruh hukum Islam dalam segala aspek kehidupan tidak lain hanya bisa dengan institusi politik yang disebut negara Khilafah/Imamah/Imaratul (Imamah Al-‘Uzhma). Selain memang kewajiban, adanya Khilafah juga janji Allah ta’ala dan kabar gembira (bisyarah) Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam.

“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal yang shaleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa (istikhlaf/Khilafah) di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan mengubah (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-KU dengan tiada mempersekutukan-KU dengan sesuatu apapun. Dan barang siapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang yang fasik.” (TQS. An-Nuur: 55)

“Kenabian ada di tengah-tengah kalian, atas kehendak Allah ta’ala akan tetap ada, kemudian Dia akan mengangkatnya jika berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada Khilafah yang mengikuti manhaj kenabian, dan akan tetap ada sesuai kehendak Allah ta’ala. Kemudian Dia akan mengangkatnya jika berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada kekuasaan yang zhalim, dan akan terus ada sesuai kehendak Allah ta’ala. Kemudian Dia akan mengangkatnya jika berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada kekuasaan diktator, dan akan terus ada sesuai kehendak Allah ta’ala, kemudian Dia akan mengangkatnya jika berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada Khilafah Rasyidah yang mengikuti manhaj kenabian, kemudian beliau diam.” (HR. Ahmad)

Para ulama kaum muslimin sudah menjelaskan tentang Khilafah dalam karya-karyanya.

Al-‘Alamah Al-Imam al-Juwaini rahimahullah mengatakan:

“Imamah (khilafah) adalah kepemimpinan menyeluruh serta kepemimpinan yang berhubungan dengan urusan khusus dan umum dalam kaitannya dengan kemaslahatan-kemaslahatan agama dan dunia.” (Al-Juwaini, Ghiyats al-Umam, halaman 5).

Al-‘Alamah Asy-Syaikh Taqiyuddin An-Nabhani rahimahullah mengatakan:

“Khilafah adalah kepemimpinan umum (institusi politik berupa negara dengan satu pemimpin/Khalifah/Imam) bagi kaum muslim seluruhnya di dunia, untuk menerapkan hukum-hukum Islam (secara kaffah/menyeluruh), dan mengemban dakwah Islam (menyebarkan Islam) ke seluruh penjuru dunia (‘aalam).” (Taqiyuddin An-Nabhani, Asy-Syakhshiyyah Al-Islamiyyah Juz 2, halaman 13).

Al-‘Alamah Al-Imam Ibnu Khaldun rahimahullah mengatakan:

“Khilafah membawa semua urusan kepada apa yang dikehendaki oleh pandangan dan pendapat syar’i tentang berbagai kemaslahatan akhirat dan dunia yang rajih bagi kaum Muslim. Sebab, seluruh keadaan dunia, penilaiannya harus merujuk kepada Asy-Syari’ (Allah ta’ala) agar dapat dipandang sebagai kemaslahatan akhirat. Jadi Khilafah, pada hakikatnya adalah Khilafah dari Shahib Asy-Syari’, yang digunakan untuk memelihara agama dan mengatur urusan dunia.” (Ibnu Khaldun, Muqaddimah, halaman 190).

Al-‘Alamah Asy-Syaikh Abu Zahrah rahimahullah mengatakan:

“Jumhur ulama telah bersepakat bahwa wajib ada seorang imam (khalifah) yang menegakan sholat jumat, mengatur para jamaah, melaksanakan hudud, mengumpulkan harta dari orang kaya untuk dibagikan kepada orang miskin, menjaga perbatasan, menyelesaikan perselisihan di antara manusia dengan hakim-hakim yang diangkatnya, menyatukan kalimat (pendapat) umat. menerapkan hukum-hukum syariah, mempersatukan golongan-golongan yang bercerai-berai, menyelesaikan berbagai problem, dan mewujudkan masyarakat yang utama.” (Abu Zahrah, Tarikh Al-Madzahib Al-Islamiyah, halaman 88).

Al-‘Alamah Asy-Syaikh Ar-Rais rahimahullah mengatakan:

“Khilafah merupakan kedudukan agama terpenting dan selalu diperhatikan oleh kaum Muslimin. Syariah Islam telah menetapkan bahwa mendirikan Khilafah adalah satu kewajiban mendasar di antara kewajiban-kewajiban agama. Bahkan dia adalah kewajiban terbesar (Al-Fardh Al-A’zham). Sebab, padanyalah bertumpu/bergantung pelaksanaan seluruh kewajiban lainnya” (Ar-Rais, Al-Islam wa Al-Khilafah, halaman 99).

Al-‘Alamah Al-Imam Ibnu Hazm rahimahullah mengatakan:

“Para ulama telah sepakat bahwa imamah (Khilafah) adalah fardlu dan adanya imam merupakan keniscayaan; kecuali sekte an-Najadat (Al-Khawarij) – pendapat mereka sesungguhnya telah menyalahi ijma’ “(Imam Al-Hafizh Muhamad Ali bin Hazm Al-Andalusi Azh-Zhahiri, Maratib Al-Ijma’, halaman 1/124). Pernyataan Ibn Hazm di atas juga dikuatkan oleh Imam Asy-Syaukani dalam Nayl Al-Awthar Syarh Muntaqa Al-Akhbar, Juz XIII, halaman 290.

Al-‘Alamah Al-Imam Zakaria rahimahullah mengatakan:

“Mewujudkan Imamah (Khilafah) adalah fardlu kifayah, sebagaimana peradilan.” (Imam al-Hafidz abu Yahya Zakaria Al-Anshari, Fath Al-Wahab bi Syarhi Minhaj Ath-Thullab, Juz II, halaman 268).

Pendapat senada juga terdapat dalam beberapa kitab lain, di antaranya: Mughni Al-Muhtaj ila Ma’rifah Alfadz Al-Minhaj (Juz XVI, halaman 287); Tuhfah Al-Muhtaj fi Syarh Al-Minhaj (Juz XXXIV, halaman 159); Nihayah Al-Muhtaj ila Syarh Al-Minhaj (Juz XXV, halaman 419); Hasyiyah Qalyubi wa ‘Umayrah (Juz XV, halaman 102).

Al-‘Alamah Asy-Syaikh Dr. Wahbah Zuhaili mengatakan:

“Mayoritas ulama Islam -yaitu ulama Ahlussunnah, Murji’ah, Syi’ah dan Mu’tazilah kecuali segelintir dari mereka dan Khawarij kecuali Sekte An-Najdat- berpendapat bahwa Imamah (Khilafah) adalah perkara yang wajib atau suatu kefardhuan yang pasti.” (Lihat, Wahbah Zuhaili, al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu, Juz VII/272).

Al-‘Alamah Al-Imam Al-Mawardi rahimahullah mengatakan:

الإمامة موضوعةٌ لِخلافة النُّبوة في حراسة الدِّين وسياسة الدُّنيا، وعقدها لِمن يقوم بها في الأُمَّة واجب

“Kepemimpinan itu dibuat untuk Khilafah Nubuwwah dalam menjaga agama dan mengatur dunia. Memberikan kepemimpinan kepada orang mengembannya di tengah umat merupakan kewajiban.” (Imam Al-Mawardi, Al-Ahkam As-Sulthaniyyah  halaman 5).

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan:

فالمقصود الواجب بالولايات: إصلاح دين الخَلْق، الذي متى فاتَهم خسروا خسرانًا مبينًا،ولم ينفعهم ما نعموا به من الدُّنيا، وإصلاح ما لا يقوم الدِّين إلاَّ به من أمر دنياهم

“Maksud wajib dalam kepemimpinan-kepemimpinan adalah memperbaiki agama manusia yang kapan saja luput dari mereka, maka mereka mengalami kerugian yang nyata dan mereka tidak akan mengambil manfaat dari apa yang mereka nikmati berupa dunia dan perbaikan sesuatu yang agama tidak akan tegak, kecuali dengannya berupa urusan dunia mereka.” (Ibnu Taimiyah, As-Siyasah Asy-Syar’iyyah, halaman 13)

***

Pertanyaanya adalah bagaimana dan dimanakah posisi kita dalam dakwah ini ??? Tentu kita yang bisa menjawab dan merenunginya.

Sebagai pengantar dalam menjawab alangkah baiknya mari kita simak bersama beberapa analogi, dengan harapan bisa membantu dan menjadi bahan perbaikan diri dalam dakwah.

Pertama

Dikisahkan ada 3 (tiga) orang yang sama-sama menyukai pendakian dan sama-sama ingin meraih puncaknya. Hanya saja dari ketiganya masing-masing berbeda apa yang dilakukan.

Orang pertama adalah dia yang berusaha keras, tidak berhenti untuk terus mendaki dengan sekuat tenaga. Hanya ada 2 (dua) pilihan baginya, sampai ke puncak dan itu adalah kemenangan untuknya, atau dia jatuh (mati) dalam pendakian.

Orang kedua adalah dia yang juga mendaki, namun dia lebih suka untuk berkemah dalam pendakiannya sambil menunggu kabar dari orang pertama. Dia mencukupkan diri dengan apa yang sudah dia lakukan dalam pendakiannya tersebut. Dia merasa bahwa apa yang dia lakukan sudah lebih dari cukup untuknya, dan sudah merasa tidak perlu untuk melakukan apa-apa lagi.

Orang ketiga adalah dia yang sesungguhnya mengetahui bahwa kemenangan bagi seorang pendaki adalah ketika bisa sampai di puncak. Namun dia lebih memilih diam di lereng sembari menunggu kabar dari orang-orang yang melakukan pendakian.

Semoga, bisa dipahami apa yang dimaksud dalam cerita di atas.

Kedua

Dalam olah raga sepak bola, mendapatkan mahkota juara adalah sebuah bentuk kemenangan yang luar biasa. Tim sepak bola akan melakukan persiapan matang, strategi jitu dan lain sebagainya agar bisa menjadi juara, karena itulah kemenangan.

Setiap pertandingan yang diikutinya senantiasa akan berusaha keras agar selalu memenangkan pertandingan. Bagi para pemainnya hanya ada 2 (dua) pilihan baginya. Terus berusaha keras dengan tenaganya, waktunya dalam pertandingan, kemudian menang hingga meraih gelar juara atau dia cidera, bahkan kadangkala hingga mengorbankan nyawanya.

Dan ketika sebuah tim sepak bola menjadi juara, para pemainlah yang akan mengangkat dan merasakan trofi (piala) gelar juara, itulah sebuah kemenangan.

Selain pemain, dalam sepak bola juga ada seorang komentator. Dia adalah orang yang mengetahui sepak bola, dan bisa dibilang dia seorang pengamat sepak bola. Sehingga dalam pertandingan sepak bola dia akan terus mengomentari, tim ini seharusnya begini, pemain ini seharusnya begini, tim ini sudah benar strateginya, pemain ini sudah tepat posisinya dan lain sebagainya. Walaupun dia mengetahui betul tentang sepak bola. Namun, ketika sebuah tim mendapatkan juara, dia tidak ikut mengangkat trofi juaranya, karena dia (hanya) seorang komentator.

Kemudian, ada juga dalam sepak bola yang disebut penonton. Penonton akan bersorak-sorai di luar pertandingan. Dia akan merasa senang ketika tim nya menang, dan bahkan ketika juara. Namun, kadang kala dia akan mencaci ketika tim nya kalah atau tidak juara, padahal dia (hanya) penonton.

Semoga, bisa dipahami apa yang dimaksud dalam cerita di atas.

Ketiga

Dalam sebuah organisasi pasti ada banyak tipe orang di dalamnya. Organisasi sendiri adalah sebuah tim (berstruktur) yang terdiri dari banyak orang untuk mencapai tujuan, disebut tujuan organisasi.

Agar tujuan organisasi bisa tercapai, banyak yang akan dilakukan oleh sebuah organisasi. Mulai dari merancang langkah, baik cara, sarana atau strategi sebagai tahapan meraih tujuannya. Kemudian, membentuk tim-tim, memberikan tugas-tugas (job description), dan lain sebagainya semata agar tujuan organisasi bisa terwujud.

Ketika proses-proses dalam mencapai tujuan organisasi sedang berjalan tipe-tipe orang ini akan muncul, tentu tidak setiap organisasi. Namun, hanya contoh yang bisa jadi ada dalam organisasi kita.

Orang pertama adalah dia yang (suka) memberikan saran, usul ataupun masukan untuk organisasi, dan dia juga menjalankan tugas-tugasnya (bergerak).

Orang kedua adalah dia yang (hanya suka) memberikan saran, usul ataupun masukan untuk organisasi, namun tidak melakukan (tidak bergerak maksimal) dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Orang ketiga adalah dia yang tidak (suka) memberikan saran, usul ataupun masukan untuk organisasi, dan dia menjalankan tugas-tugasnya (bergerak).

Orang keempat adalah dia yang tidak (suka) memberikan saran, usul ataupun masukan untuk organisasi, namun juga dia tidak menjalankan tugas-tugasnya (tidak bergerak) dalam berorganisasi.

Semoga, bisa dipahami apa yang dimaksud dalam cerita di atas.

***

Sebenarnya masih banyak cerita, analogi yang dengannya bisa membantu kita untuk menjawab. Bagaimana dan dimanakah sesungguhnya posisi kita dalam dakwah ini. Namun, apa yang ada di atas paling tidak sudah bisa membantu kita untuk menjawab, guna perbaikan diri kita dalam dakwah.

Terakhir, dimanakah kita dalam dakwah ini. Apakah mereka-mereka yang:

1) Mengabaikan kewajiban dan janji Allah ta’ala serta menganggap remeh orang-orang yang mempercayai dan memperjuangkannya.

2) Mendiamkan kewajiban dan janji Allah ta’ala serta menunggu hasilnya dari para pejuang-pejuang yang ada.

3) Membuat beribu alasan agar tidak turut berjuang dalam menjalankan kewajiban serta meraih janji Allah ta’ala dengan tegaknya Islam.

4) Menyerahkan harta dan nyawa serta berbuat sekuat tenaga dalam menjalankan kewajiban guna meraih kemenangan dan kemuliaan Islam (Izzul Islam wal Muslimin).

Mari bersama merenungi salah satu ayat di dalam Al-Quran Al-Karim, Allah ta’ala berfirman yang artinya:

“(Allah ta’ala) yang menciptakan mati dan hidup untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih (paling) baik amalnya (ahsanul ‘amala). Dan Dia Maha Perkasa, Maha Pengampun.” (TQS. Al-Mulk: 2)

Semoga posisi dalam dakwah kita senantiasa wujud dan menjadi sebaik-baik amal (ahsanul ‘amala) untuk kita layak dan pantas mendapatkan syurga Allah ta’ala kelak. Aamiin.

Wallahu a’lam bi ash-shawab. Wa maa taufiiqi illa billah, wa ‘alaihi tawakkaltu, wa ilahi unib.