Syeikh Raid: Gaza Memaksa Media Zionis dan Israel Akui Kekalahannya

Syeikh Raid: Gaza Memaksa Media Zionis dan Israel Akui Kekalahannya



Hidayatullah.com— Pemimpin Gerakan Islam di Palestina terjajah tahun 1948, Syeikh Raid Shalah, mengatakan Jalur Gaza akhirnya tak bisa dipungkiri dunia telah mengalahkan penjajah Zionis meski masih dalam kondiri terblokade dan hancur lebur.


“Gaza telah memaksa semua media Zionis dan para petinggi senior di militer Zionis dan pemerintah mengakui kekalahannya dan tidak bisa merealisasikan target-target perang mereka,” ujar Syeikh Raid dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC), Sabtu (16/08/2014).


Tokoh Palestina yang puluhan kali menjadi langganan penjara Israel ini juga menuntut pembebasan blokade Gaza, pembukaan perlintasan-perlintasan, pembukaan bandara dan pelabuhan serta pembagian air resional ke Jalur Gaza.


Dia juga menegaskan bahwa tuntutan ini adalah batan minimal hak-hak rakyat Palestina.


Syeikh Raid menegaskan bahwa tuntutan ini telah ditulis dengan darah para syuhada untuk mengatakan kepada siapa saja.


“Apakah kami bisa hidup di Gaza dengan bahagia atau dikubur sebagai syuhada,” ujarnya.


Lebih lanjut, Syeikh Raid juga mengucapkan selamat atas kemenangan besar untuk Gaza. Tidak lupa dia menyampaikan penghormatan kepada para prajurit tidak dikenal dalam peperangan ini, termasuk para jurnalis, para dokter dan para penyelamat yang telah mengorbankan nyawa mereka untuk menyampaikan fakta.


Syeikh Shalah menilai kemenangan besar ini adalah kemenangan untuk seluruh orang merdekat di dunia, Arab, kaum Muslimin, al-Quds, masjid al-Aqsha dan Tepi Barat. Dia menyebutnya bahwa ini adalah kemenangan besar.


Tak lupa ia juga mengecam peran lemah Dunia Arab atas isu Gaza ini. Juga Liga Arab yang terlambat melakukan KTT untuk membahas agresi Zionis ke Gaza.


Sebelum ini, Menteri Luar Negeri Swedia, Carl Bildt meminta agar blokade Gaza dibuka segera.


“Kami minta dengan terang-terangan agar blokade Gaza diakhiri dan hal itu menuntut adanya prosedur dunia internasional menjamin tidak adanya aliran senjata ke Jalur Gaza,” ujarnya dalam konferensi pers hari Jumat (15/08/2014) di sela-sela pertemuan menteri-menteri luar negeri Uni Eropa yang digelar hari ini di Brussel untuk membahas perkembangan terkini di Palestina, Iraq, Libya dan lainnya.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Protes Israel, ‘Pahlawan Holocaust’ Kembalikan Medali Penghargaan

Protes Israel, ‘Pahlawan Holocaust’ Kembalikan Medali Penghargaan



Hidayatullah.com–Seorang pria Belanda yang berjasa menyelamatkan warga Yahudi di Perang Dunia ke-II mengembalikan penghargaan kepada Israel. Alasannya, ia kehilangan anggota keluarga yang tewas dibombardir di Jalur Gaza.


Seorang warga Belanda berusia 91 tahun yang mendapat penghargaan sebagai pahlawan Holocaust mengembalikan medali kepada pemerintah Israel. Hank Zanoli dinilai berjasa karena menyelamatkan seorang bocah Yahudi dari kejaran tentara Nazi di Perang Dunia ke II.


Untuk itu ia mendapat penghargaan Righteous Among the Nations buat warga non Yahudi yang dianggap berjasa. Kini Zanoli mengembalikan medali yang ia terima kepada Kedutaan Besar Israel di Belanda sebagai tanda protes. Ia mengaku kehilangan enam anggota keluarga dalam pengeboman Jalur Gaza oleh militer Israel.


Dalam suratnya yang dikirimkan kepada Duta Besar Israel dan dilansir harian Haaretz, Zanoli mengatakan suami ibunya meninggal dunia di Kamp Konsentrasi Mauthausen. Sementara keluarga yang lain menghilang selama pendudukan Jerman atas Belanda.


“Pembunuhan oleh Israel”


Ibunya kemudian menyembunyikan seorang bocah perempuan berdarah Yahudi, “dengan mempertaruhkan nyawanya sendiri dan nyawa anak-anaknya.” Bocah itu hidup di bawah naungan keluarga Zanoli hingga pasukan sekutu berhasil menghalau Jerman dari Belanda tahun 1945.


Bocah bernama Elhanan Pinto yang kehilangan kedua orangtuanya di Kamp konsentrasi itu kemudian bermigrasi ke Israel.


“Dengan latar belakang ini, maka sebuah kejutan yang sangat tragis, bahwa kini, empat generasi berselang, kami dihadapkan pada pembunuhan terhadap sejumlah anggota keluarga kami. Pembunuhan yang dilakukan oleh negara Israel,” tulisnya dalam surat itu.


“Sebuah Penghinaan”


Kemenakan jauh Zanoli, Angelique Eijpe yang juga menjabat sebagai duta besar Belanda, menikah dengan seorang warga Palestina. Keduanya bertemu di Kamp Pengungsi Al Bureij di Gaza. Enam orang saudara Zanoli, termasuk diantaranya seorang nenek berusia 70 tahun dan bocah 12 tahun, tewas dalam serangan udara Israel, 20 Juli silam.


Sebab itu mempertahankan medali yang diberikan Israel dalam sebuah seremoni di Yad Vashem beberapa tahun lalu itu adalah “sebuah penghinaan terhadap keberanian ibu saya yang mempertaruhkan nyawanya dan anak-anaknya dalam menentang represi dan melindungi nyawa manusia.”


Harian Haaretz dikutip DW.DE mencoba meminta keterangan militer Israel hanya mendapatkan pernyataan datar, bahwa pihaknya berupaya melindungi setiap warga sipil dari serangan udara.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


John Lewis Jualan Hijab Anak Sekolah

John Lewis Jualan Hijab Anak Sekolah



Hidayatullah.com–Department store Inggris John Lewis untuk pertama kalinya menjual hijab seragam sekolah di gerai-gerainya, lansir Daily Mail Sabtu (16/8/2014).


Hijab seragam sekolah akan dijual John Lewis di toko-tokonya di kota London dan Liverpool.


“Kami menyediakan seragam untuk 350 sekolah di seluruh penjuru negeri,” kata jurubicara John Lewis, yang menyatakan bahwa penjualan hijab ditokonya dilakukan untuk menanggapi permintaan pelanggan.


“Sekolah-sekolah itu menginformasikan kepada kami apa-apa saja yang mereka ingin agar kami menjualnya sebagai bagian dari daftar seragam mereka,” kata jurubicara itu.


John Lewis mendapatkan kontrak pembuatan seragam untuk siswa sekolah putri Islamia di barat daya London dan Belvedere Academy di Liverpool.


Hijab seragam dijual John Lewis sekitar 9 pound atau US$15.


Menanggapi penjualan hijab tersebut sebagian pembaca Daily Mail dengan disertai komentar-komentar rasis menyatakan kemarahannya dan mengancam akan berhenti menjadi pelanggan John Lewis.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Tampung Banyak Pengungsi, Turki Mulai Kewalahan

Tampung Banyak Pengungsi, Turki Mulai Kewalahan



Hidayatullah.com–Badan penanggulangan bencana Turki (AFAD) hari Jumat (15/8/2014) mengatakan bahwa sudah waktunya negara-negara lain di dunia ikut menanggung beban atas 1,2 juta pengungsi Suriah yang ditampungnya, terutama yang tinggal di luar kamp pengungsian.


Menurut AFAD, saat ini 285.000 pengungsi Suriah tinggal di kamp-kamp pengungsian di selatan Turki. Namun 912.000 lainnya hidup di berbagai kota di luar kamp pengungsian dan kehadiran mereka mulai menimbulkan konflik dengan warga setempat.


Turki kebanjiran pengungsi tiga tahun terakhir sejak Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan, yang akan segera menjabat presiden, memberlakukan kebijakan pintu terbuka.


Pimpinan AFAD Fuat Oktay mengatakan kepada para wartawan di Istanbul bahwa masyarakat internasional seharusnya membantu lebih banyak agar Turki sanggup menampung para pengungsi itu, lansir Hurriyet.


Turki telah mengahbiskan US$3,5 milyar untuk pengungsi yang datang, tetapi hanya menerima bantuan internasional sebesar US$224 juta, kata Oktay.


Negara-negara lain, kata Oktay, bisa membantu Turki dengan mendirikan dan mengelola kamp pengungsi lainnya. Mereka bisa membantu mendirikan sekolah, yang menjadi prioritas karena seperempat pengungsi adalah anak usia sekolah, sehingga anak-anak itu tidak berkeliaran di jalanan.


Ketegangan antara penduduk lokal dengan pengungsi dari luar negeri mulai tampak di sejumlah tempat di Turki sehingga menimbulkan bentrokan dan kerusuhan, seperti yang terjadi di Gaziantep belum lama ini.


Selain pengungsi asal Suriah, Turki belakangan juga mengumumkan akan menampung orang-orang penganut Yazidi dan Turkmen dari Iraq, dengan cara membuat kamp pengungsi di dalam wilayah Iraq dekat perbatasan.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Komite Larang Atlet Negara Wabah Ebola Bertanding di Olimpiade Nanjing

Komite Larang Atlet Negara Wabah Ebola Bertanding di Olimpiade Nanjing



Hidayatullah.com–Komite Olimpiade Internasional (OIC) mengatakan hari Jumat (15/8/2014) bahwa pihaknya melarang para atlet muda asal negara-negara Afrika Barat yang terkena wabah Ebola berpartisipasi dalam Olimpiade Pemuda di Nanjing, China.


Atlet-atlet tersebut dilarang bertanding dalam cabang-cabang olahraga tarung atau renang, sebab potensi penularan virus Ebola dalam aktivitas olahraga tersebut tidak mungkin dihindari, kata OIC dan panitia pelaksana Olimpiade Pemuda di Nanjing dalam pernyataan bersamanya dilansir Reuters.


Mereka yang berasal dari negara wabah dan bertanding dalam jenis olahraga lainnya akan diperiksa suhu badannya secara berkala, berikut pemeriksaan fisik selama penyelenggaraan olimpiade yang dimulai pada hari Sabtu (16/8/2014).


Sampai hari Rabu lalu, korban tewas wabah Ebola mencapai 1.069 orang yang mana ke banyakan dari mereka adalah orang-orang di Guinea, Sierra Leone dan Liberia, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Tiap Tahun 20.000 Orang Meninggal di Saudi karena Kegemukan

Tiap Tahun 20.000 Orang Meninggal di Saudi karena Kegemukan



Hidayatullah.com–Sekitar 20.000 orang meninggal setiap tahun karena penyakit yang berhubungan dengan obesitas, demikian hasil penelitian terbaru di Arab Saudi menunjukkan.


Lebih dari 3 juta orang di Saudi terkategori obesitas, meskipun pemerintah telah berupaya memerangi fenomena itu dengan memberikan pendidikan kesehatan di sekolah-sekolah.


Perhimpunan Gula dan Endokrinologi Saudi di Provinsi Timur memperingatkan tentang meningkatnya kasus diabetes tipe 2 –penyakit yang banyak dialami oleh orang kelebihan berat badan– yang saat ini menjangkiti seperempat populasi.


“Penyakit-penyakit ini mengancam kesehatan masyarakat, begitu pula perekonomian nasional Saudi, sebagaimana terjadi di banyak negara,” kata perhimpunan itu dalam pernyataannya dilansir Arab News (15/8/2014).


“Di seluruh dunia ada 1,7 milyar orang kelebihan berat badan,” kata perhimpunan itu, yang mana hal tersebut sangat membebani keuangan negara dengan meningkatnya angka penyakit tidak menular seperti diabetes, gangguan jantung, stroke, serta berbagai macam penyakit kanker.


Perhimpunan itu meminta pemerintah Saudi segera bertindak membuat kebijakan guna menanggulangi masalah obesitas, termasuk perubahan gaya hidup jangka panjang.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Kerabatnya Terbunuh di Gaza, Pria Belanda Kembalikan Medali dari Yahudi

Kerabatnya Terbunuh di Gaza, Pria Belanda Kembalikan Medali dari Yahudi



Hidayatullah.com–Seorang pria warga negara Belanda berusia 91 tahun mengembalikan medali penghargaan yang diterimanya dari kelompok Yahudi setelah enam orang kerabatnya terbunuh dalam serangan udara Zionis Israel atas wilayah Gaza, lansir AFP Jumat (15/8/2014).


Pesawat F-16 Zionis Israel menembak rumah kediaman cucu keponakan Henk Zanoli di Jalur Gaza sehingga enam orang di dalamnya meninggal seketika.


Zanoli, seorang pensiunan pengacara, mengembalikan medali Israeli Righteous Among the Nations awal pekan ini bersama sebuah surat yang ditujukan kepada duta besar Israel di Den Hague.


Medali itu diberikan kepadanya oleh negara Israel karena ibunya dan keluarganya pernah menyelamatkan seorang bocah Yahudi pada masa pendudukan Jerman.


Dalam suratnya kepada dubes Israel itu Zanoli mengatakan bahwa sebuah bom dijatuhkan pesawat tempur Zionis atas sebuah bangunan 4 lantai yang dihuni para kerabatnya di kamp pengungsi Bureij.


“Cicit-cicit dari ibu saya kehilangan nenek mereka, tiga paman, seorang bibi dan seorang sepupu di tangan militer Zionis,” kata Zanoli dalam suratnya yang dimuat koran Israel Haaretz, dan beredar secara luas di media Belanda.


“Bagi saya menyimpan penghargaan yang diberikan kepada saya oleh negara Israel dalam situasi seperti ini, merupakan sebuah penghinaan … bagi mereka anggota keluarga saya, empat generasi, yang kehilangan tidak kurang dari enam orang kerabatnya di Gaza,” kata Zanoli.


“Tindakan yang dilakukan negara Anda di Gaza hari-hari belakangan ini menyebabkan tudingan serius akan kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan,” kata Zanoli dalam suratnya kepada duta besar Israel di Belanda.


“Sebagai seorang pensiunan pengacara, maka tidak mengejutkan bagi saya bahwa tudingan-tudingan itu dapat mengarah pada dakwaan jika benar dan keadilan yang tidak dipolitisir akan ditegakkan … Apa yang terjadi dengan keluarga kami di Gaza tidak diragukan lagi pada saatnya nanti bisa dibawa ke pengadilan juga.”


Kedutaan Israel di Den Hague hari Jumat (15/8/2014) mengaku mengetahui masalah Zanoli itu, tetapi menolak memberikan komentar.


Righteous Among the Nations merupakan penghargaan yang diberikan kepada orang-orang non-Yahudi yang bersedia mengambil resiko untuk melindungi dan menyelamatkan orang-orang Yahudi dari kejaran tentara Nazi saat Perang Dunia II.


Keluarga Zanoli dulu adalah penentang keras invasi Nazi dan ayahnya dibunuh di kamp konsentrasi Mauthausen.


Iparnya dieksekusi di bukit pasir dekat Den Hague karena menjadi anggota Perlawanan Belanda.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Boko Haram Menculik Puluhan Pria dan Anak Laki-Laki

Boko Haram Menculik Puluhan Pria dan Anak Laki-Laki



Hidayatullah.com–Kelompok Boko Haram, yang dikecam karena menculik ratusan pelajar putri empat bulan lalu, dikabarkan melakukan penculikan lagi. Kali ini korbannya adalah para pria dan anak laki-laki.


Sejumlah saksi yang berhasil melarikan diri dari serangan Boko Haram hari Ahad lalu di Doron Baga, sebuah desa nelayan di tepian Danau Chad, mengatakan bahwa kelompok bersenjata itu telah membakar sejumlah rumah dan 97 orang tidak diketahui di mana keberadaannya.


“Mereka tidak meninggalkan seorang pun pria atau anak laki-laki, hanya bocah-bocah, anak perempuan dan para wanita,” kata Halima Adamu, yang kelihatan sangat lelah setelah melakukan perjalanan 180km dengan menumpang sebuah truk ke kota Maiduguri.


“Mereka meneriakkan ‘Allahu Akbar’, menembak secara sporadis. Terjadi kebingungan di mana-mana. Mereka mengumpulkan para pria dan anak-anak laki kami ke kendaraan mereka, mengancam akan menembak siapa saja yang tidak menurut. Semua orang ketakutan,” kata wanita itu dikutip Reuters Jumat (15/8/2014).


Warga desa mengatakan enam orang laki-laki tua juga dibunuh dalam serangan hari Ahad (11/8/2014) itu.


Pihak militer menolak untuk mengomentari kabar tersebut. Seorang sumber keamanan mengatakan mereka mengetahui akan kejadian tersebuttetapi masih menyelidikinya lebih lanjut.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Mesir Selidiki Video Kelompok Bersenjata Pengusung Simbol Rabaa

Mesir Selidiki Video Kelompok Bersenjata Pengusung Simbol Rabaa



Hidayatullah.com–Kementerian Dalam Negeri Mesir akan menyelidiki rekaman video yang beredar di media sosial tentang sekelompok pria bersenjata yang mengancam akan menarget fasilitas-fasilitas milik kepolisian di Kairo, lansir kantor berita MENA.


Dalam video itu tampak 12 orang pria berpakaian serba hitam, mengenakan topeng, mengusung senapan dan beberapa di antaranya mengacungkan simbol empat jari yang biasa ditampakkan para pendukung Al-Ikhwan Al-Muslimun dan mantan presiden Muhammad Mursy menyusul pembubaran kamp demonstran di Rabaa Al-Adawiyya Agustus 2013.


Video itu kabarnya dirilis pada hari Kamis (14/8/2014) dalam rangka memperingati satu tahun peristiwa pembubaran kamp demonstran pro-Mursy di Rabaa yang menimbulkan banyak korban tewas dan luka.


Berbicara dari sebuah jalan yang relatif sepi dan kumuh, pembicara utama dalam video itu mengaku bahwa mereka bukan anggota Al-Ikhwan Al-Muslimun. Dia dan teman-temannya merasa bosan melihat kelompok-kelompok Islam “yang tenang-tenang saja” dan mengatakan bahwa seharusnya tidak ada perdamaian dengan polisi.


Pria bersenjata itu menuding polisi membunuh dan menyiksa anggota kelompok Islam dan memperkosa para wanita. Dia juga menuding tentara, yang disebutnya “tentara Camp David” merujuk pada perjanjian Mesir-Israel, berpihak kepada Kementerian Dalam Negeri “yang membunuhi kami.”


Sebelumnya pada hari Kamis pagi, seorang sersan polisi ditembak mati oleh orang tak dikenal di daerah Helwan, Kairo Selatan.


Pada peringatan 1 tahun pembubaran kamp demonstran Rabaa kemarin 5 orang warga sipil tewas akibat bentrokan antara polisi dengan demonstran loyalis Mursy.


Sejak peristiwa Rabaa tahun lalu, Mesir menghadapi berbagai serangan, termasuk serangan bom. Kebanyakan serangan ditujukan kepada anggota polisi dan tentara, serta fasilitas aparat keamanan. Tidak kurang dari 500 orang tewas akibat serangan dari kelompok-kelompok bersenjata itu.


Asisten mendagri untuk urusan media Abdul Fattah Othman kepada MENA mengatakan bahwa Menteri Muhammad Ibrahim telah meminta agar dibentuk sebuah tim guna menyelidiki kelompok bersenjata dan orang-orang yang tampak dalam rekaman video itu.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Uang $30 Ribu Hilang dari Rekening Penumpang MH370

Uang $30 Ribu Hilang dari Rekening Penumpang MH370



Hidayatullah.com–Hampir US$30.000 telah ditarik secara misterius dari sejumlah rekening milik penumpang pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang.


Dilansir tabloid Inggris, Mirror, meskipun pemilik rekening tidak diketahui rimbanya hilang bersama pesawat MH370, uang-uang tersebut diketahui ditarik dari rekening mereka di bank pada bulan Juli kemarin dari sebuah ATM di ibukota Malaysia, Kuala Lumpur.


Seorang pejabat dari Departemen Penyelidikan Kejahatan Komersial mengkonfirmasi bahwa uang dalam jumlah besar itu raib dari empat rekening.


Bank bersangkutan, yang diyakini berada di Kuala Lumpur, mengajukan laporan pada 2 Agustus lalu ke polisi setelah mendapati transaksi mencurigakan atas rekening-rekening tersebut.


Asisten Komisaris Izany Abdul Ghany dari departemen itu mengatakan bahwa pihaknya menyelidiki kasus itu sebagai tindak kejahatan.


Pelaku akan dikenai pasal dalam Undang-Undang Kejahatan Komputer Tahun 1997 dengan ancaman denda lebih dari US$50.000 atau kurungan hingga 10 tahun, dan dalam sejumlah kasus bisa dikenai keduanya.


Izany mengatakan bahwa pihak berwenang menyelidiki kasus itu dari berbagai sisi, termasuk kemungkinan adanya permainan orang dalam bank.


“Kami mendapatkan rekaman CCTV dari bank guna mengidentifikasi orang-orang yang dicurigai terlibat,” ujarnya.


Belum diungkapkan dari bank mana transakasi itu dilakukan.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Kesaksian Serdadu Golani: Kami Memerangi Pasukan yang Tidak Terlihat

Kesaksian Serdadu Golani: Kami Memerangi Pasukan yang Tidak Terlihat



Hidayatullahl.com–Serdadu Zionis dari Brigade Golani, sebuah pasukan elit penjajah Israel menuturkan secara langsung terkait apa yang terjadi saat pertempuran pertama di Syujaiyah, timur sebelah timur kota Gaza.


Dalam laporan yang akan dilansir koran Yahudi Ma’arev ia menuturkan sevcara rinci tentang apa yang mereka alami selama di Syujaiyah.


“Semua yang kami lihat di Syujaiyah adalah neraka jahanam,” tulis Ma’arev dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC), Jumat (15/08/2014).


“Para pejuang Gaza telah menunggu kami di Syujaiyah. Mereka menembaki kami. Pertempuran pun terjadi dalam waktu yang cukup lama. Dalam pertempuran itu, kami kehilangan 16 anggotanya termasuk seorang komandan tempurnya,” tuturnya lagi.


Pada malam pertama operasi, mereka menyerbu sebelah timur Syujaiyah, khususnya wilayah yang sudah ditentukan sebelumnya. Namun mereka mendapat perlawanan dari para pejuang Gaza yang menembaki nya dengan senjata ringan tapi masiv. Termasu senjata otomatis dan roket RGB.


Sejumlah perwira Zionis bahkan mengatakan, mereka memerangi pasukan perlawanan yang tidak kelihatan. Menurutnya, para prajurit Gaza datang dan pergi dari tempat dan ke tempat yang mereka tidak ketahui. Mereka juga masuk satu terowongan satu dan keluar dari terowongan yang lain.


“Kami beserta teman teman yang lain, suatu ketika akan menyebu ke salah satu rumah yang kami anggap telah kosong. Namun ternyata di dalamya dipenuhi kelompok bersenjata hingga terjadilah baku tembak dengan mereka. Akhirnya kami melarikan diri yang bisa melarikan diri sementara yang lainya mati terbunuh,” demikian ujar perwira ;ain.


“Pendek cerita kami selamat dari neraka jahanam di Syujaiyah, “ ungkapnya.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Pemukim Yahudi di Tel Aviv Demo Tuntut Israel Terima Gencatan Senjata dengan Hamas

Pemukim Yahudi di Tel Aviv Demo Tuntut Israel Terima Gencatan Senjata dengan Hamas



Hidayatullah.com–Ribuan pemukim Zionis yang tinggal di sekitar perbatasan Gaza, Kamis (14/8) berdemonstrasi di Tel Aviv, mendukung warga selatan Zionis yang menjadi korban serangan roket perlawanan Palestina dalam perang kemarin.


Para demonstran mengungkapkan kemarahanya menyusul tidak terbuktinya janji pemerintah untuk mengembalikan keamanan bagi mereka. Mereka mengecam janji pejabat militer Zionis yang akan menghentikan roket-roket perlawanana dari Gaza dan saat melumpuhkan senjata roket perlawanan.


Mereka juga meminta pemerintahnya untuk bekerja serius mengembalikan keamanan bagi mereka yang tinggal di sekitar perbatasan Gaza yang seringkali mendapat serangan masiv dari roket-roket perlawanan saat agresi Zionis ke Gaza.


Sementara itu, stasiun Chanel 2 TV Zionis mengatakan, delegasi perundingan Zionis akan kembali ke Kairo Sabtu (16/08/2014) untuk meramounkan perundingannya dengan delegasi Palestina.


Sebelumnya, hari Rabu delegasi Zionis sudah meninggalkan Mesir, menyusul perundingan menemui jalan buntu dan disetujuinya gencatan senjata sementara hingga 120 jam ke depan.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Rahib Yahudi sebut Perang dengan Hamas Karena Agama Yahudi

Rahib Yahudi sebut Perang dengan Hamas Karena Agama Yahudi



Hidayatullah.com–Seorang rahib Zionis di Sekolah Tinggi Teknologi di Haiva, Yahu Zaini mengatakan, apa yang terjadi saat ini berupa pertempuran dengan front Gaza dilakukan atas dasar agama.


Zaini mengatakan, keimanan yang dimiliki serdadu Zionis kurang kuat dibanding dengan keimanan yang dimiliki Hamas.

“Perang yang terjadi saat ini dengan Gaza sudah ada dalam kita Taurat milik mereka, yaitu dalam rangka mempertahankan eksistensi Israel. Siapa pun yang bertempur untuk mempertahankan negara atas fasisme ia berada dalam agama, karena Israel tidak seperti negara-negara lain di dunia,” dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC).


Ia menganggap, jika masalah agama dipisahkan dari konsep negara, maka entitas Zionis tidak punya hak untuk tinggal di Israel.


“Oleh karena itu, dasar keberadaan bangsa Yahudi adalah dasar agama kita. Maka setiap usaha untuk mengubah bangsa Yahudi menjadi bangsa sekuler misalnya, maka dengan sendirinya bangsa Yahudi akan sirna. Mereka akan kehilangan identitasnya dan akan terlunta-lunta sebagaimana dahulu kala.”


“Yang membedakan para prajurit Hamas dengan kita, adalah masalah keimanan. Oleh karena itu, ia menyerukan para serdadunya untuk membekali dirinya dengan agama, agar mampu bersabar dan dapat menghadapi semua kesulitan demi mencapai kemenangan dalam melawan Hamas, ungkapnya.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Tak Akur dengan Penduduk Lokal, Turki Kembalikan 400 Pengungsi Suriah ke Tenda

Tak Akur dengan Penduduk Lokal, Turki Kembalikan 400 Pengungsi Suriah ke Tenda



Hidayatullah.com–Sekitar 400 orang pengungsi Suriah yang tinggal di daerah pemukiman penduduk di Provinsi Gaziantep dikembalikan ke tenda pengungsian menyusul terjadinya pembunuhan atas seorang warga Turki yang menyewakan rumahnya.


Dilansir Hurriyet, ratusan pengungsi asal Suriah itu dikirim ke tenda pengungsian pada hari Kamis (14/8/2014) dengan bus-bus.


Orang ramai berkumpul di jalanan di Gaziantep menyerang tempat tinggal dan kendaraan milik orang-orang Suriah yang mengungsi ke daerah mereka. Sejumlah orang Suriah bahkan ada yang ditusuk dalam serangan itu.


Pada malam Rabu (13/8/2014) polisi menggunakan gas air mata dan menahan beberapa orang penduduk lokal karena menyerang pengungsi Suriah yang tinggal di sana.


Kejadian itu dipicu oleh pembunuhan seorang warga Turki pemilik rumah oleh penyewanya yang merupakan pengungsi asal Suriah.


Karena terus terjadi pertikaian di antara penduduk lokal dengan pengungsi, maka petugas akhirnya mengangkut keluar ratusan pengungsi Suriah dan menempatkannya ke penampungan pengungsi di mana mereka tinggal di dalam tenda.


Gubernur Gaziantep Erdal Ata mengatakan pihaknya sudah mulai mengirimkan sekitar 2.000 keluarga pengungsi Suriah ke kamp-kamp penampungan. Pada Oktober mendatang, 25.000 pengungsi Suriah akan ditempatkan di penampungan pengungsi baru di Islahiye.


Sementara itu, pengadilan setempat telah memutuskan untuk menangkap empat orang tersangka pembunuh Hidir Calar, pemilik rumah yang dibunuh oleh penyewa rumahnya asal Suriah beberapa hari lalu. Peristiwa pembunuhan itu memicu kemarahan warga setempat atas para pengungsi pendatang dari Suriah.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Saudi Penghasil Madu Terbesar di Kawasan Arab

Saudi Penghasil Madu Terbesar di Kawasan Arab



Hidayatullah.com–Kerajaan Arab Saudi menjadi negara produsen terbesar madu di kawasan Arab, kata Ahmad Al-Ghamdi ketua panitia pelaksana Festival Madu Internasional Al-Baha Ke-7.


Dilansir Arab News (15/8/2014), Al-Ghamdi mengatakan produksi madu Saudi setiap tahunnya mencapai 9.000 ton. Selain itu, Saudi memiliki 5.000 peternak lebah dan 1 juta sarang lebah madu.


Asosiasi kerjasama peternak Lebah di Baha saat ini sedang menggelar festival madu tahunan yang akan berakhir besok.


“Para peternak lebah menjual madu senilai lebih dari 2 juta riyal dalam satu pekan saja,” kata Al-Ghamdi


Madu Majri dalam festival itu laku dijual antara 800 riyal hingga 1.000 riyal perkilo, sehingga menjadikannya madu termahal. Sementara madu Saify dihargai 700 riyal perkilo. Madu Sadr dibandrol dengan harga 400 riyal perkilo dan Samr sekitar 250 riyal hingga 400 riyal perkilo.


Menurut Al-Ghamdi, daerah Al-Raghdan di Baha merupakan satu-satunya tempat di Timur Tengah di mana lebah madu dapat diternakkan secara organik. Itu mengapa daerah tersebut dipilih menjadi tempat penyelenggaraan festival.


Selain transaksi jual-beli madu, panitia festival menggelar simposium internasional soal produksi madu dan pemanfaatannya yang diikuti oleh para peneliti dari berbagai universitas di seluruh dunia.


Acara itu juga diikuti oleh berbagai lembaga ilmiah, perusahaan besar yang bergerak dalam bisnis madu baik dari dalam negeri maupun negara asing seperti Amerika Serikat, Rumania, Maroko, Yaman, Uni Emirat Arab dan Yordania.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Menjadi Wanita Palestina Berarti Kamu Harus Siap…

Menjadi Wanita Palestina Berarti Kamu Harus Siap…



Hidayatullah.com–Tinggal di tengah peperangan, dengan seorang anak yang masih dalam kandungan dan dikelilingi oleh kematian. Hidup dengan ketakutan yang berputar di pikiran. Bahwa rumahmu tidak aman, anakmu tak berhenti menangis dan berteriak, serta mengetahui bahwa setiap detik bisa saja melahirkan anak tanpa siapapun di sampingmu; tidak ada ibu, keluarga, teman, atau dokter.


Berlari lebih dari tiga kilometer dalam kegelapan, di antara roket dan pecahan peluru yang menerangi malam dengan tembakan, menghirup aroma kehancuran setiap hari, rumah-rumah hancur menyatu dengan tanah, semua pohon tumbang, kamu menangis dan menangis karena tak tahu lagi apa yang akan kamu katakan kepada anak-anak.


Reham Shiekh Al-Eid, hanyalah salah satu contoh wanita Palestina yang merasakan hal tersebut. Wanita hamil yang berusia 27 tahun itu tinggal di Zalata, Timur Rafah. Umur kehamilannya sudah dalam bulan terakhir, ketika ia berusaha mengungsi ke Sekolah Al-Awda bersama suami, kedua anaknya, dan beberapa tetangga.


“Saat itu hampir fajar, tapi langit terang oleh cahaya-cahaya kematian roket tentara penjajah ‘Israel’. Walaupun kaki suami (Ayman Shiekh Al-Eid) saya terluka parah, ia tetap berlari membawa putri kedua kami. Kami terus berlari sambil berteriak dan menangis sampai akhirnya kami berhasil tiba di Sekolah Al-Awda,” tutur Reham. Ia berlari dari rumah tanpa membawa uang dan pakaian.


Kemudian Reham merasakan sakit yang luar biasa dalam perutnya. Ia pun dilarikan ke rumah sakit terdekat dan melahirkan anaknya, Muhammad Shiekh Al-Eid. Ia kekurangan banyak darah sehingga harus tinggal di rumah sakit selama satu hari. Keesokan pagi, Reham kembali ke tempat penampungan tanpa membawa apapun untuk anaknya yang baru lahir.


“Saya bahkan tidak punya baju untuk anak saya yang baru lahir. Beruntungnya, mereka (pihak tempat penampungan-red) memberi kami beberapa perlengkapan dasar untuk bayi, popok, dan beberapa helai baju.”


Kelahiran Muhammad Shiekh Al Eid adalah simbol harapan dalam keadaan yang sulit. Antarakematian dan kehancuran, kegembiraan datang sebagai seberkas cahaya bagi mereka yang diingatkan kematian detik demi detik.Pengingat bahwa hidup terus berjalan.* [Mondoweiss|Sahabat Al-Aqsha]








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Saksi Al-Ikhwan Hanya Bicara kepada HRW Tidak ke Komite Pemerintah Soal Rabaa

Saksi Al-Ikhwan Hanya Bicara kepada HRW Tidak ke Komite Pemerintah Soal Rabaa



Hidayatullah.com–Pimpinan tim pencari fakta bentukan pemerintah Mesir untuk menyelidiki kasus-kasus pasca unjuk rasa 30 Juni 2013 mengatakan bahwa para saksi dari Al-Ikhwan Al-Muslimun berbicara kepada Human Rights Watch, tetapi tidak kepada timnya, lansir Al-Ahram Kamis (14/8/2014).


Fouad Abdel-Moneim Riad mengatakan hal itu kepada para wartawan, seraya menambahkan bahwa komitenya menghadapi sejumlah kendala, termasuk tidak adanya anggota Al-Ikhwan yang mau memberikan kesaksian mereka tentang pembubaran kamp demonstran di Rabaa Agustus tahun lalu.


Riad mengatakan pihaknya menawarkan kerahasiaan identitas untuk para saksi, tetapi mereka masih menolak untuk bicara.


Komite mengulangi imbauannya agar kelompok HAM lokal dan internasional beserta para keluarga korban tewas dalam kerusuhan pembubaran kamp Rabaa angkat bicara memberikan informasi atau bukti yang mereka miliki. Komite menjamin kerahasiaan laporan itu.


Dalam sebuah pernyataannya komite pencari fakta bentukan pemerintah Mesir hari Rabu (13/8/2014) mengkrtitik laporan HRW yang dirilis sehari sebelumnya dalam rangka peringatan satu tahun pembubaran kamp demonstran Al-Ikhwan di Rabaa. HRW, menurut komite, “mengabaikan” kekerasan dan serangan atas gereja, universitas-universitas, serta kantor-kantor polisi, lansir Aswat Masriya yang merupakan afiliasi kantor berita Reuters.


Menjawab tudingan bahwa komite bekerja secara tidak transparan, Riad –seorang mantan hakim internasional dan seorang profesor bidang hukum– mengatakan bahwa komitenya bekerja secara rahasia sampai laporannya dirilis kira-kira bulan September besok.


Komite itu dibentuk Desember tahun lalu melalui dekrit yang dikeluarkan oleh presiden sementara Adly Mansour.


Pemerintah Kairo pekan ini juga mengkritik laporan HRW soal Rabaa yang dinilai bias dan menutup mata atas serangan-serangan teror di berbagai wilayah Mesir usai pembubaran kamp demonstran Al-Ikhwan dan pendukung mantan presiden Muhammad Mursy itu.


Dalam laporannya HRW menyebutkan sedikitnya 817 orang tewas saat aparat membubarkan dua kamp demonstran pro-Mursy terbesar di Kairo (salah satunya di Rabaa), sementara perkiraan lainnya menyebutkan lebih dari 1.000 orang. Sedikitnya 800 orang ditangkap dalam pembubaran kamp-kamp demonstran itu, yang disebut HRW seperti kejahatan terhadap kemanusiaan.


HRW juga menyebutkan terjadi serangan sedikitnya atas 42 gereja di berbagai wilayah gubernuran seperti di Minya, Asiut, Fayoum, Giza, Suez, Sohag, Bani Suaif dan Sinai Utara. HRW juga menyinggung tentang adanya serangan terhadap kantor-kantor polisi.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Ensiklopedia Khutbah Jumat akan Diterbitkan Kementerian Wakaf Saudi

Ensiklopedia Khutbah Jumat akan Diterbitkan Kementerian Wakaf Saudi



Hidayatullah.com–Kementerian Urusan Islam, Wakaf, Da’wah dan Bimbingan Arab Saudi telah mempersiapkan penerbitan ensiklopedia khutbah Jumat sebanyak empat jilid yang akan dibagikan kepada imam-imam masjid.


Pejabat wakil menteri Abdulmuhsin bin Abdulaziz al-Asyeikh kepada Okaz/Saudi Gazette (13/8/2014) mengatakan sejumlah pakar terlibat dalam penggarapan kompilasi ensiklopedia itu.


Eksiklopedia khutbah Jumat tersebut dapat dijadikan pedoman para khatib.


“Khutbah Jumat bukan tempat untuk menyuarakan pendapat pribadi. Itu merupakan alat untuk mengingatkan para jamaah agar bertaqwa kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari mereka,” kata Abdulmuhsin menjawab keluhan yang mengatakan bahwa sebagian imam memperpanjang khutbah mereka yang akhirnya berujung pada masalah perdebatan politik.


Pejabat Kementerian Waqaf itu mengatakan imam seharusnya mengingatkan jamaah Jumat agar mematuhi perintah Allah dan menjauhi segala larangannya. Imam seharusnya mengingatkan para jamaah akan ajaran-ajaran Islam yang mungkin mereka lupakan.


Selain itu imam juga diminta memperingatkan jamaah akan bahaya masalah sosial seperti narkoba, kebiasaan merokok, korupsi, termasuk kecelakaan lalulintas yang banyak merenggut nyawa warga Saudi setiap harinya.


Ensiklopedia itu berisi beragam topik, seperti misalnya penjelasan tentang makna sesungguhnya dari tauhid, tentang persatuan bangsa, aturan dalam beribadah, hak-hak bertetangga dan akhlak mulia.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Syeikh Izzudin al-Qassam, Ikon Penentang Penindasan (1)

Syeikh Izzudin al-Qassam, Ikon Penentang Penindasan (1)



MESKIPUN telah hampir tiga perempat abad sejak kematiannya, memori terhadap Syeikh Izzudin al-Qassam masih hidup dalam hati nurani kolektif umat Islam, khususnya di dunia Arab.


Sebagai ikon Islam yang memberi inspirasi perlawanan terhadap penindasan, tirani politik, dan pendudukan asing, Sheikh terus menjadi sumber inspirasi bagi ribuan pemuda Muslim untuk mengikuti jalannya.


Oleh karena itu, bukanlah tanpa sengaja sayap militer gerakan pembebasan Hamas, Palestina, Izzudin al-Qassam, mengambil nama dari Syeikh Izzudin al-Qassam.


Tidak seperti banyak ulama berpendidikan pada zamannya, Syeikh Izzudin al-Qassam memadukan aktivitasnya dalam memberikan pencerahan agama sekaligus memberikan kesadaran politik dan perlawanan bersenjata terhadap pasukan pendudukan Prancis di Suriah pada tahun 1920 dan kemudian melawan mandat tentara Inggris di Palestina pada awal 1930-an.


Dalam berbagai khotbahnya di Suriah dan Palestina, Syeikh mengajarkan bahwa jika umat Islam tidak membantu diri mereka sendiri, tidak ada orang lain akan membantu mereka, dan bahwa umat Islam harus memberdayakan diri dalam setiap kesempatan apa pun.


Kebebasan dan Kemerdekaan


Dia juga mengajarkan bahwa kesatuan sejatinya hanya dapat direalisasikan di bawah bendera Islam.


“Tanpa Islam,” katanya, “kami hanya suku terpisah-pisah, masing-masing sibuk dengan kesadarannya yang sempit.”


Syeikh total menolak konsep nasionalisme teritorial. Ia mengatakan, nasionalisme hanyalah gelar yang lebih tinggi dari kesukuan, sedangkan Islam menyatukan umat Islam di bawah bendera pesan universal persaudaraan yang luhur di bawah kedaulatan Allah.


Syeikh sering menyampaikan ucapan, “Di mana pun nama Allah dipanggil, ini adalah negara saya.”


Penulis-penulis biografi berbeda dalam menyebutkan tanggal pasti kelahirannya. Namun, secara luas dia dilahirkan sekitar tahun 1880 di satu desa kecil bernama Jableh, dekat utara kota Latakia, di kawasan pantai Suriah.


Pada usia dini, Izzedin muda masuk sekolah agama lokal di desa. Ia belajar dasar-dasar bahasa Arab, serta Al-Quran, dan Hadist.


Beberapa tahun kemudian, mungkin pada usia 15 atau 16, ia pergi ke Kairo untuk belajar ilmu Syariah di Universitas al-Azhar. Ia tinggal di Mesir selama sembilan tahun, tempat ia memperluas cakrawalanya dan memahami kondisi kontemporer di seluruh kawasan Muslim di dunia. Pada usia 25, ia kembali ke Suriah untuk mengajar dan berkhotbah di masjid setempat.


Namun, tidak seperti banyak ulama kontemporer , perhatian Syeikh tidak hanya berfokus pada pengajaran Syariah dan memerangi buta huruf. Dia juga sedang mempersiapkan umat untuk melawan dan memukul mundur serangan invasi Barat, yang pada saat itu negara-negara Arab di Timur Tengah dan Afrika Utara dalam kondisi tidak berdaya.


Pada awal 1920-an, ketika tentara Italia menduduki Libya, Syeikh membangkitkan masyarakat untuk melawan kolonialisme Barat.


Dia bahkan memimpin protes terhadap penjajah Italia, mendesak orang-orang untuk menyumbangkan uang kepada Mujahidin Libya. Bahkan Sheikh sendiri menjual rumah di desa asalnya Jableh untuk membeli senjata guna mendukung perlawanan Libya di bawah komando Syeikh Omar al-Mukhtar.*/Khalid Amayreh, jurnalis. Tulisan ini dimuat di OnIslam








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Sheikh Izzedin al-Qassam, Ikon Penentang Penindasan (2)

Sheikh Izzedin al-Qassam, Ikon Penentang Penindasan (2)



KETIKA orang-orang Suriah mulai bangkit melawan pendudukan Prancis, Sheikh al-Qassam berada di garis depan revolusi. Aktivitasnya ini menimbulkan perhatian dari otoritas pendudukan.


Pada awalnya, Prancis mencoba melakukan “pendekatan kerjasama” dengan dia. Tapi Sheikh menolak semua pendekatan yang dilakukan Prancis dan segala bentuk kerjasama dengan pemerintah kolonial.


Atas sikapnya yang tanpa kompromi itu, pasukan Prancis mencoba membunuhnya. Sheikh lantas berbulan-bulan bersembunyi dan berjuang.


Saat posisinya hampir diketahui, Sheikh memutuskan pindah ke Damaskus untuk mengambil bagian dalam pertempuran yang dikenal dengan “Maysalun –pertempuran antara Kerajaan Suriah melawan pasukan Prancis di kota Maysalun, berjarak 17 km dari Damaskus”, di mana sejumlah kecil pasukan Suriah dengan persenjataan apa adanya bertempur mati-matian untuk memukul mundur penjajah Prancis, tetapi tidak berhasil.


Di Palestina


Pada saat Prancis memburu Sheikh dan para pemimpin Suriah lainnya, Izzedin al-Qassam memutuskan pindah ke wilayah selatan di Haifa, Palestina, pada tahun 1922.


Di Palestina, Sheikh diterima dengan senang hati oleh masyarakat, dan ia menjadi Imam dan pengkhotbah di Masjid al-Istiklal, di kota Haifa.


Dalam khotbahnya, Sheikh menyampaikan bahwa umat Islam harus menolak dan secara aktif menentang penjajah asing, seperti Prancis di Suriah dan Inggris di Palestina. Ia mengatakan, setiap Muslim yang mati melawan penjajah akan menjadi syuhada, tinggal bersama para nabi dan orang-orang kudus.


Selain perannya dalam mendorong pembelajaran agama dan kesadaran Muslim, Sheikh melakukan perjalanan di seluruh Palestina, mendesak masyarakat untuk mempersiapkan jihad (perjuangan suci) terhadap otoritas mandat Inggris, yang memungkinkan sejumlah besar imigran Yahudi menetap di Palestina dan melaksanakan Deklarasi Balfour.


Deklarasi Balfour pada 2 November 1917 merupakan surat dari Menteri Luar Negeri Inggris Arthur James Balfour kepada Baron Rothschild (Walter Rothschild), seorang pemimpin komunitas Yahudi di Inggris, untuk pemindahan Federasi Zionis di Inggris dan Irlandia ke Palestina.


Sheikh sangat percaya dengan manfaat dari pemberdayaan Muslim. Pada tahun 1929, beredar kabar para imigran Yahudi berencana membakar Masjid al-Istiklal di Haifa. Beberapa pengikut Sheikh menyarankan mereka menghubungi pemerintah Inggris untuk menggagalkan rencana Yahudi. Namun, Sheikh dengan tegas menolak usulan tersebut. Ia mengatakan bahwa umat Islam harus mempertahankan masjid mereka dengan darah mereka sendiri.


“Masjid yang dilindungi oleh musuh tidak layak dipertahankan,” katanya.


Dia mendesak rakyat Palestina untuk menjual, bahkan termasuk perhiasan istri-istri mereka, guna membeli senjata untuk mempertahankan tanah, kehormatan, dan martabat mereka.


Suatu hari, saat sedang berkhotbah, ia menunjukkan pistol yang simpan di bawah jubahnya. Ia mengatakan kepada jamaahnya, “Kalian yang benar-benar percaya pada Allah dan hari kiamat harus memiliki satu seperti ini.”


Sheikh tidak suka dekorasi masjid yang berlebihan. Ia mengatakan, uang seharusnya dihabiskan untuk pengadaan senjata untuk melawan penjajah.


Sheikh tahu bahwa Zionis berencana mengambil alih Palestina, serta memusnahkan atau mengusir rakyatnya. Perkiraan Sheikh akhirnya benar adanya.


Al-Qassam adalah pendorong hebat, dengan mempersiapkan perjuangan panjang melawan otoritas Inggris di Palestina. Untuk ini ia menyadari, sumber daya yang dibutuhkan sangat besar, termasuk persatuan nasional, dan ketahanan.


“Jika kita tidak membantu diri kita sendiri, tidak ada yang akan membantu Anda,” begitu dia selalu memperingatkan para pejuang perlawanan.


Pada tahun 1934 sampai 1935, operasi perlawanan yang dilakukan mulai membuat satu langkah sukses setelah operasi yang dipimpin Sheikh menyebar di Tulkarem, Nablus, dan Jenin. Para Mujahidin pun memburu sejumlah perwira Inggris, menyerang garnisun tentara Inggris, dan menyikirkan para kolaborator yang membocorkan perlawanan mereka.


Kematian Al-Qassam


Keberhasilan perlawanan menghasilkan banyak antusiasme di antara masyarakat, mendorong banyak orang muda untuk bergabung dengan barisan Mujahidin. Pemerintah Inggris kemudian bereaksi dengan meluncurkan kampanye perburuan terhadapnya.


Dalam persembunyian, Sheikh secara resmi menyatakan revolusi di hutan kota Ya’abud dekat Jenin. Namun pasukan Inggris kemudian dapat menjejaki Sheikh dan rekan-rekan pejuangnya. Kekuatan besar pun dikirim dalam upaya mendapatkan dia, hidup atau mati.


Tetapi Sheikh menolak untuk menyerah dan terus melakukan pertempuran sengit yang menewaskan tentara Inggris.


Pada tanggal 20 November 1935, tubuh Sheikh dan beberapa sahabat pejuangnya ditemukan di medan perang.


Kemartirannya mengejutkan Palestina. Puluhan ribu orang ambil bagian dalam prosesi pemakamannya di Haifa.*/Khalid Amayreh, jurnalis. Tulisan ini dimuat di OnIslam.








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Sheikh Izzedin al-Qassam, Ikon Penentang Penindasan (1)

Sheikh Izzedin al-Qassam, Ikon Penentang Penindasan (1)



MESKIPUN telah hampir tiga perempat abad sejak kematiannya, memori terhadap Sheikh Izzedin al-Qassam masih hidup dalam hati nurani kolektif umat Islam, khususnya di dunia Arab.


Sebagai ikon Islam yang memberi inspirasi perlawanan terhadap penindasan, tirani politik, dan pendudukan asing, Sheikh terus menjadi sumber inspirasi bagi ribuan pemuda Muslim untuk mengikuti jalannya.


Oleh karena itu, bukanlah tanpa sengaja sayap militer gerakan pembebasan Hamas, Palestina, Izzedin al-Qassam, mengambil nama dari Sheikh Izzedin al-Qassam.


Tidak seperti banyak ulama berpendidikan pada zamannya, Sheikh al-Qassam memadukan aktivitasnya dalam memberikan pencerahan agama sekaligus memberikan kesadaran politik dan perlawanan bersenjata terhadap pasukan pendudukan Prancis di Suriah pada tahun 1920 dan kemudian melawan mandat tentara Inggris di Palestina pada awal 1930-an.


Dalam berbagai khotbahnya di Suriah dan Palestina, Sheikh mengajarkan bahwa jika umat Islam tidak membantu diri mereka sendiri, tidak ada orang lain akan membantu mereka, dan bahwa umat Islam harus memberdayakan diri dalam setiap kesempatan apa pun.


Kebebasan dan Kemerdekaan


Dia juga mengajarkan bahwa kesatuan sejatinya hanya dapat direalisasikan di bawah bendera Islam.


“Tanpa Islam,” katanya, “kami hanya suku terpisah-pisah, masing-masing sibuk dengan kesadarannya yang sempit.”


Sheikh total menolak konsep nasionalisme teritorial. Ia mengatakan, nasionalisme hanyalah gelar yang lebih tinggi dari kesukuan, sedangkan Islam menyatukan umat Islam di bawah bendera pesan universal persaudaraan yang luhur di bawah kedaulatan Allah.


Sheikh sering menyampaikan ucapan, “Di mana pun nama Allah dipanggil, ini adalah negara saya.”


Penulis-penulis biografi berbeda dalam menyebutkan tanggal pasti kelahirannya. Namun, secara luas dia dilahirkan sekitar tahun 1880 di satu desa kecil bernama Jableh, dekat utara kota Latakia, di kawasan pantai Suriah.


Pada usia dini, Izzedin muda masuk sekolah agama lokal di desa. Ia belajar dasar-dasar bahasa Arab, serta Al-Quran, dan Hadist.


Beberapa tahun kemudian, mungkin pada usia 15 atau 16, ia pergi ke Kairo untuk belajar ilmu Syariah di Universitas al-Azhar. Ia tinggal di Mesir selama sembilan tahun, tempat ia memperluas cakrawalanya dan memahami kondisi kontemporer di seluruh kawasan Muslim di dunia. Pada usia 25, ia kembali ke Suriah untuk mengajar dan berkhotbah di masjid setempat.


Namun, tidak seperti banyak ulama kontemporer , perhatian Sheikh tidak hanya berfokus pada pengajaran Syariah dan memerangi buta huruf. Dia juga sedang mempersiapkan umat untuk melawan dan memukul mundur serangan invasi Barat, yang pada saat itu negara-negara Arab di Timur Tengah dan Afrika Utara dalam kondisi tidak berdaya.


Pada awal 1920-an, ketika tentara Italia menduduki Libya, Sheikh membangkitkan masyarakat untuk melawan kolonialisme Barat.


Dia bahkan memimpin protes terhadap penjajah Italia, mendesak orang-orang untuk menyumbangkan uang kepada Mujahidin Libya. Bahkan Sheikh sendiri menjual rumah di desa asalnya Jableh untuk membeli senjata guna mendukung perlawanan Libya di bawah komando Sheikh Omar al-Mukhtar.*/Khalid Amayreh, jurnalis. Tulisan ini dimuat di OnIslam.








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Anak Muslim Rohingnya hadapi Putus Sekolah

Anak Muslim Rohingnya hadapi Putus Sekolah



Hidayatullah.com– Ribuan anak-anak Muslim Rohingya saat ini tengah menghadapi masa depan yang suram setelah dipaksa untuk meninggalkan pendidikan dan hidup dalam kemiskinan yang ekstrim di usia dini mereka.


“Suatu hari saya akan berusaha dan menabung uang untuk memperoleh pendidikan,” kata Ko San (15 tahun) kepada Anadolu Agency (AA).


“Sudah lama sekali saya pergi ke sekolah dan saya sudah tidak ingat, ” tambahnya.


Sebagai anak Muslim Rohingya, Ko San tidak dapat menyelesaikan pendidikannya karena ia dipaksa untuk meninggalkan sekolah pada usia enam hingga dia bekerja untuk membantu keluarganya.


Meskipun ia telah bekerja selama empat tahun sebagai pekerja penuh waktu di sebuah warung teh, Ko San mendapatkan penghasilan sekitar $ 10 per bulan.


“Saya juga memberinya sarapan, makan siang dan makan malam,” kata pemilik warung teh.


Ko San tidak pernah berhenti membersihkan dan menunggu meja sepanjang hari di warung teh dekat Teluk Benggala, dan tinggal di sebuah gubuk darurat di kamp Say Ta Ma Gyi untuk pengungsi internal di Sittwe yang terletak di Rakhine.


Putus sekolah adalah salah satu masalah yang dihadapi Muslim Roghingya yang jumlahnya telah naik dua kali lipat setelah amuk massa penganut Buddha pada tahun 2012.


Minoritas Muslim Rohingya menghadapi krisis kesehatan yang mencolok setelah kelompok-kelompok pemberi bantuan utama yang memberikan pengobatan kepada umat Islam Rohingya seperti Medicines Sans Frontieres diusir Februari lalu.


Selama dua bulan terakhir, anak-anak yang kekurangan gizi buruk telah kehilangan nyawa mereka di kamp-kamp konsentrasi milik negara di Rakhine.


Warga kamp sementara di Sittwe itu tidak bisa menyelamatkan nyawa bayi-bayi penderita gizi buruk yang meninggal setiap hari.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Vatikan Izinkan Amerika Gempur ISIS/ISIL Demi Kristen Iraq

Vatikan Izinkan Amerika Gempur ISIS/ISIL Demi Kristen Iraq



Hidayatullah.com–Vatikan memberikan persetujuannya kepada angkatan udara Amerika Serikat untuk melancarkan serangan terhadap ISIS/ISIL dengan alasan melindungi warga Kristen Iraq.


Duta Besar Vatikan untuk Perserikatan Bangsa-bangsa Silvano Tomasi pekan ini mendukung serangan udara Amerika Serikat yang ditujukan menghambat pergerakan ISIS/ISIL, dengan mengatakan lakukan “intervensi sekarang sebelum terlalu terlambat.”


“Tindakan militer mungkin diperlukan,” kata Tomasi dikutip AFP (14/8/2014).


Kebijakan Vatikan ini berbeda ketika Amerika Serikat meminta izin untuk menggempur Iraq tahun 2003 dan rencana serangan udara 2013 atas Suriah. Ketika itu Vatikan tidak menyetujui serangan udara AS dengan alasan khawatir akan memperburuk kondisi warga Kristen di sana.


Dukungan militer diperlukan untuk “menghentikan serigala memasuki kumpulan gembalaan untuk membunuh, memakan dan menghancurkannya,” kata Rabban Al-Qas, uskup di Amadiyah dari gereja Katolik Khaldea (aliran Katolik di kawasan Suriah dan sekitarnya) kepada Radio Vatikan.


Tomasi mendesak agar mereka yang mendanai dan menyuplai senjata kepada kelompok fundamentalis (ISIS/ISIL, red) dan negara-negara yang mendukungnya harus diungkap.


Sementara itu pemimpin Gereja Katolik Khaldea Louis Sako yang berbasis di Iraq meminta intervensi militer yang lebih luas oleh Amerika Serikat. Alasannya, serangan udara AS hanya memberikan sedikit harapan bisa berhasil menghambat serangan ISIS/ISIL. Sako kecewa karena Presiden AS Barack Obama hanya memberikan bantuan militer untuk melindungi Arbil.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Hamas akan Tukar Mata-mata Zionis dengan Prajurit Israel yang Disandera

Hamas akan Tukar Mata-mata Zionis dengan Prajurit Israel yang Disandera



Hidayatullah.com—Gerakan pejuang Hamas mengatakan tidak akan memberikan informasi apapun terkait nasib serdadu penjajah Israel yang ditawan perlawanan Palestidak tanpa harga mahal yang harus dibayar oleh pihak Zionis.


Demikian pernyataan terbaru dari Anggota Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Hamas, Muhammad Nazal Rabu, (13/08/2014), sebagaimana dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC).


Nazal mengatakan, Brigade Izzuddin al Qassam meminta daftar nama para mata-mata Zionis di Tepi Barat dan Jalur Gaza sebagai imbalan informasi nasib serdadu Zionis yang ditahan olehnya.


Ini merupakan babak baru di mana Brigade al Qassam bersandar pada kepercayaan diri dan perimbangan kekuatan.


Dia mengatakan bahwa Brigade al Qassam adalah pihak yang bertanggung jawab mengumumkan tentang sejumlah serdadu Zionis yang ditawan oleh anggotanya.


Sebelumnya Brigade al Qassam menyatakan telah menawan serdadu Zionis Shaul Aron dalam baku tembak dengan pasukan penjajah Zionis di kampung at Tufah di timur Gaza.


Sementara itu penjajah Zionis juga menyatakan serdadunya Goldan Hadar hilang di Rafah, selatan Jalur Gaza.


Nazal menyatakan bahwa Zionis mengusulkan masalah informasi nasib serdadunya yang tertawan dibawah dalam perundingan di Kairo dan menjadikannya sebagai skala prioritas utama mereka.


“Zionis biasa mendapatkan informasi gratis tanpa memberikan apapun. Hal semacam ini tidak bisa diterima oleh perlawanan,” ujar Nazal.


Dia mengingatkan bahwa proses perundingan pertukaran tawanan akan terjadi secara terpisah dari perundingan gencatan yang sekarang serdang berjalan. Dia menunjukkan kesiapan gerakannya untuk memulai proses perundingan pertukaran baru.


Nazal menjelaskan bahwa gerakannya berkepentingan untuk melakukan perundingan serius dan sungguh-sungguh, jauh dari permainan kata-kata, untuk mencapai kesepakatan penghentian serangan. Dia menyatakan, terlalu dini berbicara tentang adanya kemajuan dalam pembahasan yang saat ini berlangsung di Kairo.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Istri Tentara Nigeria Menolak Suaminya Ditugaskan Memerangi Boko Haram

Istri Tentara Nigeria Menolak Suaminya Ditugaskan Memerangi Boko Haram



Hidayatullah.com–Para istri anggota militer Nigeria turun ke jalan-jalan di kota Maiduguri pekan ini guna memprotes penugasan suaminya untuk memerangi kelompok Boko Haram.


Sekitar 300 wanita dan 500 anak-anak selama 2 hari berkumpul di depan pintu gerbang pangkalan militer di ibukota negara bagian Borno itu. Mereka membakar ban-ban bekas untuk mencegah keberangkatan suaminya.


Para wanita itu mengatakan suami mereka tidak diperlengkapi senjata yang cukup untuk menghadapi perlawanan Boko Haram.


Thabita John, salah seorang istri tentara yang melakukan protes hari Senin (11/8/2014), mengatakan bahwa mereka bosan memakamkan anggota keluarganya tercinta.


Seorang wanita lainnya, Rahina Ali berkata, “Suami-suami kami diberikan senjata seadanya sementara Boko Haram memiliki senjata yang lebih canggih.”


Salah seorang tentara yang tidak ingin menyebutkan identitasnya mengatakan bahwa tentara di barak Maiduguri mengandalkan persenjataan yang sudah usang.


“Istri-istri kami menyuarakan pendapat kami … persenjataan kami amat buruk,” kata tentara itu dikutip Aljazeera. “Persenjataan kami lemah dan kendaraan-kendaraan lapis baja tidak dapat digunakan,” imbuhnya.


Seorang jurubicara militer di Maiduguri menolak untuk mengomentari masalah itu.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Mufti Saudi Ajak Pemuda Waspadai Penjahat Berbaju Jihad

Mufti Saudi Ajak Pemuda Waspadai Penjahat Berbaju Jihad



Hidayatullah.com–Mufti Besar Arab Saudi Abdul Aziz Al-Asyeikh, yang merupakan pimpinan dewan ulama senior, memperingatkan akan kelompok-kelompok pembuat onar yang mengatasnamakan aksinya sebagai jihad dalam Islam.


Mufti Saudi itu mengingatkan para pemuda agar tidak jatuh ke dalam perangkap propaganda kelompok-kelompok pembuat onar tersebut.


“Kita terus saja menyaksikan kejahatan-kejahatan buruk di televisi yang dilakukan oleh musuh-musuh Islam. Berbagai kelompok tak berguna itu menumpahkan darah tanpa alasan dan membunuh sesama Muslim dengan mengatasnamakan Islam, tetapi sesungguhnya apa yang mereka lakukan tidak lain merupakan terorisme dan perampokan yang terorganisir,” kata mufti dikutip Arab News Ahad (10/8/2014).


“Sungguh, para penjahat ini menyelubungi kejahatan mereka di bawah baju jihad,” tegasnya.


Mufti Saudi itu mengingatkan bahwa melakukan pembunuhan tanpa haq merupakan kejahatan besar dan termasuk dosa besar, yang pelakunya akan dimasukkan ke dalam neraka jahannam.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Presiden Iran Tuding Pengkritiknya Pengecut dan Menyuruhnya ke Neraka

Presiden Iran Tuding Pengkritiknya Pengecut dan Menyuruhnya ke Neraka



Hidayatullah.com–Presiden Iran Hassan Rouhani dihujani kecaman oleh anggota parlemen karena menuding para pengkritiknya sebagai pengecut dan menyuruh mereka “pergi ke neraka” jika terus mengkritik kebijakannya, lansir AFP Selasa (12/8/2014).


Pernyataan Rouhani yang dikemukakan 24 jam sebelumnya itu ditujukan kepada kelompok konservatif yang memprotes upayanya untuk memperbaiki hubungan dengan negara-negara Barat dan menggolkan perjanjian nuklir.


Seorang politisi konservatif mengatakan bahwa 200 dari 270 anggota parlemen nantinya akan menandatangani surat panggilan atas Rouhani agar datang ke parlemen guna menjelaskan pernyataannya itu.


Media Iran yang mengutip seorang anggota parlemen melaporkan bahwa dalam sebuah pertemuan tertutup jurubicara parlemen Ali Larijani mengatakan pernyataan Rouhani tersebut tidak dapat dibenarkan dan tidak dapat diterima. Meskipun demikian, Larijani meminta agar para anggota parlemen tidak mempedulikannya, sebab urusan ekonomi negara jauh lebih penting ketimbang pernyataan presiden itu.


Dalam sebuah pidatonya, presiden Iran itu menyerang kelompok garis keras di parlemen yang disebutnya secara konsisten menentang kebijakannya, terutama soal nuklir, sejak dia mulai menjabat tahun lalu.


“Sebagian dari mereka menyanyikan slogan-slogan, tetapi mereka pengecut politik,” kata Rouhani. “Begitu kami mulai berunding mereka mulai menggoyang. Pergi sana ke neraka dan cari tempat yang hangat,” ujar Rouhani ditujukan kepada para pengkritiknya.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Empat Tahun Saudi Impor Rokok Senilai 13 Milyar Riyal

Empat Tahun Saudi Impor Rokok Senilai 13 Milyar Riyal



Hidayatullah.com–Arab Saudi mengimpor 38.500 ton rokok senilai sekitar 3,6 milyar riyal di tahun 2013, lapor koran bisnis Al-Eqtisadiyah Senin (11/8/2014) dikutip Saudi Gazette.


Menurut koran itu Saudi mengimpor rokok senilai 2,6 milyar riyal pada tahun 2010, 3 milyar riyal di tahun 2013 dan 2,5 milyar riyal di tahun 2012. Jika dijumlahkan maka selama empat tahun terakhir Saudi menghabiskan uang 13 milyar riyal hanya untuk membeli rokok, atau sekitar 40,5 trilyun rupiah.


Rokok merupakan barang ke-20 dalam daftar 50 komoditi yang diimpor Kerajaan Saudi. Meskipun Saudi mengimpor rokok dari 17 negara, tetapi 91 persen di antaranya hanya berasal dari 3 negara, yaitu Jerman, Swiss dan Turki.


Sekitar 57% dari rokok yang diimpor tersebut, bernilai lebih dari 2 milyar riyal, berasal dari Jerman.


Impor rokok oleh Saudi dari Jerman melebihi impornya berupa mobil, barley dan barang-barang lain, tulis surat kabar bisnis itu.


Negara-negara pengekspor rokok dan produk tembakau lainnya ke Saudi antara lain Afrika Selatan, India, Republik Ceko, Prancis, Indonesia, Polandia, Filipina, Mesir, Italia dan Pakistan.


Sementara itu komunitas anti-rokok Naqaa akan mengadakan pertemuan dengan pejabat sementara menteri kesehatan Adel Fakeih dalam beberapa hari mendatang guna membahas peningkatan jumlah perokok di Saudi.


Menurut ketua Naqaa Dr Muhammad Yamani jumlah perokok laki-laki, perempuan dan anak-anak di Saudi saat ini mengerikan.


Dia mengatakan pihaknya akan meminta menteri untuk menaikkan harga rokok secara signifikan.


Belum lama ini aparat Saudi sudah melakukan sejumlah operasi guna memberantas kebiasaan merokok di tempat umum. Para pedagang diberi peringatan agar tidak menjual rokok dan produk tembakau kepada anak-anak dan akan mendapatkan hukuman jika ketahuan melakukannya.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


WHO Setujui Penggunaan Obat Percobaan untuk Ebola

WHO Setujui Penggunaan Obat Percobaan untuk Ebola



Hidayatullah.com–Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyetujui penggunaan obat yang masih dalam tahap percobaan untuk mengatasi wabah Ebola di Afrika Tengah.


Dalam konferensi pers di Jenewa hari Selasa (12/8/2014) WHO mengatakan bahwa penggunaan obat yang belum dites itu etis mengingat kondisi khusus yang sekarang sedang dihadapi, lansir Aljazeera.


Pernyataan itu dibuat WHO setelah melakukan pertemuan dengan para pakar medis guna mengkaji etika penggunaan obat yang belum lolos uji guna mengatasi wabah.


Dua paket obat yang masihdalam tahap percobaan dikabarkan telah dikirim ke Liberia pada hari Selasa, yang merupakan kiriman pertama obat Ebola yang belum lolos uji klinis ke Afrika.


WHO mengkonfirmasi sudah lebih dari 1.000 orang tewas akibat wabah Ebola tahun ini sementara 1.848 orang lainnya dinyatakan positif mengidap virus Ebola.


Dua orang warga Amerika pekerja kesehatan untuk organisasi misionaris Kristen, Samaritan’s Purse, dan seorang pendeta misionaris asal Spanyol yang tertular Ebola di Liberia telah menerima suntikan obat yang belum pernah diujicobakan untuk manusia itu. Kedua warga AS itu dikabarkan kondisinya membaik.


Meskipun sudah disetujui penggunaannya oleh WHO, tidak ada bukti nyata yang menunjukkan bahwa obat-obatan itu bisa menyembuhkan pasien Ebola dan kemungkinan berbahaya bagi tubuh pasien penerimanya.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Kawal ABG Kita dengan Doa

Kawal ABG Kita dengan Doa



ORANGTUA mana yang tak bingung, kecewa bahkan mungkin sangat menyesal, kala melihat anak-anaknya yang tumbuh dewasa tak sesuai harapan?


Tentu seperti drama di sebuah film dimana suara petir menggelegar memekakkan telinga dan menyesakkan dada. Sangat kecewa.

Muncul berbagai macam pertanyaan dalam diri; mengapa semua ini terjadi; apa dosa yang telah dilakukan; mengapa anak-anak bersikap demikian jauh mengecewakan dan lain sebagainya.


Akan tetapi, sebagai Muslim kita harus cerdas melihat kenyataan yang mengecewakan itu dengan berbaik sangka kepada Allah. Prinsipnya adalah tak satu pun hal terjadi melainkan atas idzin-Nya. Dan, segala ketidakbaikan yang kita lakukan adalah berasal dari diri manusia sendiri.


Mungkin dengan kejadian tersebut Allah ingin kita melakukan intropeksi diri, apakah selama ini memang benar-benar mendidik anak secara utuh atau hanya menyandarkannya pada sekolah dan tidak begitu peduli dengan pergaulannya. Atau mungkin kita terlalu memanjakannya dengan memberikan kepercayaan tanpa kontrol memadai.


Terlepas dari kondisi apapun, sebagai orangtua eloknya tak terjebak pada apa yang terjadi. Tetapi dengan bersegera merapatkan diri kepada Allah Taala, manfaatkan senjata dari-Nya, yakni doa.


Pernah suatu kejadian seperti diurai di atas menimpa sebuah keluarga. Tidak saja kecewa yang menjelma, cemoohan dari tetangga dan saudara juga menerpa hari-harinya. Kondisi tersebut sangat memukul hatinya.


Beruntung, keluarga itu bersepakat mengatasi masalah yang berat itu dengan mendekatkan diri kepada Allah. Kejadian itu menumbuhkan keyakinan bahwa dirinya tak punya daya dan selama ini telah tidak tepat dalam mendidik anak-anaknya.


Tiap malam suami istri itu bangun qiyamul lail (shalah tahajjud), sembari menguatkan asa kepada Allah akan pertolongan-Nya untuk bisa mengubah sifat-sifat tidak patut anak-anaknya. “Allah Maha Kuasa lagi Maha Mengabulkan Doa,” itulah yang diasah setiap saat.


Tidak sekedar doa, pasangan itu juga menggiatkan dirinya dalam amal sholeh, utamanya infak dan shodaqoh serta menyantuni anak-anak yatim. Itu dilakukan dengan sangat antusias dan berharap Allah berkenan mengabulkan doanya, mengubah watak dan sikap anak-anaknya.


Hingga bertahun-tahun lamanya, doa dan amalan di atas tetap dilakukannya secara sungguh-sungguh. Hingga akhirnya, melalui suatu peristiwa tak terduga, anaknya mengalami suatu kecelakaan lalu lintas setelah frustasi dengan pilihannya yang ternyata salah. Semua keluarga tentu berduka, tetapi siapa sangka, justru dari peristiwa duka itulah sang anak berubah menjadi anak yang sholehah.


Anaknya yang awalnya tak berhijab, langsung mau berhijab, tekun sholat, mulai gemar mengaji, bahkan sangat rajin membantu orangtua dan saudara-saudaranya yang dalam kesulitan.


Anak itu 180 derajat berubah menjadi Muslimah. Semua orang heran, terkejut bahkan ada yang tidak percaya. Tetapi itu nyata di depan mata. Dan, semua nyaris tak bisa berkata apa-apa, kala Muslimah baru itu dilamar pria sholeh yang aktif dalam kegiatan dakwah.


Peristiwa itu memaparkan kuasa luar biasa Allah Taala kepada kita semua betapa doa, amal sholeh dan harapan yang tak pernah putus kepada-Nya bemar-benar akan dikabulkan oleh-Nya.


Sesuai dengan firman-Nya;


وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُواْ لِي وَلْيُؤْمِنُواْ بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ


“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah : 186).


Dengan demikian, jauhi sifat putus asa, meskipun akal kita mengatakan mustahil. Sebab, bagi Allah tak ada yang tidak mungkin. Tinggal kita sendiri bersegera untuk berdoa dan mematuhi perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya secara ikhlas. Jika itu kita lakukan, insya Allah pertolongan-Nya akan menghampiri kita, dan itu pasti, karena itu adalah janji-Nya. Wallahu a’lam.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Misy’al Berharap Kemenangan Erdogan datangkan Kebaikan Palestina

Misy’al Berharap Kemenangan Erdogan datangkan Kebaikan Palestina



Hidayatullah.com–Kepala Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Hamas menyampaikan ucapan selamat PM Turki Receb Thayyib Erdogan atas kemenangannya dalam Pemilihan Umum (Pemilu) presiden Turki. Hal tersebut disampaikan Misy’al dan pembicaraan telepon dengan Erdogan pada hari Senin (11/08/2014).


Misy’al berharap terpilihnya Erdogan sebagai presiden Turki mendapatkan taufik dari Allah sehingga mendatangkan kebaikan, keamanan dan kemajuan bagi negara dan bangsanya. Sekaligus juga mendatangkan kebaikanbagi bangsa Arab, dunia Islam dan persoalannya, terutama terkait dengan persoalan Palestina.


Sebelumnya, ucapan senada disampaikan Hamas pada Senin (11/08/2014) melalui Anggota Biro Politik Hamas, Izzat Rashiq.

“Dari hati dan dengan sepenuh cinta, kami menyampaikan apresiasi kepada tuan Recep Thayep Erdogan atas kemenangannya dalam pemilihan Presiden Turk,” ujar Izzar Rashiq dalam laman Facebook-nya.


“Kami merespon dengan perasaan yang sama, saat Erdogan menyatakan, Hari ini, Kemenangan untuk Al-Quds, Gaza dan Ramallah” Seluruh Palestina mengapresiasi kemenangan ini, apresiasi atas sikap Anda yang murni mendukung persoalan Palestina,” tambahnya.


Kemenangan calon dari Partai Keadilan dan Pembangunan Turki sebagai Presiden Turki telah diumumkan, dalam Pemilu langsung oleh rakyat, seperti dirilis quick count.


Sebagaimana diketahui, hasil sementara pemilihan presiden di Turki yang untuk pertama kalinya dilakukan secara langsung menunjukkan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan unggul secara meyakinkan. Erdogan meraih lebih dari 52% mengalahkan lawan-lawannya.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Milisi Hizbullah Mengabarkan akan Menetap di Suriah

Milisi Hizbullah Mengabarkan akan Menetap di Suriah



Hidayatullah.com–Kantor berita milik Syiah ABNA, mengabarkan, milisi Syiah di Libanon, Hizbullah, mengatakan kelompoknya akan terus memerangi kelompok milisi Sunni yang beroperasi di Suriah.


Hassan Fadlallah, seorang anggota parlemen yang mewakili gerakan perlawanan Libanon, mengatakan bahwa strategi pertahanan Hizbullah tidak akan terpengaruh oleh kekhawatiran atas negosiasi atau konsensus,.


“Perlawanan selalu berada di garis depan membela warga, kota-kota dan negaranya. Gerakan perlawanan Hizbullah tidak akan menunggu strategi lokal tidak juga menunggu kesepakatan atau konsensus, ” ujarnya mengutip surat kabar Libanon, The Daily Star, belum lama ini.


Fadlallah menyebut gelombang kelompok takfiri (begitu Syiah sering menyebut para mujahiddin Sunni di Iraq dan Suriah) merupakan bagian dari plot yang menargetkan Libanon.


Menurutnya, intervensi Syiah Hizbullah di Suriah dimaksudkan untuk mencegah mujahidin Sunni masuk ke Libanon untuk menduduki negara itu.


Pada bulan Maret, Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah mengatakan elemen-elemen mujahidin akan menghancurkan semua militer Libanon jika pejuang gerakan perlawanan Hizbullah tidak melakukan tindakan preventif di Suriah.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Belum Dilantik, Twitter Erdogan Pasang Status sebagai Presiden Turki

Belum Dilantik, Twitter Erdogan Pasang Status sebagai Presiden Turki



Hidayatullah.com–Turki sekarang punya dua presiden, setidaknya di Twitter, tulis laporan Hurriyet Senin (11/8/2014).


Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan yang unggul dalam pemilihan umum presiden hanya dalam satu putaran pada hari Ahad 10 Agustus kemarin sudah memperbarui profilnya di Twitter dengan menyebutkan jabatannya sebagai “Presiden Republik Turki”, di samping ucapan terima kasih kepada “bangsanya tercinta” karena telah memilihnya.


Sementara itu akun Twitter Presiden Abdullah Gul, yang masih berhak menduduki kursi presiden hingga 28 Agustus nanti, belum tampak ada perubahan. Bahkan nama akunnya @cbabdullahgul, masih menyematkan jabatannya sebagai presiden (cumhurbaşkani, disingkat cb) disamping namanya.


Meskipun hasil resmi belum diumumkan, namun perhitungan awal surat suara yang masuk dari pilpres kemarin menunjukkan Erdogan unggul atas dua lawannya, mantan sekretaris jenderal Organisasi Kerjasama Islam Ekmeleddin Ihsanoglu dan pengacara muda keturunan Kurdi Selahattin Demirtas.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar


Menolak Tuntutan Mundur, PM Nuri Al-Maliki Kerahkan Pasukan di Baghdad

Menolak Tuntutan Mundur, PM Nuri Al-Maliki Kerahkan Pasukan di Baghdad



Hidayatullah.com–Perdana menteri Syiah Iraq dukungan Amerika Serikat Nuri Al-Maliki menolak seruan mundur sebagai perdana menteri dengan mengerahkan pasukan loyalisnya di ibukota Baghdad.


Maliki menolak seruan yang memintanya membatalkan keinginan menjadi perdana menteri untuk periode ketiga kalinya.


Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan melalui televisi, Maliki mengkritik presiden Iraq karena tidak meminta dirinya untuk membentuk pemerintahan, meskipun koalisinya memenangi pemilihan legislatif bulan April lalu dan mendapatkan banyak kursi.


“Hari ini saya akan mengajukan gugatan hukum ke Pengadilan Federal menggugat presiden republik ini karena melakukan pelanggaran konstitusi secara terang-terangan demi tujuan politik dan mengutamakan kepentingan-kepentingan sempit dibanding kepentingan rakyat Iraq,” kata Maliki dilansir Euronews Senin (11/8/2014).


Maliki memiliki pendukung dari kalangan Syiah, tetapi dia dikecam oleh orang-orang Muslim (Sunni), Kurdi dan juga sebagian negara Barat karena tidak membentuk pemerintahan inklusif sejak Saddam Hussein digulingkan.


Usai menangkap Saddam Hussein, Amerika Serikat menyerahkannya kepada oposisi Iraq yang terdiri dari kalangan Syiah. Kemudian Amerika menaikkan Maliki sebagai perdana menteri melalui proses pemilu rekayasa. Sejak itu Maliki memerintah dengan tangan besi. Secara bertahap lawan-lawan politiknya dari kalangan Muslim dibabat satu persatu bahkan dijatuhi dakwaan palsu agar diburu, dikejar dan boleh dibunuh oleh aparat Iraq. Wakil presiden Iraq Tariq Al-Hashimi, yang kini menyelamatkan diri ke luar negeri, termasuk daftar politisi Muslim yang diburu dan boleh dibunuh atas perintah Maliki.


Pemerintahan sektarian yang dijalankan Maliki dinilai para analis dan sejumlah negara sebagai penyebab semakin kacau-balaunya kondisi di Iraq saat ini, dan mengakibatkan gerakan perlawanan bersenjata di kalangan rakyat seperti apa yang dilakukan oleh kelompok ISIS/ISIL.


Pemerintahan Perdana Menteri Nuri Al-Maliki mendapat dukungan dari sekutu Syiahnya di Iran dan Suriah, serta Hizbullah, organisasi teroris Syiah asal Libanon.*








Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves





Dakwah Media Online adalah situs kumpulan Berita dari berbagai macam portal islam terkemuka. Silahkan share, Copyright bukan Milik kami. Semua Hak cipta milih Allah Jika bermanfaat silahkan disebar