Buku Untuk Melejitkan Keahlian Public Speaking

Kita semua membutuhkan keahlian Public Speaking, sebuah kemampuan berkomunikasi yang baik dan percaya diri di depan umum. Namun, begitu banyak kita temukan di sekitar kita yang takut, malu atau apapun alasannya untuk tampil di depan umum. Padahal kita ketahui bersama bahwa keahlian berbicara di depan umum merupakan salah satu hal penting untuk dikuasai agar impian dan cita-cita lebih optimal diraih.

Oleh sebab itu di dalam buku ini pembaca akan mendapatkan :

  • Tips mengatasi grogi dan ketakutan saat tampil di depan umum
  • Cara membuka dan menutup forum sebuah acara
  • Tekhnik berbicara yang menyenangkan dan menarik untuk didengar
  • Tips presentasi yang unik dan meyakinkan serta masih banyak lagi

Bagi anda seorang pelajar, guru, dosen pengusaha atau apapun profesi anda yang membutuhkan keahlian berbicara di depan umum (public peaking), maka pilihan membaca buku ini adalah pilihan yang sangat tepat.

Dan terlebih jika kita adalah seorang pengemban dakwah yang setiap hari kerjaannya berdakwah bil lisan. Tentu tips dan trik untuk bisa memberikan pemahaman kepada lawan bicara kita atau obyek dakwah kita itu sangatlah penting. Sehingga jangan sampai kebenaran yang kita sampaikan ke mereka terhalang hanya karena cara kita yang menyampaikannya sedikit "blepotan"

Judul : Public Speaking
Karya : Muhammad Maliki
Penerbit : KUTLAH - media -
ISBN : 978-602-14845-2-4
Ukuran : 15cm X 21cm
Tebal : xvi + 156 hlm
Harga : Rp. 75.000,-
Promo Januari : Rp. 60.000,-
Pemesanan hub: 087874441857

25% Pria Rusia Mati Muda Karena Miras

Rusia mencatat peningkatan jumlah kematian yang disebabkan oleh konsumsi alkohol yang berlebihan, terutama vodka, menurut data penelitian.

Studi, yang dipublikasikan jurnal kesehatan The Lancet, menyebutkan 25% pria Rusia meninggal diusia muda sebelum usia 55 tahun, dan sebagian besar kematian berkaitan dengan konsumsi alkohol. Jumlah itu jauh lebih besar dibandingkan di Inggris yang mencapai 7%.

Penyebab kematian termasuk penyakit liver dan keracunan alkohol. Banyak juga yang tewas akibat kecelakaan atau berkelahi.

Para peneliti dari Pusat Kanker Rusia di Moskow, Universitas Oxford di Inggris dan Badan Penelitian Kanker Internasional WHO, di Prancis melacak pola konsumsi alkohol dari 151.000 orang dewasa di tiga kota Rusia selama 10 tahun.

Selama masa itu, 8.000 dari orang dewasa itu tewas. Para peneliti juga melakukan penelitian terhadap kebiasaan konsumsi alkohol mereka dengan mewawancarai 49.000 anggota keluarga dari responden yang telah meninggal.

Sekjen PPP: Gita Mundur Karena Gagal Jadi Menteri

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy menilai mundurnya Mentrei Perdagangan Gita Wiryawan tidak lepas dari kegagalannya membendung serbuan produk impor ke pasar Indonesia. Menurutnya, Gita tidak mampu menciptakan tata niaga yang pro terhadap produk lokal.

“Semua karut marut karena menterinya pro produk impor. Makanya kami mengharapkan agar dalam mencari penggantinya, SBY harus memilih figur yang pro produk dalam negeri,” kata Romahurmuziy kepada wartawan di Jakarta, Minggu (31/1/2014).

Menurutnya, selama menjadi menteri, Gita tidak menunjukan kemampuan sebagai seorang pembuat kebijakan yang handal. Menteri lulusan Harvard itu lebih sibuk mengeluarkan iklan dan slogan dibanding kebijakan yang benar-benar pro produk dalam negeri.

Romi juga tidak percaya dengan alasan Gita mundur. Menurutnya, jika Gita memang ingin konsentrasi mengikuti konvensi seharusnya sejak awal jadi peserta langsung mengndurkan diri.

“Saya lebih melihatnya karena karut marut tadi,” tegasnya.

Seperti diberitakan, Gita Wirjawan resmi melepas jabatannya sebagai menteri perdagangan terhitung mulai 1 Februari 2014.

Keputusan mundur tersebut telah disetujui oleh Presiden SBY. Adapun alasan mundur, Gita beralasan ingin fokus dengan keikutsertaannya dalam konvensi calon presiden (capres) Partai Demokrat.

Acara Yuk Keep Smile (YKS) Lecehkan Ulama

Acara televisi Yuk Keep Smile (YKS) membuat onar kembali. Setelah sebelumnya menuai protes lantaran goyangan erotisnya, kini acara hiburan tersebut melecehkan sejumlah ulama nasional.

Dalam tayangan YKS edisi 23 Januari 2014 lalu, artis Omesh mengolok-olok ulama dengan menirukan gaya para ulama secara berlebihan dan melecahkan. Omesh menirukan KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), KH. Muhammad Arifin Ilham, Ustadz Yusuf Mansyur dan almarhum Ustadz Jefry Al Buchori. Tidak hanya Omesh, crew TransTV juga melakukan hal yang sama dengan menirukan gaya ceramah Aa Gym.

Adegan pelecehan tersebut bisa disaksikan pada durasi 1:37:44, rekaman video bisa di saksikan di link berikut : www.youtube.com/watch

Ulama adalah pewaris para nabi, kedudukan ulama sangat utama dan istimewa sehingga harus dihormati oleh siapapun. Melecehkan ulama termasuk dosa besar. Para ulama menggolongkannya sebagai perbuatan kufur dan nifak.

Mengolok-olok dan memandang rendah ulama dan orang shalih, termasuk sifat orang kafir dan salah satu cabang kemunafikan. Sebagaimana disebutkan dalam banyak ayat, seperti firman Allah Swt :

زُيِّنَ لِلَّذِينَ كَفَرُوا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَيَسْخَرُونَ مِنَ الَّذِينَ ءَامَنُوا وَالَّذِينَ اتَّقَوْا فَوْقَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertaqwa itu lebih mulia dari pada mereka di hari Kiamat... (QS. Al Baqarah 212)

Sebelumnya, acara YKS termasuk acara yang dinilai tidak mendidik dan membuat dampak negatif bagi masyarakat. Penilaian tersebut hasil survei komunitas TV sehat beberapa waktu lalu, YKS menempati posisi paling atas sebagai program siaran televisi yang tidak mendidik

Sumber: SI-Online

Bagaimana Strategi Memasarkan Produk?

Strategi Pemasaran adalah salah satu kunci keberhasilan perusahaan. Banyak perusahaan gulung tikar karena tidak bisa mengembangkan strategi “Bagaimana Memasarkan Produknya”. Berikut ini saya kan berbagi mengenai apa saja yang bisa kita kembangkan dari strategi pemasaran? Ada 5 konsep yang mendasari suatu strategi pemasaran, yaitu :


A. Segmentasi Pasar

Merupakan dasar untuk mengetahui bahwa setiap pasar itu terdiri atas beberapa segmen yang berbeda-beda. Dalam setiap segmen terdapat calon pembeli ataupun pembeli yang mempunyai :
  1. Kebutuhan yang berbeda-beda
  2. Pola pembelian  yang berbeda-beda
  3. Tanggapan yang berbeda-beda terhadap berbagai macam penawaran
Untuk itu kita perlu peka terhadap hal ini, ingat tidak ada bisnis yang FIT TO ALL, alias tidak semua produk yang Anda jual bisa digunakan oleh setiap orang. Anda perlu membaginya kedalam segmen kebutuhan.



B. Penentuan Posisi Pasar

Perusahaan berusaha memilih pola konsentrasi pasar khusus yang dapat memberikan kesempatan maksimum untuk mencapai tujuan. Perusahaan baru dapat beroperasi setelah memperoleh posisi tertentu di pasar. Untuk mencapai posisi yang kuat perusahaan harus dapat memasuki segmen pasar yang menghasilkan penjualan serta tingkat laba paling besar. Sekali lagi tidak ada bisnis yang FIT TO ALL.



C. Strategi Memasuki Pasar

Adalah menentukan bagaimana memasuki segmen pasar yang dituju. Perusahaan dapat menempuh beberapa cara untuk memasuki segmen pasar yang dituju, yaitu :

  1. Membeli perusahaan lain
  2. Berkembang sendiri
  3. Mengadakan kerjasama dengan perusahaan lain

Adapun masalah-masalah  yang harus diperhatikan dalam memilih cara memasuki pasar adalah :

a. Membeli perusahaan lain

Ada Plus ataupun minus dari kebijakan ini, Kekurangannya : Perusahaan yang membeli tidak banyak mengetahui tentang pasar dari perusahaan yang dibeli. dan keuntungannya tidak perlu membangun dari awal, kita dapat memasuki pasar dari perusahaan yang dibeli dengan cepat.


b. Berkembang Sendiri

  1. Anda perlu mengetahui bagaimana memperoleh hak patent. Agar produk atau jasa Anda benar-benar bisa Anda kendalikan dan tidak ditiru oleh orang lain yang tidak bertanggung jawab.
  2. Pilihlah skala produksi yang paling ekonomis
  3. Carilah saluran distribusi yang sesuai
  4. Menentukan supplier yang paling menguntungkan
  5. Biaya promosi harus diperhatikan, karena hal ini cukup mahal

c. Kerjasama dengan perusahaan lain

  1. Resiko ditanggung bersama-sama, jadi resiko masing-masing perusahaan menjadi berkurang
  2. Perusahaan dapat saling melengkapi atau menutupi kekurangan-kekurangan yang ada, karena mereka memiliki keahlian dan sumber sendiri-sendiri.


D. Strategi Marketing Mix (Bauran Pemasaran)

Marketing Mix adalah kombinasi dari empat variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan, yaitu : produk, struktur harga, kegiatan promosi dan sistem distribusi. Variabel-variabel marketing mix ini dapat dipakai sebagai dasar untuk mengambil suatu strategi dalam usaha mendapatkan posisi yang kuat dipasar. Saya akan membahas tentang bauran pemasaran (Marketing Mix) di artikel berikutnya.



E. Strategi Penentuan Waktu

Perusahaan dapat mengalami kegagalan dalam mencapai tujuan apabila bergerak terlalu cepat atau bahkan terlalu lambat. Oleh karena itu masalah penentuan waktu yang tepat sangat penting bagi perusahaan untuk melaksanakan program pemasarannya. yang paling penting adalah Bagaimana cara kita untuk bisa melaksanakan perencanaan ini (action) dengan baik.

Follow @RiskyIrawanID untuk bertanya atau konsultasi.

Ahmad Heryawan Mengaku Berambisi Jadi Presiden

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau yang kerap disapa Aher mengaku siap meningkatkan karir politiknya menjadi Presiden RI selanjutnya. Hal itu disampaikan Aher saat jumpa pers di Kantor Dewan Pimpinan Pusat PKS, Jakarta, Jumat (31/1/2014).

"Kalau ditugaskan (partai), ya tentu harus siap. Waktu itu di Pilgub (pemilihan gubernur) Jabar (Jawa Barat) tahun 2008 ditugaskan juga saya siap. 2013 ditugaskan lagi maju lagi," ujar Aher kepada wartawan.

Aher secara terang-terangan mengakui bahwa dirinya memiliki ambisi pribadi menjadi presiden. Meski demikian, dalam struktur internal PKS, kata dia, ambisi pribadi dibatasi mekanisme penugasan berdasarkan keputusan Majelis Syuro. "Itu uniknya di PKS," katanya.

Aher menambahkan, kepemimpinan tidak bisa diberikan kepada orang yang terlalu berambisi menjadi pemimpin atau diberikan kepada orang yang tidak berambisi menjadi pemimpin. "Jadi (saya) tengah-tengah saja," ucap anggota Majelis Syuro PKS itu.

Meski begitu, Aher mengaku tidak masalah apabila nantinya gagal terpilih menjadi calon presiden PKS hasil Pemilihan Raya (Pemira). Apabila gagal, lanjutnya, ia bisa kembali melanjutkan tugas sebagai Gubernur Jawa Barat.

Sebelumnya, PKS melakukan Pemira pada akhir November 2013 oleh masing-masing Dewan Pimpinan Wilayah di 33 provinsi. Dalam Pemira itu, Hidayat Nur Wahid unggul. Perolehan suara Hidayat mengalahkan empat kandidat kuat lainnya, yakni Anis Matta, Aher, Tifatul Sembiring, dan Nur Mahmudi Ismail.

Hidayat memperoleh 18,34 persen suara, Anis Matta 17,46 persen, Ahmad Heryawan 16,69 persen, Tifatul 11,5 persen, dan Nur Mahmudi 7,41 persen. Meskipun unggul dalam Pemira, Hidayat tidak serta-merta menjadi capres yang diusung PKS karena ditentukan Majelis Syuro.

Koruptor Anggoro Apes, Malam Imlek Digelandang KPK

Sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga, begitulah pepatah kita menyiratkan pesan, pasalnya koruptor yang buron ke Cina, Anggoro Widjojo digelandang pulang ke Indonesia di malam imlek oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam beberapa tahun terakhir bos PT Masaro Radiokom itu, ditangkap setelah empat tahun tujuh bulan lalu berhasil melarikan diri ke luar negeri. Ia dikabarkan bersembunyi di Cina, sama dengan Eddy Tanzil yang kabur dan mendirikan pabrik bir terbesar di Cina.

Terkait dengan perayaan Imlek yang akan dirayakan esok hari, Johan Budi belum tahu apakah Anggoro akan diijinkan bersembahyang ke vihara atau tidak. Anggoro resmi ditahan KPK setelah berhasil ditangkap aparat gabungan di Shenzhen, Cina. Dari China, ia langsung dibawa ke Indonesia menggunakan pesawat Garuda dan langsung dibawa ke KPK.

Juru Bicara KPK, Johan Budi menegaskan selama 20 hari ke depan Anggoro akan dititipan di Rutan Guntur.

"Kita belum tahu apa agamanaya dari pak AW makanya kita berkoordinasi dengan kepala rutan," pungkas Johan.

Tersangka Anggoro Widjojo, diduga melakukan korupsi dalam proyek Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) di Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan memberikan imbalan uang kepada beberapa pejabat Kemenhut dan anggota DPR RI, agar bisa mengatur anggaran proyek SKRT sesuai keinginan perusahaannya. KPK menemukan penggelembungan harga, yang menimbulkan kerugian negara pada proyek SKRT.

Kasus korupsi SKRT, sudah menjebloskan sejumlah orang ke penjara. Antara lain Presiden Direktur PT Masaro Radiokom Putranefo Prayugo; serta, mantan Kabiro Perencanaan dan Keuangan Kemenhut, Wandojo Siswanto.

Selain itu, sejumlah mantan anggota Komisi IV DPR RI juga turut terjerat, yakni Azwar Chesputra, Al-Amin Nur Nasution, Hilman Indra, dan Fachri Andi Leluasa. Bahkan sempat menyeret nama mantan Menteri Kehutanan MS Kaban selaku saksi.

KPK mengklaim, sudah melunasi "utang" menangkap buronan kasus korupsi di luar negeri, setelah berhasil menangkap Anggoro Widjojo, Kamis (30/1/2014).

"Dengan penangkapan AW, lunas sudah hutang-hutang KPK untuk menangkap para tersangka yang buron," kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, saat menggelar jumpa pers di kantor KPK, Jakarta, Kamis (30/1/2014).

Sebelumnya, buronan yang telah lebih dulu dibekuk KPK yakni Nunun Nurbaeti (kasus suap cek pelawat); Neneng Sri Wahyuni (kasus korupsi proyek PLTS); M Nazaruddin (kasus suap wisma atlet SEA Games); dan, Hengky Samuel Daud (kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran.

Hukum Wartawan, Mesir Dikecam Badan HAM Dunia

Lembaga HAM global dilaporkan telah mengecam keras keputusan Mesir untuk menghukum wartawan televisi al-Jazeera, yang menyatakan bahwa Ikhwanul Muslimin digulingkan dari kekuasaan oleh militer pada bulan Juli 2013.

Kantor berita al-Jazeera yang berbasis di Doha, telah membuat marah pemerintah baru atas liputan mengenai tindakan keras mematikan terhadap Ikhwan dan pendukung presiden terguling Muhammad Mursi. Al-Jazeera mengatakan tuduhan itu “Konyol dan tidak didasarkan pada realitas apapun.”

Jaksa pengadilan mengatakan bahwa mereka tengah mengurus kasus 20 jurnalis yang dituduh telah menggambarkan Mesir dalam keadaan “perang saudara.”

Para terdakwa termasuk 16 orang Mesir, dua di antaranya telah di penjara sejak musim panas, empat orang asing, warga Australia Peter Greste, dua warga Inggris, dan seorang wanita Belanda.

Jika terbukti bersalah, warga orang asing dan 15 warga Mesir ini bisa menghadapi tuntutan tujuh tahun penjara.

PCNU: Miras itu Haram, tidak Ada Miras Menyehatkan

Musyawarah Kerja (Musker) I PCNU di Ponpes Amanatul Ummah, Kembang Belor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto yang berlangsung pada tanggal 24-25 Januari 2014 lalu mendesak agar Pemkab Mojokerto segera menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Minuman Keras (Miras).

Mustasyar PCNU, KH Masyhul Ismail mengatakan, NU mendesak Pemkab segera menetapkan Perda tentang larangan peredaran miras dan praktik-praktik prostitusi.

"Miras itu ya haram, tidak ada miras menyehatkan. Dalam aturan agama sudah jelas larangannya. Ayat Alquran janganlah direka-reka. Sedikit atau banyak miras tetaplah haram," ungkapnya.

Pernyataan Kiai Masyhul (sapaan akrabnya, red) tersebut, menyindir pernyataan kontroversi yang disampaikan Bupati Mojokerto, Mustafa Kamal Pasa yang menyebutkan bahwa dia juga minum bir dan meminum bir itu sehat, pada peletakan batu pertama pembangunan pabrik minuman non-alkohol di PT Multi Bintang Indonesia (MBI) Mojokerto beberapa waktu lalu.

"Kami mohon Pemkab bersama DPRD segera mungkin menerbitkan Perda Miras. Soal waktunya kapan itu terserah mereka, yang jelas kami meminta ini untuk disikapi secepatnya," imbuh kiai yang juga menjabat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mojokerto ini.

Desakan larangan peredaran miras yang juga disampaikan pada jajaran pengurus, Musyawarah Wilayah Cabang (MWC) dan ranting se-Kabupaten Mojokerto, lantaran NU menilai Mojokerto kini sebagai daerah mudah sasaran peredaran miras. Baik untuk jenis produksi yang dilegalkan pemerintah maupun miras oplosan alias cukrik illegal.

"NU juga menyerukan kepada warga NU dan elemen struktulan di seluruh level untuk menyerukan gerakan perlawanan rakyat secara massif dan terbuka. Terhadap praktik-praktik prostitusi, perjudian, miras, obat-obatan terlarang dan pornografi," tegas pengasuh Ponpes Khusnul Hidayah, Kemasan Tani, Kecamatan Gondang ini.

Awal tahun ini Mojokerto digegerkan dua dua peristiwa terkait miras. Pertama, 17 warga Mojokerto tewas setelah menenggak miras oplosan (cukrik). Kedua, Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa yang menyatakan minur bir itu menyehatkan.

"Jujur, saya juga minum bir, dan minum bir ini membuat sehat," ucap Mustofa saat memberikan sambutan dalam acara peresmian pembangunan pabrik minuman non-alkohol milik PT MBI (Multi Bintang Indonesia, Tbk), yang berlokasi di Desa Sampang Agung, Kecamatan Kuthorejo, Mojokerto, Jumat (17/1/2014).

Kim Jong Un Habisi Seluruh Keluarga Pamannya

Diktator Korea Utara, Kim Jong Un, dikabarkan tak hanya mengeksekusi pejabat tinggi militer yang juga pamannya, Jang Song Thaek, dengan tuduhan pengkhianatan pada Desember tahun lalu. Menurut kantor berita Korea Selatan, Yonhap, Minggu (26/1/2014), Jong Un dikabarkan juga mengeksekusi semua anggota keluarga sang paman, termasuk tujuh anak-anak.

”Mereka antara lain adik perempuan Song Thaek, Jang Kye Sun, dan suaminya, Duta Besar Korut untuk Kuba Jon Yong Jin. Juga Duta Besar Korut untuk Malaysia Jang Yong Chol, kemenakan Song Thaek, berikut kedua putranya,” ujar sejumlah sumber.

Mereka ditarik pulang ke Korut pada awal Desember untuk dieksekusi. Anak laki-laki dan perempuan, bahkan cucu dari dua saudara Song Thaek, ikut dieksekusi. Beberapa dari mereka ditembak di depan umum saat menolak diseret keluar dari apartemen mereka di Pyongyang.

Sumber: Kompas

Orang Kristen Papua Juga Serukan Anti Miras

Ketika umat Islam merindukan kesempurnakan syariat Islam, presiden SBY malah mencabut larangan minuman beralkohol yang mengakibatkan beredar kembali secara bebas di gerai-gerai waralaba.

Ikuti cara Islam, sejak 2012 Gereja di Papua pun serukan anti miras karena tingginya kriminalitas dan penyebaran penyakit lainnya akibat mengkonsumsi minuman keras (miras) secara tidak bertanggungjawab dan kelewat batas, membuat Gereja Papua menyerukan kepada jemaat untuk menghindari miras.

Hal ini diserukan oleh Wakil Sekretaris Sinode Gereja Kristen Injili di tanah Papua, Pendeta D Watopa. "Akibat pengaruh miras orang bisa melakukan tindakan kriminal serta menjadi penyebab penularan penyakit berbahaya HIV dan AIDS," ungkapnya saat membuka sidang GKI Klasis Biak Selatan, Rabu (8/2).

Watopa mengingatkan bahwa miras hanya membawa kerugian bagi warga Papua. Bahkan setiap miras yang dipasok ke tanah Papua hanya menambah kekayaan pengusaha pemasok tetapi tidak menguntungkan bagi masyarakat khususnya warga jemaat di lingkup GKI Sinode di tanah Papua.

Watopa berharap, melalui sidang klasis Biak Selatan, persoalan minuman keras dan penyakit menular HIV/AIDS dapat menjadi perhatian sebab akibat pengaruh miras dampak yang ditimbulkan cukup banyak di tengah warga jemaat. "Pengaruh miras juga dapat merusak moral dan mental warga jemaat, karena itu masalah ini harus mendapat perhatian peserta sidang klasis GKI Biak Selatan," ungkap Pendeta Watopa dihadapan 324 peserta sidang Klasis Biak selatan pada 2012 silam.

Gereja dapat terus menyentuh jemaat melalui himbauan dan gerakan nyata untuk menghindarkan generasi bangsa jatuh ke dalam jurang kejatuhan akibat salah dalam memilih terpaan modernisasi yang banyak disalahgunakan.

Minuman keras adalah minuman yang sebenarnya di haramkan oleh agama. Selain itu dampak minuman keras bagi kesehatan bisa berdampak negatif. Banyak sekali orang yang bila terkena masalah atau lagi stress lari dengan menenangkan diri mengkonsumsi minuman keras.

MHTI: Sebut Pelacur Pahlawan, Bupati Kendal Sekuler

Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (MHTI) melayangkan tanggapan terkait pernyataan Bupati Kendal Widya Kandi Susanti yang menyebut pekerja seks komersial (PSK) sebagai pahlawan keluarga.

Juru Bicara Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia Iffah Ainur Rochmah dalam rilisnya (27/1) mengatakan, pernyataan Bupati Widya menunjukkan cara berpikirnya yang pragmatis, kompromistis, dan sekuler.

“Sebagai seorang muslimah semestinya tidak mentolerir hal yang dilarang agama. bila merujuk kepada aturan agama (Islam) justru Bupati Widya akan mendapati komprehensifnya aturan Islam mengatasi persoalan ini,” ungkap Iffah.

Menurut Muslimah HTI, Islam menetapkan lima jalur yang harus ditempuh untuk mengatasi maraknya prostitusi. Pertama, penegakan hukum/sanksi tegas kepada semua pelaku prostitusi.

Kedua, penyediaan lapangan kerja. Faktor kemiskinan yang seringkali menjadi alasan utama PSK terjun ke lembah prostitusi tidak perlu terjadi bila negara memberikan jaminan kebutuhan hidup setiap anggota masyarakat, termasuk penyediaan lapangan pekerjaan.

Ketiga, pendidikan/edukasi yang sejalan. Pendidikan bermutu dan bebas biaya akan memberikan bekal kepandaian dan keahlian pada setiap orang agar mampu bekerja dan berkarya dengan cara yang baik dan halal.

Keempat, aspek Sosial. Pembinaan untuk membentuk keluarga yang harmonis merupakan penyelesaian jalur sosial yang juga harus menjadi perhatian pemerintah. Hal lain adalah pembentukan lingkungan sosial yang tidak permisif terhadap kemaksiatan sehingga pelaku prostitusi akan mendapat kontrol sosial dari lingkungan sekitar.

Kelima, kemauan Politik. Penyelesaian prostitusi membutuhkan diterapkannya kebijakan yang didasari syariat Islam. Harus dibuat undang-undang yang tegas mengatur keharaman bisnis apapun yang terkait pelacuran.  Dibutuhkan political will di tingkat negara untuk menutup tuntas pintu-pintu prostitusi. [Islampos/duniaterkini.com]

Tanggapan BI Terhadap Uang Berstempel Prabowo

Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat untuk menukarkan uang kertas yang tidak layak edar. Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Peter Jacobs menuturkan, ada beberapa kriteria uang tidak layak edar. Salah satunya, memiliki tambahan tinta di permukaan kertas tersebut alias dicoret atau dicap seperti yang ditemukan pada uang kertas yang diberi stempel bertuliskan Prabowo, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

"
Bila uang bercap tersebut masuk ke Bank Indonesia, maka akan dimusnahkan," ungkapnya pada hari Senin (27/1/2014).

Ia melanjutkan, masyarakat bisa langsung mendatangi kompleks Gedung Bank Indonesia apabila mendapati uang kertas tidak layak edar. Langkah lain yang bisa dilakukan masyarakat adalah menukarkannya ke kantor bank-bank terdekat.

"Datang saja ke BI nanti bisa ditukar, atau ke bank nanti bank yang serahkan ke BI. Soalnya uang yang ada tulisan atau cap itu bagi BI masuk ke uang tidak layak edar, dan akan dimusnahkan," kata Peter.


(dari berbagai sumber/duniaterkini.com)

Mengapa Hizbut Tahrir Mengharamkan Demokrasi?

Wacana demokrasi di kalangan Muslim, termasuk para tokohnya, saat ini didominasi oleh opini bahwa demokrasi kompatibel dengan Islam, dan sebaliknya. Alasannya antara lain karena unsur demokrasi terpenting adalah syura atau musyawarah yang memang disyariatkan dalam Islam. Demokrasi juga sering dikait-kaitkan dengan transparansi, keadilan, kesamaan di depan hukum, kesejahteraan dan hal-hal positif lainnya. Semua itu tentu merupakan kemaslahatan yang juga ingin diwujudkan oleh Islam.

Namun, pendapat berbeda telah lama dikemukakan oleh Hizbut Tahrir. Hizbut Tahrir justru melihat demokrasi bertentangan sama sekali dengan Islam, mulai dari asas hingga cabangnya. Bukan hanya bertentangan dengan Islam, demokrasi pun telah banyak menimbulkan malapetaka kemanusiaan. Jika demikian, apa alasan rasionalnya bahwa demokrasi bertentangan dengan Islam? Mana pula bukti-bukti bahwa demokrasi menghasilkan banyak malapetaka kemanusiaan? Lalu bagaimana umat Islam seharusnya bersikap terhadap demokrasi?

Untuk menjawab beberapa pertanyaan di atas, kali ini Redaksi mewawancari KH Shiddiq al-Jawi dari DPP Hizbut Tahrir Indonesia. Berikut pertikan wawancaranya.

Sebagian kaum Muslim beranggapan demokrasi tidak bertentangan dengan Islam, karena substansi demokrasi adalah prinsip kekuasaan rakyat, yaitu rakyatlah yang memilih pemimpin yang memegang kekuasaan. Bagaimana pendapat Ustadz?

Memang ada yang berpendapat seperti itu, seperti Syaikh Yusuf Qaradhawi dalam kitabnya Min Fiqh ad-Dawlah. Saya katakan, pendapat ini ada benarnya pada satu segi. Namun, secara umum pendapat itu tetap tidak benar. Ada benarnya, karena dari segi kekuasaan atau pemerintahan, Islam memang memberikan kekuasaan itu menjadi milik umat. Inilah yang disebut prinsip as-sulthan li al-ummah. Dalilnya adalah hadis-hadis pembaiatan khalifah oleh umat. Jadi, memang ini sekilas mirip dengan prinsip demokrasi rule from the people atau pemerintahan dari rakyat. Namun, tetap ada bedanya, karena dalam Islam rakyat memilih penguasa untuk  menjalankan syariah. Sebaliknya, dalam demokrasi, rakyat memilih penguasa untuk menjalankan hukum buatan rakyat, bukan hukum syariah.

Jadi, pendapat Syaikh Yusuf Qaradhawi itu ada benarnya dalam satu sisi, namun pendapat beliau secara umum saya anggap tetap tidak benar. Tampaknya beliau luput memperhatikan prinsip lainnya dalam demokrasi, yaitu kedaulatan rakyat, yang justru amat bertolak belakang dengan Islam. Kalau kedaulatan dikatakan ada di tangan rakyat, artinya kewenangan tertinggi untuk menetapkan hukum ada di tangan manusia. Ini jelas sekali bertentangan dengan Islam, karena dalam Islam yang berhak menetapkan hukum bukan manusia, melainkan hanyalah Allah saja. Ingat firman Allah: In al-hukmu illa lilLah (QS al-An’am [6]: 57). Jadi dalam Islam, kedaulatan bukan di tangan rakyat, tetapi di tangan syariah, karena syariah itu adalah wujud konkret dari hak Allah membuat hukum.

Ada juga yang berpendapat, demokrasi itu substansinya adalah musyawarah, dan itu kan justru disyariatkan?

Banyak orang bicara seperti itu. Misalnya, Presiden RI pertama, Soekarno. Dia pernah bilang demokrasi bagi umat Islam adalah musyawarah. Saya menentang Soekarno, juga menentang pendapat keliru seperti ini. Pertama, karena musyawarah dalam Islam itu tidak pas kalau dikomparasikan dengan demokrasi. Musyawarah itu artinya adalah pengambilan pendapat menurut ajaran Islam (akhzdur ra‘yi fi al-Islam). Adapun demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan dari Barat. Jadi membandingkan atau menyamakan musyawarah dengan demokrasi menurut saya nggak level, istilahnya tidak apple to apple. Mestinya demokrasi itu dibandingkan dengan sistem pemerintahan Islam, yaitu Khilafah, bukan dengan musyawarah. Ini yang pertama. Kedua, kalau demokrasi dengan musyawarah tetap dibandingkan, akan banyak perbedaannya. Dalam hal siapa yang berperan serta musyawarah beda dengan demokrasi. Al-Quran menegaskan, peserta musyawarah hanyalah Muslim, bukan non-Muslim. Ayat wa syawirhum fi al-amri (bermusyawarahlah kamu dengan mereka dalam segala urusan, QS Ali ‘Imran [3]: 159), juga ayat wa amruhum syura baynahum (urusan mereka diputuskan dengan musyawarah di antara mereka, QS Syura’ []: 38), menunjukkan sebenarnya kata “mereka” (hum), adalah kaum Muslim saja, tidak mencakup kaum non-Muslim. Sebaliknya, dalam demokrasi, yang berperan serta tidak ada batasannya, bisa siapa saja, Muslim atau non-Muslim. Ketiga, dalam hal kriteria pendapat yang diambil juga berbeda. Dalam demokrasi, kriterianya adalah suara mayoritas untuk semua persoalan. Dalam Islam, kriterianya tidak selalu suara mayoritas. Untuk persoalan-persoalan teknis sederhana yang hukumnya mubah, kriterianya memang suara mayoritas. Namun, dalam persoalan-persoalan normatif yang menyangkut hukum, kriterianya bukan suara mayoritas, melainkan dalil syar’i, yakni mana dalil syar’i yang paling kuat. Untuk persoalan-persoalan strategis yang memerlukan keahlian, kriterianya juga bukan suara mayoritas, melainkan pendapat yang paling benar, yang datang dari para ahlinya.

Namun, dengan demokrasi itu ada keterbukaan, terbuka kesempatan mengoreksi, pemerataan kesempatan dan rakyat bisa memperjuangkan haknya. Jadi, jatanya, demokrasi itu tetap penting. Bagaimana komentar Ustadz?

Apa yang disebut sebagai keterbukaan, transparansi, akuntabilitas, dan sebagainya itu tidak dapat menjadi dalil untuk mengadopsi demokrasi atau dalil atas kebolehan umat Islam berperan serta dalam sistem demokrasi.  Mengapa? Karena hal-hal yang disebut tadi hanyalah persoalan cabang dari persoalan pokoknya, yaitu demokrasi. Selama demokrasi sebagai persoalan pokoknya bertentangan dengan Islam, maka demokrasi tetap tak boleh diambil atau diamalkan umat Islam, meski dalam persoalan cabangnya tidak bertentangan dengan Islam. Analoginya begini. Agama Kristen konon mengajarkan kasih sayang kepada sesama, mengajarkan kepedulian kepada manusia yang menderita atau terkena musibah. Saya tanya, apakah lalu boleh seorang Muslim memeluk agama Kristen dengan alasan toh Islam juga mengajarkan kasih sayang dan kepedulian kepada sesama? Tetap tidak boleh, bukan? Karena kasih sayang atau kepedulian itu kan cuma persoalan atau ajaran cabang dalam Kristen, yang mungkin secara lahiriah tak bertentangan dengan Islam. Jadi, yang perlu dilihat bukan persoalan cabangnya itu, melainkan justru persoalan pokok dalam akidah Kristen itu sendiri, semisal teologi Trinitas yang jelas-jelas kufur dan bertentangan secara total dengan Tauhid (QS al-Maidah [5]: 72-73).

Lalu bagaimana mau melakukan perubahan kalau tidak melalui sistem demokrasi?

Perubahan seperti apa dulu? Kalau yang dimaksud adalah perubahan yang bersifat parsial, misalnya perubahan kebijakan atau kultur tertentu pada departemen tertentu, semisal pada Departemen Pertanian atau Departemen Sosial, mungkin ada benarnya masuk demokrasi itu dikatakan penting. Namun, jika yang dimaksud adalah perubahan total, yaitu mengganti sistem demokrasi menjadi sistem Khilafah demi menerapkan syariah secara kaffah, dan inilah yang seharusnya dilakukan oleh umat Islam kini, maka masuk sistem demokrasi itu bukan saja tidak penting, tetapi justru akan mempertahankan demokrasi yang seharusnya segera digantikan dengan sistem Khilafah.

Kalau kita tidak masuk dalam sistem demokrasi, katanya nanti kondisi umat makin buruk dan umat makin terzalimi. Bagaimana, Ustadz?

Siapa bilang? Mana buktinya? Itu kan cuma asumsi yang tidak berdasar fakta sama sekali. Pendapat itu kalau di balik, artinya kondisi umat akan lebih baik dan makin mendapat keadilan (tak dizalimi), jika umat Islam masuk sistem demokrasi. Faktanya tidak demikian. Justru pada era reformasi yang katanya lebih demokratis dibanding era Orde Baru, rakyat Indonesia yang notebene mayoritasnya umat Islam, kondisinya tidak lebih baik. Angka kemiskinan, utang pemerintah, korupsi, dekadensi moral, dominasi asing dalam politik dan ekonomi, menjadi makin gila-gilaan justru di era reformasi sekarang. Padahal banyak orang Islam di parlemen dan kabinet. Jadi, apakah dengan jumlah partai politik yang lebih banyak saat ini kondisi umat menjadi lebih baik? Apakah dengan peran serta orang Islam dalam lembaga legislatif (DPR dan MPR) yang dipilih langsung oleh rakyat, kondisi umat lebih baik? Apakah dengan peran serta umat Islam memilih langsung presiden dan wakil presiden, memilih langsung kepala daerahnya dalam Pilkada, membuat kondisi umat lebih baik? Tidak bukan?

Namun, kalau tidak masuk demokrasi, nanti kekuasaan dikuasai non-Muslim dan orang-orang yang rusak dan itu akan mendatangkan dharar (bahaya) bagi umat. Padahal dharar kan harus dihilangkan?

Memang benar ada kaidah fikih: izalah  dharar fardh[un], menghilangkan bahaya adalah fardhu. Namun, tidak tepat kalau kaidah ini diterapkan untuk mewajibkan masuk sistem demokrasi demi mencegah bahaya berupa dominasi non-Muslim atau orang rusak. Mengapa? Ada dua alasan. Pertama, karena walaupun benar dominasi non-Muslim atau orang rusak adalah bahaya bagi umat Islam, perlu diingat, bahaya itu tidak muncul dengan sendirinya, melainkan muncul karena adanya sumber bahaya, yaitu sistem demokrasi itu sendiri. Sistem demokrasilah yang memberikan kesempatan kepada mereka untuk menimpakan bahaya kepada umat Islam. Jadi, sistem demokrasi itulah yang mestinya lebih patut dan lebih utama untuk dihilangkan, bukan bahaya-bahaya lainnya sebagai ekses sistem demokrasi. Jadi, kaidah fikih tadi semestinya diterapkan untuk mewajibkan penghapusan sistem demokrasi sebagai induk bahaya, bukan untuk mewajibkan peran serta umat dalam sistem demokrasi untuk sekadar menghilangkan bahaya-bahaya lain yang muncul sebagai ekses sistem demokrasi. Kedua, jika sistem demokrasi berpotensi menimbulkan bahaya berupa dominasi non-Muslim atau orang rusak, ini berarti, sistem demokrasi telah menjadi sarana (wasilah) pada sesuatu yang haram, yaitu munculnya bahaya. Jadi, kaidah fikih yang relevan untuk menghukumi sistem demokrasi adalah: al-wasilah ila al-haram muharramah (segala sarana menuju yang haram hukumnya diharamkan). Jadi, sistem demokrasi itu hukumnya haram, karena dapat menimbulkan sesuatu yang haram, yaitu bahaya berupa dominasi non-Muslim atau orang rusak.

Ada yang bilang kalau belum bisa diambil semuanya, ya jangan ditinggalkan semuanya. Sebab, ada kaidah fikih: ma la yudraku kulluhu la yutraku kulluhu. Bagaimana, Ustadz?

Begini. Penerapan kaidah itu ada syaratnya, yaitu hanya boleh diterapkan untuk perbuatan-perbuatan halal yang sesuai syariah, bukan untuk perbuatan yang diharamkan syariah. Jadi, tidak boleh diterapkan dalam kasus, misalnya, kalau tidak mampu mencuri mobil, maka curilah spionnya saja, jangan ditinggalkan semuanya. Apakah ini bisa dibenarkan? Tidak bukan? Jadi, kaidah tadi tidak boleh diterapkan untuk perbuatan yang diharamkan syariah. Maka dari itu, harus dijawab lebih dulu, masuk ke dalam sistem demokrasi, misalnya dalam kasus seorang Muslim menjadi anggota lembaga legislatif, apakah perbuatan yang dihalalkan atau diharamkan? Menurut saya, hukumnya haram, karena haram hukumnya melegislasikan hukum yang bukan syariah Islam. Kecuali masuknya bukan untuk melegislasi hukum, tetapi sekadar menjalankan fungsi pengawasan (muhasabah) dan untuk berdakwah, maka hukumnya boleh. Itu dijelaskan dalam salah satu kitab Hizbut Tahrir, yakni An-Nizham al-Ijtima’i fi al-Islam halaman 84-85. Jadi, jika masuknya Muslim dalam lembaga legislatif adalah perbuatan yang haram, tentu tidak boleh kita menerapkan kaidah ma la yudraku kulluhu la yutraku kulluhu. Kekeliruan yang amat fatal kalau kita menerapkan kaidah ini untuk melegitimasi perbuatan yang sudah diharamkan syariah.

Bukankah dalam demokrasi pun bisa lahir peraturan-peraturan yang tidak bertentangan dengan Islam?

Yang wajib diamalkan umat Islam itu hanyalah hukum syariah. Apabila ada peraturan atau hukum atau undang-undang yang tidak bertentangan dengan Islam, tetapi peraturan itu tidak bersumber dari Al-Quran dan as-Sunnah, maka bagaimana pun status peraturan itu adalah tetap bukan hukum syariah. Contoh di Rusia dulu pernah ada undang-undang yang melarang bunga bank. Apakah ini hukum syariah? Jelas bukan, karena undang-undang itu tentu tidak bersumber dari al-Quran dan as-Sunnah. Jadi demokrasi tetap harus kita tolak walaupun dengan demokrasi bisa lahir undang-undang yang diklaim tak bertentangan dengan Islam. Karena peraturan yang diperlukan umat Islam adalah peraturan yang lahir dari Islam itu sendiri, yaitu undang-undang yang secara materil adalah hukum syariah semata.

Masuk ke sistem demokrasi itu hanya untuk alat perjuangan, sedangkan secara sikap tetap menolak demokrasi. Bagaimana dengan pendapat semacam ini?

Bagi umat Islam, alat perjuangan itu harus yang halal, bukan yang haram. Menggunakan alat yang haram untuk mencapai tujuan yang halal, hukumnya tetap haram dan berdosa, tidak halal. Kaidah fikih menyebutkan: la yutawashshalu ila al-halal bi al-haram (tidak boleh mencapai yang halal dengan menggunakan sarana yang haram). Ini disebut dalam kitab Ad-Da’wah ila al-Islam karya Syaikh Ahmad Mahmud halaman 101.

Jadi bagaimana kita bisa tetap memperjuangkan Islam, memperjuangkan nasib umat dan merealisasi perubahan dan perbaikan ke depan?

Perjuangan yang sahih bukanlah melalui demokrasi, melainkan mencontoh Rasulullah saw., yaitu menekuni jalan dakwah melalui aktivitas perjuangan politik (kifah siyasi) dan perang ideologi (shira’ fikri), serta berupaya melakukan thalabun-nushrah (mencari dukungan) dari pihak-pihak yang mampu menyerahkan kekuasaan untuk menegakkan Khilafah demi tegaknya syariah secara kaffah. Inilah satu-satunya cara yang wajib ditempuh umat. Tak ada yang lain. []

Didalam Penjara Anas Menyerang SBY Lewat Twitter

Mantan ketua umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum berkicau lewat akun twitter resmi miliknya @anasurbaningrum. Kali ini, Anas 'menyerang' Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait dengan persetujuan dana saksi partai politik.

Twitter yang saat ini menggunakan admin tersebut mengungkapkan jika presiden menyetujui alokasi dana saksi senilai Rp 700 miliar berkat lobby yang dilakukan oleh para pengurus partai politik. "Mudah dimengerti kalau presiden setuju. Wong presiden juga ketum parpol," ujarnya, Senin (27/1).

Padahal, Anas menambahkan, pemberian dana untuk saksi dalam Pemilu 2014 telah melanggar undang-undang. Menurutnya, undang-undang sudah mengatur untuk melarang parpol menerima dana dari APBN. Dia menambahkan, undang-undang menyebutkan, parpol dilarang menerima dana dari APBN, bantuan asing dan dana yang tidak jelas asalnya.

"Jika dana 700 miliar benar-benar dicairkan untuk bayar saksi parpol, maka presiden sedang memimpin pelanggaran UU," kicaunya. " Presiden yg terang-terangan memimpin pelanggaran UU, ya apa namanya? tergantung dpr menyikapinya," katanya menambahkan.

Pekerja Asing di Dubai Berbondong-bondong Masuk Islam

Pekerja asing di Dubai, UEA, berbondong-bondong menjadi mualaf. Diperkirakan dua ribu pekerja asing di Dubai memeluk Islam tahun lalu.

Dubai adalah salah satu kota dengan pusat pertumbuhan ekonomi terbesar di Timur Tengah terus menarik perhatian para pekerja ekspatriat dari berbagai negara.

Para pekerja Muslim baru ini berasal dari Filipina, Cina, India, Sri Lanka, Thailand, Cameron, Inggris, Amerika, Jerman, Australia dan Italia. Direktur Pusat Komunitas Dar Al Ber Islam Dubai, Rashid Aljunaibi mengatakan, setidaknya 2.115 pekerja asing menjadi mualaf pada 2013 di lembaganya di Dubai.

Ada kenaikan yang signifikan jumlah mualaf di 2012 sebanyak 1.907 orang dibanding pada 2011 lalu, sebanyak 1.380 orang. Jumlah ini terus meningkat dibanding beberapa tahun sebelumnya.

"Mereka dari berbagai negara seperti Asia Selatan, Afrika hingga Amerika dan Eropa," ujar Aljunaibi yang dilansir dari Khaleej Times, Senin (27/1).

Aljunaibi mengatakan lembaganya tidak pernah memaksa mereka yang non-Muslim menjadi mualaf. Ia menjelaskan, langkah yang selama ini dilakukan hanya mendistribusikan 56.215 buku, brosur, CD dan kaset berkaitan tentang Islam yang diterjemahkan dalam beberapa bahasa, seperti Inggris, Tagalog, India dan Cina.

Injak-injak Kekasihnya Sampai Janin di Rahim Gugur

Ulah nekat dilakukan Wujud Sugiarto, 20, bersama pacarnya, Andini Kurniawati.  Kedua Anak Baru Gede (ABG) asal  Patuk, Sidomulyo, Kecamatan Krian sepakat menggugurkan kandungannya dengan cara diinjak.
Pasalnya, berbagai cara menggugurkan kandungan mulai jamu hingga obat-obatan tak bisa 'menghabisi' nyawa calon bayi yang berusia 7 bulan itu.

Dari kesepakatan yang diambil ini, Wujud Sugiarto justru meringkuk di tahanan Polsek Krian. Sedangkan calon bayi hasil huhungan gelap yang selama ini dijalin dengan Andini meninggal dunia dengan kondisi lebam di kepala dan perut.
Sementara, Andini yang mengalami pendarahan hingga melahirkan masih dirawat di sebuah Rumah Sakit di Krian.

Informasi yang diperoleh, kedua pasangan ini sudah menjalin hubungan asmara selama 5 tahun dan bingung lantaran akibat hubungannya yang terlalu jauh membuat Andini hamil. Meski dalam kondisi perut membuncit, kedua insan ini tak direstui orang tua Andini dengan dalih Wujud masih belum bekerja.

Di tengah kebingungan itu, baik Andini dan Wujud berusaha menggugurkan kandungan sejak usia kehamilan 3 bulan. Mulai ramuan tradisional hingga obat-obatan dan minuman berkarbonasi sudah dicobanya. Tetapi orok bayi yang ada di kandungan Andini tetap bertahan hingga akhirnya diinjak Wujud.

Kesepakatan menggugurkan kandungan itu dilakukan di rumah Andini saat kedua orang tuanya tidak ada di rumah dan dilakukan di kamar korban. Sesuai pengakuan Wujud yang kini ditahan penyidik Polsek Krian dilakukan sekitar 5 kali dengan posisi korban telentang di ranjang. Setelah diinjak  tersangka sekitar pukul 19.00 WIN, korban merasakan perutnya sakit tapi masih belum terjadi pendarahan.

Begitu tersangka pulang ke rumahnya yang tak jauh dari rumah pacarnya, korban mengalami pendarahan hebat. Orang tua korban yang saat itu baru datang ke rumah langsung membawanya ke rumah sakit terdekat. Karena korban mengerang kesakitan disertai pendarahan hingga bayi tersebut lahir prematur.

Sebelum peristiwa ini terjadi, sejak Kamis (23/1) kemarin, Andini dan Wujud sudah eker-ekeran karena calon bayi tetap bertengger. "Dari situ akhirnya saya bersama Andini sepakat untuk menggugurkan kandingan dengan cara perut dinjak ini," tutur Wujud yang tengah diperiksa penyidik, Minggu (26/1).

Menurut Wujud, ulah yang dilakukan itu untuk menuruti keinginan orang tua korban yang tidak menginginkan kehadiran bayi yang tengah dikandung putrinya itu.  "Saya bertanggung jawab walau harus hidup di balik terali jeruji besi dan sekarang ini saya hanya pasrah," tuturnya.

Kapolsek Krian, Kompol H Khoirul Anam, menjelaskan tersangka menginjak perut korban berulang-ulang. "Perut korban yang sedang mengandung 7 bulan itu diinjak berkali-kali hingga korban mengalami pendarahan parah dan bayinya lahir dengan kodisi meninggal dan mengalami luka di kepala dan perut," ungkap Khoirul.

Dalam perkara ini, tidak hanya tersangka Wujud saja yang akan dijadikan tersangka, Andini yang tengah dirawat di RS itu juga akan terkena imbasnya. Karena kesepakatan menggugurkan kandungan dilakukan berdua. [TRIBUNNEWS.COM/Duniaterkini.com]

Rumah Sakit Indonesia di Gaza Direncakan Selesai Maret

Bangunan fisik Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Gaza, Palestina direncakan selesai Maret 2014. Presidium Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), Jose Rizal Jurnalis mengatakan instalasi fisik berupa gedung, listrik, pendingin ruangan dan gas sudah selesai.

"Direncanakan Maret kita serahkan ke rakyat Palestina," ujarnya saat dihubungi Republika, Ahad (26/1).

Namun, selesainya bangunan fisik belum sepenuhnya membuat RSI di Gaza bisa berjalan. Karena, peralatan medis masih belum banyak. Setelah penyerahan kepada rakyat Palestina, Mer-C akan melakukan kampanye untuk bantuan peralatan medis.

Menurutnya, angka bantuan peralatan medis justru lebih besar ketimbang bantuan pembangunan fisik. "Kalau pembangunan gedung habis Rp 40 miliar, untuk peralatan medis kita butuh Rp 65 miliar," ujar Jose.

Meski belum sempurna benar, saat diserahkan nanti, RSI di Gaza sudah bisa mengoperasikan Unit Gawat Darurat (UGD), satu atau dua ruang operasi, 10 tempat tidur dan satu poliklinik. Ia masih membutuhkan perlatan seperti CT scan, instalasi ruang ICU, peralatan laboratorium dan penambahan tempat tidur untuk perawatan. 

Mer-C sudah berkomitmen akan terus mendampingi operasional RSI hingga lengkap peralatan medisnya. Di sisi lain, operasional RSI nantinya akan diserahkan sepenuhnya kepada rakyat Palestina. Sesuai dengan cita- cita awal, prinsip RSI adalah bantuan dari rakyat Indonesia untuk masyarakat Palestina.

Teknisnya, nanti akan dibentuk kepengurusan rumah sakit yang sepenuhnya diisi orang Palestina. "Syaratnya harus berisi faksi-faksi di sana," terang dia. 

Untuk itu, ia sudah menjalin komunikasi dengan faksi-faksi di Palestina utama di Gaza. Hamas, Fatah dan Jihad Islami sudah menyambut seruan ini. Namun untuk penanggung jawab tetap akan diserahkan kepada otoritas pemerintahan di Gaza.

Untuk mengimbangi, ia juga menjalin komunikasi dengan Duta Besar Palestina di Indonesia yang berafiliasi dengan pemerintahan di Tepi Barat. "Jika mereka tak bisa bersatu secara politik, minimal dalam bidang kesehatan."

Sementara untuk tenaga kesehatan, dokter dan perawat lokal memiliki kompetensi yang cukup untuk menjalankan RSI. Meski secara kuantitas, Jose mengakui jumlah tenaga kesehatan asal Palestina masih kurang. "Di masa damai mencukupi. Kalau masa perang sangat kurang," pungkas Jose. [rol/duniaterkini.com]

Meluasnya Dampak Gempa Kebumen, Penjelasan Sains

Dengan magnitud gempa 6,5, gempa Kebumen pada Sabtu (25/1/2014) 12.14 WIB sebenarnya belum apa-apa dibandingkan gempa Aceh pada tahun 2004 yang bermagnitud 9,2 atau gempa Mentawai pada tahun 2010 yang bermagnitud 7,7. Tapi, mengapa gempa kali ini dirasakan hingga hampir seluruh Jawa?

Pakar tektonik dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Irwan Meilano, mengungkapkan bahwa hal tersebut terkait dengan kedalaman pusat gempa. Irwan mencatat, pusat gempa berada pada 40 km dari garis pantai dan pada kedalaman 88 km.

"Berdasarkan kedalamannya, gempa berada pada bidang Benioff," kata Irwan kepada Kompas.com, hari ini.

Bidang Benioff, lengkapnya disebut Wadati Benioff, adalah zona seismik aktif yang berada di dekat zona subduksi yang aktivitasnya bisa menimbulkan gempa. Zona subduksi sendiri adalah zona pertemuan dua lempeng, dalam konteks gempa Kebumen, adalah Australia dan Indo-Australia.

Publikasi Bigman Marihat Hutapea di Jurnal Teknik Sipil ITB pada Desember 2009 menyebutkan bahwa zona Benioff di selatan Jawa menimbulkan kejadian 234 gempa dalam 40 tahun terkahir dengan gempa terbesar pada 9 Agustus 2007, bermagnitud 7,5.

"Karena lokasi gempanya cukup dalam, maka goncangan dirasakan di wilayah yang cukup luas, bahkan sampai pantai utara Jawa," kata Irwan.

Berdasarkan laporan dari beberapa kontributor Kompas.com, gempa dirasakan hingga wilayah Bandung dan Sukabumi di sebelah barat, Solo, Yogyakarta, dan Malang di sebelah timur, serta Brebes dan Tegal di sebelah utara.

Menurut peta goncangan yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hari ini, goncangan yang lebih kuat dirasakan di Kebumen, Yogyakarta, dan Solo sebesar IV MMI serta Cirebon dan Bandung sebesra II-III MMI.

Berdasarkan skala MMI, bila gempa dirasakan II-III MMI, maka warga akan merasa seperti ada truk berlalu di jarak dekat. Dengan skala IV MMI, gempa bisa dirasakan banyak orang, gerabah bisa pecah, serta pintu dan dinding berderik.

(kompas.com/duniaterkini.com)

Dampak Gempa Kebumen Meluas

Gempa di Kebumen yang terjadi Sabtu lalu diklaim terasa getarannya hingga beberapa titik di luar provinsi termasuk hingga Jawa Barat.  
Badan Meteorologi dan Geofisika menyatakan gempa berkekuatan 6,5 pada Skala Richter itu berasal dari di barat daya Kebumen, Jawa Tengah dengan kedalaman 48 kilometer sekitar pukul 12.14 WIB.

Berdasarkan keterangan dari sindonews.com, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa kerusakan bangunan akibat gempa di Kebumen mencapai puluhan.
 

Data sementara yang dihimpun BPBD sebagai berikut;

1)  Purworejo, berdampak pada dua rumah rusak, yaitu  satu rumah rusak erat di Desa Krandengan, Kecamatan Bayan dan satu rumah rusak berat di Tangkisan.

2)  Banyumas, ada 93 rumah di Banyumas yang rusak akibat gempa Kebumen. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sementara dua warga terluka ringan karena tertimpa material bangunan rumah, (Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Sabtu (25/1/2014) )

3)  Kebumen, satu unit masjid rusak berat, beberapa rumah di Desa Wonoharjo Kecamatan Rowokele mengalami retak-retak.

4)  Cilacap, tiga unit rumah rusak berat dan 13 rusak ringan.

5)  Magelang, terdapat dua rumah rusak di Desa Majaksingi, Kecamatan Borobudur.

6) Bantul Yogyakarta kerusakan rumah ada lima, di Desa Tirtohargo dan 3 unit di Desa Srigading Kecamatan Bantul.

"Petugas saat ini tengah melakukan pengecekan di lapangan, untuk korban jiwa sampai saat ini tidak ada laporan, petugas BPBD masih melakukan pendataan," pungkas Sutopo.

.
(dari berbagai sumber/duniaterkini.com)

Syarikat Islam Total Dukung Aher Jadi Capres

Syarikat Islam (SI) menilai sosok Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) memiliki kapabilitas memimpin Indonesia. Prestasi sebagai kepala daerah menjadi salah satu bukti kemampuan kepemimpinan Aher.

Ketua Umum DPP SI Rahardjo Tjakraningrat mengutarakan hal itu di depan forum Musyawarah Wilayah (Muswil) IX SI Jawa Barat di Kota Bandung, Sabtu (25/1).

Pembukaan Muswil SI IX dihadiri unsur pimpinan hampir semua elemen organisasi masyarakat (ormas) Islam se-Jawa Barat, termasuk Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

Ketua Umum DPP SI Rahardjo menyatakan, ormas Islam tertua yang dipimpinnya memang tidak terlibat langsung kegiatan politik praktis. Namun, tegasnya, karena Muswil IX SI digelar menjelang pesta demokrasi, maka otomatis juga menyinggung persoalan kepemimpinan nasional 2014-2019. "Bila nantinya PKS (Partai Keadilan Sejahtera) memutuskan calon presidennya adalah Pak Ahmad Heryawan, Syarikat Islam akan mendukung penuh pada Pemilihan Presiden," tandas Rahardjo, yang disambut aplaus tak kurang 400 peserta Muswil.

Rahardjo kepada wartawan usai pembukaan Muswil IX SI Jabar menjelaskan lebih detail dasar dukungannya kepada Aher. Dikatakan, untuk Indonesia yang lebih baik ke depan, bangsa yang berpenduduk 247 juta jiwa ini membutuhkan pemimpin yang agamis."Syarikat Islam menginginkan, Presiden mendatang tidak sekadar beragama Islam, namun juga agamis," ulas Rahardjo lagi.

Menurut sesepuh SI itu pula, kecerdasan dan kepimpinan Aher tak diragukan lagi. Hal ini terbukti pada keberhasilannya memimpin Jawa Barat, provinsi yang berpenduduk paling padat di Indonesia.

"Pak Ahmad Heryawan juga diterima semua elemen Islam, bahkan non-Islam pula. Beliau juga relatif tidak tersangkut masalah apapun. Bila Pak Ahmad Heryawan (memimpim Indonesia ke depan), semua akan terayomi, khusus ormas Islam," papar Rahardjo.

Sementara itu, Gubernur Ahmad Heryawan saat menyampaikan sambutannya sebelum membuka resmi Muswil IX SI Jawa Barat, memotivasi seluruh komponen ormas Islam untuk meningkatkan kemampuan di segala bidang.

"Mari kita meningkatkan kemampuan agar maksimal mengelola sumberdaya alam dan sumberdaya keumatan. Bila umat berdaya, Indonesia dapat memainkan peran lebih luas di arena internasional ke depan," jelas Aher.
 
Sumber: rol

Inilah Penjelasan Kenapa Gmail Sempat Bermasalah

Layanan penting milik Google, seperti Gmail, Google Plus, Calendar, dan Documents, sempat bermasalah, Sabtu malam (24/1/2014). Akibat dari masalah ini, layanan tersebut sempat tidak bisa diakses oleh penggunanya untuk sementara waktu.

Pihak Google sendiri sudah angkat bicara mengenai masalah tersebut. Menurut Ben Treynor, VP Engineering Google, dalam blog resmi perusahaan, penyebab utama dari permasalah tersebut berasal dari bug atau "kutu" pada software internal.

Bug tersebut membuat permintaan data oleh pengguna diabaikan oleh sistem, dan layanan Google yang sudah disebutkan sebelumnya menjadi error.

"Sistem internal yang menghasilkan konfigurasi--pada dasarnya, informasi yang memberitahu sistem lain untuk patuh--menemui sebuah bug pada software dan mulai menghasilkan konfigurasi yang salah," tulis Treynor.

"Konfigurasi yang salah tersebut dikirimkan ke layanan live selama 15 menit berikutnya, menyebabkan permintaan pengguna untuk data mereka diabaikan, dan layanan tersebut, pada gilirannya, mengalami error," lanjut Treynor.

Masih menurut Google, sekitar 10 persen dari pengguna mereka terkena masalah ini. Durasi gangguan di setiap pengguna tampaknya berbeda-beda, dari 30 menit hingga 1 jam. Oleh karena adanya gangguan tersebut, pihak Google pun meminta maaf.

"Apakah efeknya singkat atau berlangsung selama satu jam, mohon terima permintaan maaf kami," ujar Treynor.

Saat ini semua layanan yang bermasalah tersebut sudah bisa diakses kembali. 

Sumber: kompas.com

Martin Luther Salah Satu Pencetus Gerakan Anti Islam di Eropa

Kaum Protestan Amerika mewarisi kebencian mereka terhadap Islam dari pendukung perubahan abad ke-16 di Eropa. Berdasarkan buku Thomas Jefferson’s Qur’an yang ditulis oleh Denise A. Spellberg, terdapat tiga orang yang menjadi pencetus dari anti-Islam di Eropa.

Pencetus pertama adalah Protestan asal Jerman, Martin Luther (1483-1546). Menurutnya, Islam dan Katolik adalah ‘Antichrist’.

“Inti dari Antichrist adalah paus, tapi kulitnya adalah the Turk,” ujar dia. The Turk adalah Sultan Ottoman yang ia anggap sebagai pimpinan Islam.

Luther menganggap al-Qur’an sebagai buku yang berisi fitnah. Ia mendukung penerjemahan Qur’an ke Latin pada 1542 di Basel, Swiss, agar umat Kristiani dapat mempelajari kebohongan dan fabel.

Untuk lebih mendoktrin pengikutnya, Luther juga menerjemahkan satu polemik anti-Islam pada abad ke-13 dan menulis dua risalah anti-Ottoman.

Pencetus kedua adalah Protestan asal Perancis, John Calvin (1509-1564). Ia adalah ahli teologi yang pandangannya terhadap islam mempengaruhi kaum Protestan Amerika. Sama halnya dengan Luther, ia menganggap bahwa Islam adalah antichrist. Namun, bukan Sultan Ottoman yang ia anggap sebagai antichrist, melainkan Nabi Muhammad.

Teologi Calvin sangat berpengaruh pada Protestan di Amerika Utara. Oleh karena itu, mayoritas dari penduduk awal Amerika mengadopsi pemikiran Calvin mengenai islam dan antichrist.

Pencetus ketiga adalah Protestan asal Inggris, John Foxe (1516-1587). Pada 1566, ia menulis buku yang menjelaskan asal mula Islam dan sejarah militer Ottoman.

Foxe mendeskripsikan kekejaman Turki pada kaum Kristiani. Untuk menambah simpati dari para pembaca, ia melebih-lebihkan kekejaman bangsa Turki.  Karya Foxe tersebut menjadi buku yang paling berpengaruh di antara Protestan martilogi di koloni Inggris Amerika.

Peluncuran Buku SBY di Tengah Bencana

Peluncuran buku ‘Selalu Ada Pilihan’ karya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada hari Jumat, 17 Januari 2014 yang lalu di Jakarta Convention Center (JCC), dinilai oleh banyak kalangan kurang tepat. Anggota Komisi III DPR RI,  Bambang Soesatyo (Bamsat), di Jakarta, Sabtu (18/1) menilai momentum peluncuran buku tersebut tidak bijak.

Disaat rakyat di sejumlah daerah mengalami bencana banjir dan gunung meletus, Presiden kita merayakan peluncuran bukunya yang dihadiri sejumlah pejabat tinggi Negara, anggota DPR, serta sejumlah tokoh dari berbagai profesi.

Padahal, pada hari tersebut, rakyatnya di sejumlah wilayah di Jakarta hingga Manado di Sulawesi Utara dan Kabupaten Karo, Sumatera Utara, sedang berjuang mengatasi sejumlah persoalan akibat banjir.

Sementara rakyatnya di Kabupaten Karo, Sumut, harus berupaya membebaskan diri dari siraman abu Gunung Sinabung. Presiden kita tidak menunjukkan keprihatinan dan simpati kepada rakyatnya sendiri yang sedang dirundung malang.

Apa yang dilakukan pemimpin negeri ini sangat berbeda sekali dengan apa yang dilakukan oleh pemimpin kaum muslimin, amirul mukminin Umar Bin Khaththab. Keteladanan Umar bin Khaththab sebagai pemimpin mestinya patut ditiru, beliau adalah orang yang terakhir kali bisa makan dan beristirahat setelah yakin  rakyatnya sudah  terjamin kesejahteraannya.

Beliau  sangat zuhud terhadap keduniawian dan itu diberlakukannya pada keluarganya. Umar bin Khaththab Radiyallahu anhu sangat terkenal dengan pengawasan terhadap rakyatnya. Bahkan dalam sebuah riwayat, beliau sering berkeliling di tengah malam untuk mengetahui kondisi rakyatnya. Kekhawatiran beliau terhadap kondisi rakyatnya ini lahir dari keimanannya yang kuat kepada Allah, yang sangat takut akan hari penghisaban kelak.

Keteladanan sebagai pemimpin mestinya juga patut ditiru dari seorang Khalifah Umar Bin Abdul Aziz. Khalifah Umar bin Abdul Aziz dikenal sebagai pemimpin yang paling disenangi rakyatnya. Banyak ahli sejarah menjulukinya dengan Khulafaur Rasyidin kelima. Saat menjadi khalifah, Umar pernah mengambil paksa harta yang dimanfaatkan keluarga khalifah karena melakukan abuse of power (penyalahgunaan kekuasaan) dan menyerahkannya ke baitulmal.

Umar bin Abdul Aziz juga pernah membuat kebijakan menghapus pegawai pribadi bagi khalifah, karena kesederhanaan beliaulah hal tersebut dilakukan. Tidak seperti pemimpin sekarang, yang selalu minta dilayani. Bahkan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemimpin sekarang membebani rakyatpun tidak peduli.

Umar bin Abdul Aziz menekankan terjalinnya kedekatan hubungan antara pejabat dan rakyat. Sehingga terjalin rasa persaudaraan, mungkin istilahnya ‘membumi’. Umar bin Abdul Aziz juga berhasil menciptakan kemakmuran.

Hal itu tergambar dari sulitnya mencari penerima zakat sehingga harta negara yang berasal dari zakat sampai menggunung. Bagaimana dengan nasib rakyat sekarang? Kondisi seperti masa Umar bin abdul Aziz seperti hal yang mustahil terjadi sekarang. Yang ada malah rakyat berdesak-desakan mencari zakat bahkan sampai harus ada korban yang meninggal. Kenapa? Karena rakyat tidak ada yang menjamin kesejahteraannya.

Menariknya dari seorang Umar Bin Abdul Aziz adalah, meskipun rakyat hidup makmur, Umar tetap hidup sederhana. Ia pernah membuat petugas protokoler terkejut. Pasalnya, Umar menolak kendaraan dinas karena lebih memilih binatang tunggangan miliknya sendiri.

Kontras sekali dengan para pemimpin sekarang, sudahlah diberi tunjangan rumah, mobil mewah, kesehatan, dll, tetapi masih dirasa kurang dan masih melakukan kecurangan dengan korupsi.

padahal pemimpin itu adalah pelayan bagi rakyatnya. Sebagaimana yang disabdakan Baginda Rasulullah SAW :
“Imam/Pemimpin adalah pelayan/pengurus dan ia bertanggungjawab terhadap rakyat yang diurusnya”. (H.R Muslim dan Ahmad)

Hadits di atas menunjukkan bahwa semua hal yang berhubungan dengan pemeliharaan berbagai urusan rakyat adalah tanggung jawab pemimpin. Bencana alam berupa banjir dan gunung meletus semestinya segera ditangani oleh pemimpin, bukan malah asyik merayakan peluncuran buku di tengah suasana keprihatinan yang menimpa rakyatnya.

Apa hujjah yang akan disampaikannya di hadapan Allah pada hari penghisaban kelak? Apakah peluncuran bukunya tersebut bisa menyelesaikan masalah bangsa? Apa manfaat buku tersebut untuk rakyat? Sungguh, pemimpin negeri ini tidak memiliki kepedulian terhadap kondisi publik.

Inilah karakter pemimpin kapitalis yang tidak bertanggungjawab dan tidak empati terhadap kondisi rakyat. Yang sering dilakukannya adalah curhat, politik pencitraan. Politik pencitraan yang dilakukannya sama sekali tidak memberi manfaat apapun bagi rakyat.

Oleh : Lilis Holisah,
Pendidik Generasi di HSG SD Khoiru Ummah Ma’had Al-Abqary Serang-Banten, Member Belajar Nulis (BN 0020)

Innalillahi, Kyai Sahal Mahfudz Meninggal Dunia

Kabar duka menyelemuti keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). Jumat (24/1/2014) dinihari ini, salah seorang kiai yang dihormati di NU, yakni Kiai Sahal Mahfudz, dikabarkan meninggal dunia.

Kabar mengenai meninggalnya Kiai Sahal Mahfudz itu disampaikan melalui akun twitter resmi NU (@nu_online). “Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un, Rais Aam PBNU KH Sahal Mahfudz wafat Jumat (24/1) pukul 01.05. Duka mendalam utk Indonesia. Al-Fatihah,” demikian kicauan di akun twitter tersebut.

Kiai Sahal dikabarkan wafat di kediamannya, di kompleks pesantren Mathali'ul Falah, Kajen, Pati, Jawa Tengah.

Dikutip dari wikipedia, Kia Sahal Mahfudz lahir di Kajen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, 17 Desember 1937. Beliau selama dua periode menjabat sebagai Rais Aam Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, sejak 1999 hingga saat ini.

Selain itu Kiai Sahal selama 10 tahun memimpin Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah, kemudian didaulat menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI pada Juni 2000 sampai tahun 2005.

Di luar itu, Kiai Sahal adalah pemimpin Pesantren Maslakul Huda (PMH) sejak tahun 1963. Pesantren di Kajen Margoyoso (Pati, Jawa Tengah) ini didirikan ayahnya, KH Mahfudh Salam, pada 1910. Selain itu Kiai Sahal adalah rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU), Jepara, Jawa Tengah sejak tahun 1989 hingga sekarang.

[Lagi] Ulah Artis Muda Bieber

Ada-ada saja ulah pesohor muda yang banyak diidolakan remaja ini.
 
Setelah sempat membuat marah atlet hoki es, melakukan aksi vandalisme di Australia, serta melempari rumah tetangganya dengan telur (www.bbc.co.uk), bintang pop Justin Bieber ditahan polisi Florida karena diduga menyetir serta teribat balapan drag sambil mabuk.

Kepolisian Miami, Florida, mengatakan Bieber ditahan usai mengadakan balapan liar. Setelah diminta mengikuti tes alkohol, ternyata kadar alkohol di tubuhnya berada di atas ambang batas.
Penyanyi itu mengendarai Lamborghini berwarna kuning ketika ditangkap pada Kamis dini hari (23/01), seperti dilaporkan Associated Press mengutip polisi setempat.

Media setempat melaporkan para rombongan Bieber tampaknya menggunakan mobil-mobil mereka untuk memblokir jalan sehingga tidak bisa dilewati lalu lintas dan jalan tersebut kemudian digunakan oleh Bieber untuk ajang balapan.

Bintang berusia 19 tahun ini dituduh menyebabkan kerusakan berat. Dua tahun silam artis ini juga pernah menghadapi tuduhan mengemudi secara sembrono.
(bbc.co.uk/duniaterkini.com)

Bupati Kendal Sebut Pelacur Sebagai Pahlawan Keluarga

Baru-baru ini muncul pernyataan aneh dari Bupati Kendal, Jawa tengah, Widya Kandi Susanti yang menyebut pelacur yang diperhalus dengan Pekerja Seks Komersial (PSK) sebagai pahlawan keluarga.

Pasalnya, “karena PSK umumnya bekerja untuk menghidupi keluarga. Dalam kondisi itu, tidak manusiawi jika tempat pelacuran ditutup,” sebut Kompas.com (Kamis, 23 Januari 2014)

Menurut Bupati yang berkerudung ini, penutupan tempat pelacuran adalah tindakan tidak manusiawi.

“Dengan ditutupnya lokalisasi akan menimbulkan persoalan baru, yaitu menambah kemiskinan dan merebaknya penyakit kelamin. Pasalnya, kemungkinan para PSK itu akan mangkal di jalan-jalan bila lokalisasi ditutup,” kata Bupati Kendal, Jawa Tengah, Widya Kandi Susanti, Kamis (23/1/2014).

Tidak hanya pandangan tentang PSK yang kontroversi, Widya juga mengganti slogan kota Kendal “Kendal Beribadat" menjadi "Kendal Hebat". Menurutnya, Slogan "Kendal Beribadat" sudah tidak sesuai dengan situasi dan kondisi masyarakat Kendal.

“Beribadat mempunyai arti yang positif. Sementara di Kabupaten Kendal masih ada beberapa tempat pelacuran besar dan juga banyak pengguna narkoba. Kalau nanti slogannya diganti dengan 'Kendal Hebat', bisa memotivasi orang Kendal untuk bisa menjadi orang hebat. Sebab, orang hebat bisa memilih mana yang baik dan mana yang tidak,” cetusnya.

Sumber: voa-islam

Setelah Ceramah, KH Syihabudin Dikeroyok Banser NU

Ketua Tanfidhiyah DPD Front Pembela Islam (FPI) Jawa Tengah, Temanggung, KH Syihabudin mengalami luka di bagian pelipis kiri akibat dikeroyok oleh gerombolan Banser NU di Wonosobo, Senin (20/1/2014) sekira jam 00.15 wib. Tidak hanya itu, mobil yang ditumpanginya pecah kacanya pada bagian depan, samping dan belakang serta penyok bodinya.

Banser (Barisan Ansor Serbaguna, Nahdhatul Ulama) yang seharusnya bertugas menjaga dan membentengi para ulama, malah melakukan perusakan di Desa Kembaran, Kecamatan Kalijajar, Kabupaten Wonosobo. Akibatnya, KH Syihabudin yang juga pengasuh pondok pesantren Al Hadits Wonoboyo Temanggung itu mengalami luka memar pada bagian pelipis sebelah kiri.

Sebelum pengeroyokan itu, Kyai Syihab, demikian KH Syihabudin akrab dipanggil, mengisi ceramah dalam rangkaian Maulid Nabi Muhammad Shallalahu ‘alaihi wa sallam di Desa Bowongso Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah (Jateng), Ahad (19/1/2014).

Dia berceramah jam  22.00 – 24.00 WIB dengan kondisi jamaah yang menyimak dengan tertib, tidak ada gangguan sama sekali. Sehingga panitia tidak melakukan pengawalan terhadap Kyai Syihab saat meninggalkan tempat pengajian.

“Saya ngisi pengajian itu dari jam 10 sampai jam 12 malam dan berlangsung lancar dan aman. Setelah saya minum dan makan jamuan yang disediakan panitia bersama para kyai dan ulama disitu, maka sayapun pamit pulang hanya ditemani sopir saya Sudibyo (45) dan salah satu ikhwan bernama Faizin (23),” tutur Kyai Syihab lansir Kompasislam Rabu (22/1/2014).

Namun, baru sekitar 1,5 kilometer perjalanan pulang dari tempat pengajian, mobil Toyota Kijang B 403 XF yang dinaiki pengasuh Ponpes Al-Hadits Wonoboyo Temanggung itu dihadang dan dihentikan paksa oleh massa yang mengenakan atribut Banser NU yang berjumlah sekitar 400 orang.

Kyai Syihab menambahkan, saat itu komandan Banser NU Wonosobo yang mengaku bernama Antok yang memimpin dan mengkoordinir massa, langsung menurunkan paksa dirinya dan dua orang yang mendampinginya. Tanpa basa-basi, sekitar 20 orang mengeroyok dan menganiayanya dan merusak mobilnya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun redaksi islamlagi.com, kejadian itu dipicu adanya isi ceramah Kyai Syihab,  pada malam itu  yang membuat geram beberapa orang pro maksiat. Dalam pengajian yang dimulai pukul 22.00 WIB itu, beliau mengajak warga untuk memerangi kemaksiatan dengan membentuk FPI karena satu-satunya daerah di Jateng yang belum ada FPI yaitu di Wonosobo.

Selanjutnya, hasil tim investigasi FPI Temanggung di Bandungan Semarang, menemukan adanya pelaku dan pendukung maksiat yang memakai atribut GP Ansor. Beliau juga menyampaikan ketidaksetujuan sikap Banser Nahdlatul Ulama (NU) dalam pengamanan gereja saat Hari Raya Natal.

Terkait hal itu, Kapolres Wonosobo, AKBP Agus Pujianto, menjelaskan bahwa peristiwa itu kemungkinan besar dipicu oleh isi ceramah, sehingga menyulut emosi Banser.

“Sehingga, timbul kejadian ini. Kami kemarin melakukan pengamanan dengan membawa korban ke mobil patroli dan mendapat visum karena terluka,” katanya.

Pihaknya sejauh ini mengaku telah memeriksa enam orang terdiri dari lima saksi dan korban. Agus mengaku masih mendalami dan menyelidiki kasus ini.

“Untuk penetapan tersangka, nanti kami melihat hasil pengembangan. Kita tetap proses hukum, dan melihat perkembangan lebih lanjut. Kalau ada perdamaian, kita siap menjadi mediator,” paparnya.

Sedangkan untuk antisipasi pengamanan aksi susulan, pihaknya meminta bantuan satu peleton Brimob Kutoarjo dan mengerahkan satu kompi Dalmas Polres untuk berjaga-jaga di perbatasan. Hal tersebut, ujar dia untuk mencegah adanya mobilisasi massa.

Sumber: Kompasislam, arrahmah

Amnesti: Bashar Assad Gunakan Kelaparan Sebagai Taktik Perang

Pemimpin rezim brutal Suriah, Bashar al-Assad telah menggunakan kelaparan yang dialami rakyat Suriah dan memblokir akses kemanusiaan untuk mereka, sebagai strategi perang, yang dapat dianggap sebagai kejahatan perang atau kejahatan terhadap kemanusiaan, seperti diungkap Sekjen Amnesti Internasional, Salil Shetty pada Rabu (22/1/2014).

Masyarakat internasional setidaknya harus memberikan dorongan untuk akses kemanusiaan tak terbatas untuk para pengungsi, ujar Shetty.

“Satu hal yang mereka harus setujui adalah akses kemanusiaan tak terbatas ke para pengungsi.  Ada sembilan juta orang yang dipaksa keluar dari rumah mereka.  Jadi minimal mereka harus mampu untuk memungkinkan bantuan kemanusiaan untuk menjangkau orang-orang ini,” ujarnya.

“Saat ini realitas yang disayangkan adalah bahwa ‘pemerintah’ Suriah telah secara sistematis menggunakan kelaparan dan menolak bantuan kemanusiaan sebagai bagian dari strategi perang mereka, yang merupakan kejahatan perang dan Anda dapat melihat laporan kemarian tentang kejahatan terhadap kemanusiaan juga,” tambahnya.

Industri pembunuhan

Sebuah laporan yang dirilis pada Selasa (21/1) oleh tiga mantan jaksa kejahatan perang internasional mengatakan rezim Suriah melakukan pembunuhan dan penyiksaan.

Dokumen berisi 31 halaman berdasarkan pada bukti dari pembelot dan ditugaskan oleh Qatar.

Informan, yang tidak diungkap identitasnya untuk tujuan keamanan, adalah seorang fotografer yang mengatakan telah membelot dari polisi militer Suriah.

Ia memaparkan kepada ahli forensik yang ditugaskan oleh firma hukum London mewakili Qatar, sekitar 55.000 foto digital dari 11.000 tahanan yang tewas.  Dia menyatakan mereka meninggal di penahanan sebelum dibawa ke rumah sakit militer untuk difoto.

Beberapa tahanan tidak memiliki mata sementara yang lain menunjukkan tanda-tanda cekikan atau sengatan listrik, menurut laporan tersebut seperti dilansir Al Arabiya.

“Secara keseluruhan, ada bukti bahwa sejumlah besar korban bertubuh sangat kurus dan secara signifikan telah diikat atau dipukuli dengan bendar-benda seperti tongkat,” ujar laporan itu.

Laporan tersebut bergantung pada kesaksian dan foto-foto yang diberikan oleh sumber.

“Komisi penyelidikan tidak diberi akses, Amnesti Internasional tidak memiliki akses.  Jika ada pemantau independen hak asasi manusia, kami yakin adanya sejumlah tinjauan independen yang juga mampu membantu situasi kemanusiaan,” klaim Shetty.

Sumber: arrahmah

Dua Bulan Menikah, Istri Minta Cerai Karena Suami Dukung Assad

Dua Bulan Menikah, Istri Minta Cerai Karena Suami Dukung Assad
Seorang pria Yaman dan istrinya sepakat untuk bercerai hanya setelah dua bulan saja menikah. Pasalnya? Entah sepele entah prinsipil: beda pandangan politik!

Saleh Hameed, 30, Kamis (15/1/2014) pekan lalu, mengatakan dia setuju menceraikan istrinya setelah mereka berbeda dukungan terhadap tokoh-tokoh politik yang ada di dunia Arab.

Menurut Al Rai, istri Hameed sangat membenci Presiden Suriah Bashar Al Assad dan kepala militer Mesir dan menteri pertahanan Jenderal Abdul Fattah Al Sisi. Selain itu, perempuan yang berusia 20 tahun itu juga mendukung Presiden Mesir Muhammad Mursi.

Namun, Hameed ternyata sangat mengagumi Assad dan Sisi. Hameed bahkan menyamakan al-Sisi dengan Presiden Mesir Jamal Abdul Nassir.

Hameed sehari-hari berdagang pakaian di Arab Saudi, dan pergi ke Yaman untuk menikah. Kemungkinan Hameed adalah Syiah.

Sumber : emirate247

Penyebab Banjir Jakarta, dari Teknis hingga Ideologis

Prof Dr Ing Fahmi Amhar, profesor riset Badan Informasi  Geospasial (BIG), menyatakan banjir Jakarta hanya bisa diselesaikan dengan ditegakkannya Khilafah, bila  penyebabnya adalah masalah ideologis.
“Kalau benar masalahnya ideologis, maka benar bahwa usaha tuntas mengatasi banjir itu adalah mengganti ideologi itu dengan Islam. Dan sebuah negara yang ideologinya Islam, disebut Khilafah,” tegasnya kepada mediaumat.com, Selasa (21/1) melalui surat elektronik.
Karena, menurutnya, kalau banjir itu cuma insidental, maka itu persoalan teknis belaka.

Tetapi kalau banjir itu selalu terjadi, berulang, dan makin lama makin parah, maka itu pasti persoalan sistemik.
“Kalau banjir sistemik itu dapat selesai dengan bendungan baru, pompa baru, kanal baru dan lain-lain, maka itu sistem teknis,” ungkapnya.
Namun kalau itu menyangkut tata ruang yang tidak dipatuhi, kemiskinan yang mendorong orang menempati sempadan sungai, keserakahan yang membuat daerah hulu digunduli, sistem anggaran yang tidak adaptableuntuk atasi bencana, pejabat yang tidak kompeten dan abai mengawasi semua infrastruktur, dan lain sebagainya, Fahmi menegaskan, maka itu sudah terkait dengan sistem non teknis.
“Sistem non teknis kalau saling terkait dan berhulu pada pemikiran mendasar bahwa semua ini agar diserahkan kepada mekanisme pasar dan proses demokratis, maka persoalannya sudah ideologis,” simpulnya.
Ia juga menjelaskan, mekanisme pasar berarti membiarkan semuanya pada hukum permintaan dan penawaran. Misalnya, kepemilikan tanah sepenuhnya tergantung pasar. Akibatnya, banyak orang yang tadinya punya empang, akhirnya empangnya dijual karena perlu uang. Dan oleh pembelinya, empangnya dikeringkan karena lebih menguntungkan untuk bikin real estate.
Sedangkan demokratis, lanjut Fahmi, artinya, semua peraturan diserahkan pada "kehendak rakyat", yang seringnya rakyat hanya legitimasi saja, karena opini sudah dibentuk, dan wakil-wakil rakyat lebih mewakili kepentingannya sendiri.
“Proses demokratis juga membuat para politisi hanya berpikir 5 tahun ke depan. Masih mending kalau itu buat memikirkan rakyat dalam pembangunan yang berkelanjutan, kadang hanya memikirkan bagaimana agar balik modal, dan bagaimana nanti bisa terpilih lagi,” pungkasnya.[]Joko Prasetyo [mediaumat.com/duniaterkini.com]

Akhirnya Ani Yudhoyono Minta Maaf Lewat Instagram

Ibu Negara Ani Yudhoyono kembali mengunggah foto di akun Instagram-nya, @aniyudhoyono, Rabu (22/1/2014). Namun, kali ini Ani menyertakan komentar permintaan maaf kepada para followers-nya.

Ibu Negara mengunggah foto hasil jepretannya, yakni bunga kacapiring. Di foto itu ditambahkan komentar, "Saya mengucapkan terima kasih atas dorongan semangat dan interaksi para followers di akun saya ini. Jika selama ini ada kata-kata saya yang mungkin menyinggung perasaan sebagai followers, atau kurang berkenan, saya mohon maaf. Mari terus berbagi cerita dan memori melalui foto-foto di Instagram."

Seperti biasanya, komentar Ani itu lalu ditanggapi para pengikutnya. Kebanyakan, mereka menyarankan agar suami Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu untuk tidak membalas komentar yang bernada negatif atau menyerang.

Akun @wakyunan menuliskan, "Caranya gampang bu. Kalau ada komentar yang menyudutkan ga usah dibalas. Kalau ada pertanyaan dari followers dijawab sebaiknya aja, toh ini ig ibu mau ngepost apa aja kan terserah ibu."

"... boleh saja bu menanggapi, namun sbaiknya hanya utk komentar yg bernada positif saja bu," tulis pemilik akun @fransiscaadpp.

"kami juga minta maaf ya bu, karena kami selaku follower sering keterlaluan klu komen, semoga ibu dan keluarga sehat selalu... salam dari solo," tulis pemilik akun @fradenter13.

Seperti diketahui, berkali-kali Ani menjadi pergunjingan di media sosial setelah menanggapi pernyataan pengikutnya di Instagram. Komentar-komentar bernada kritikan hingga cemooh kerap ditulis para pengikutnya di Instagram, tetapi belakangan hilang.

Terakhir, Ani sempat "marah-marah" kepada follower-nya ketika ia mengunggah foto Airlangga yang sedang memainkan piano mainan. Salah seorang follower menulis komentar yang tak berhubungan dengan foto tersebut. Dalam komentarnya, Zafira menulis, "Di saat rakyatnya yang sedang kebanjiran, Ibu Ani malah sibuk dengan akun instagramnya :))"

Komentar @zhafirapsp ini yang lantas dijawab oleh Ani. "Lho Ibu Jokowi dan Ibu Ahok ke mana ya? Koq saya yang dimarahi," kata Ani.